
Dimulai dari tahun 2017 perjalanan transformasi digital PT Pertamina (Persero) terus berlanjut hingga saat ini. Seiring dengan itu sejumlah inisiatif pun telah dilahirkan oleh perusahaan BUMN yang memiliki visi ‘Menjadi perusahaan energi nasional kelas dunia’ tersebut.
Sebelum membahas lebih jauh soal inisiatif dan produk yang dihasilkan Pertamina untuk menunjang operasi bisnisnya, perlu diketahui bahwa perusahaan ini memiliki IT Master Plan yang secara berkala diperbarui.
Untuk tahun 2020-2024, Pertamina telah menyusun IT Master Plan perusahaan yang terdiri dari tujuh poin utama, yakni Application, Data & Analitycs, Middleware, Back End Apps, Infra & Security, ICT Delivery Model, dan ICT Capabilities. Demikian seperti disampaikan Taufiq Syofyan, Asisten Manager Digital Transformation PT Pertamina (Persero), dalam sesi Presentasi dan Wawancara dengan Dewan Juri TOP DIGITAL Awards 2020 secara online yang diselenggarakan majalah IT Works.
Sementara dari sisi kebijakan IT, Pertamina berpijak pada Surat Keputusan Kpts-033/C00000/2018-S0, Kewenangan Fungsi Corporate ICT; Kebijakan dan Sasaran Manajemen Layanan; Pedoman Penyelenggaraan Tata Kelola TI Perusahaan (IT-Governance); Pedoman Standar Arsitektur Sistem Informasi; Pedoman Pengelolaan Risiko Teknologi Informasi; Pedoman Peningkatan Berkelanjutan (Continual Improvement); Pedoman Kelangsungan Layanan; serta Pedoman Pengelolaan Keamanan Informasi.
Terkait dengan Tata Kelola dan Kebijakan TI, Pertamina juga sudah menerapkan ISO 20000 dan IOS 27001. “Kita sudah menerapkan ISO 20000 juga dengan menjalankan semua persyaratan untuk 18 proses utama, terakhir sertifikasi kita di 2018 dan akan diupdate di 2021. Kemudian kita juga sudah menerapkan ISO 27001, terakhir kita sertifikasi di 2018 dengan menjalankan 14 konter dalam 14 area,” ungkap Taufiq.
Solusi Unggulan
Memulai tonggak perjalanan transformasi digitalnya, pada tahun 2017 PT Pertamina mulai membentuk tim ‘Digital Transformation’ dan menginisiasi beberapa project. Beberapa solusi unggulan pun telah ditelurkan Pertamina dari transformasi digital yang dilakukan, seperti aplikasi P-Office yang dinilai valid dengan kondisi saat ini.
“Kemudian ada juga aplikasi Logistic Planning dan digitalisasi SPBU (dengan) aplikasi MyPertamina yang awalnya untuk customer saja, (tapi) sekarang juga untuk bisnis. Kemudian ada Joint Operation Dashboard, Corporate Dashboard, Predictitive Maintenance, dan Digital Procurement,” ungkap Taufiq.
Berkaitan dengan era New Normal, Pertamina memiliki solusi yang dinamakan sebagai Office Automation lewat penerapan P-Office dengan digital signature di dalamnya. Dengan solusi ini, kegiatan perkantoran seperti surat menyurat resmi, sudah bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja.
Sementara untuk platform kolaborasi, Pertamina bekerja sama dengan Microsoft. Di mana untuk melakukan video conference dan Work Frome Home, Pertamina menggunakan M-Teams.
“Untuk industri 4.0 dan Society 5.0 kita semuanya punya. Di aplikasi kita punya MyPertamina, MyPertamina For Business, P-Office, dan lain-lain. Di infrastruktur kita punya Cloud Infra. Di keamanan IT kita punya SOC, DLP, Secure Coding, MFA, Security Policy (Password policy, etc). Kemudian di Big Data kita punya Corporate Dashboard, Joint Operation Dashboard, Predictive Maintenance. Dan di cloud application kita juga punya Office 365, (selain itu) kita punya predictive maintenance di cloud juga,” ungkap Taufiq.
Dengan berbagai keberhasilan terkait penerapan teknologi IT di perusahaan, Taufiq mengungkap sejumlah yang sekiranya patut untuk dicontoh oleh perusahaan lain. Sebut saja penerapan Sertifikasi ISO 20000-1:2011 dalam skema layanan agar Manajemen Layanan TI di perusahaan berjalan sesuai world class best practice. Juga penerapan Sertifikasi ISO 27001:2013 dalam kampanye keamanan agar Manajemen Keamanan Informasi di perusahaan berjalan baik dan diakui. Dan yang tidak ketinggalan adalah penerapan transformasi digital di perusahaan energi tersebut.
“Penerapan transformasi digital dengan segala produknya (di Pertamina), itu sangat mendorong kelangsungan bisnis kita,” tutup Taufiq. (Fauzi)














