ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Ditarget Jadi Startup Unicorn, Ini Beda INDISCH dengan Platform Belajar Online Lainnya

Fauzi
23 November 2020 | 16:01
rubrik: Digital, Event
Ditarget Jadi Startup Unicorn, Ini Beda INDISCH dengan Platform Belajar Online Lainnya
Share on FacebookShare on Twitter

Platform atau aplikasi pembelajaran online tumbuh subur di Indonesia. Namun demikian, platform pembelajaran online yang ada itu kebanyakan berbayar. Untuk platform pembelajaran online yang gratis salah satunya ditawarkan oleh PT Sekolah Digital Internasional, lewat INDISCH (Indonesia Digital School).

Diharapkan Jadi Start-up Unicorn
Usia INDISCH memang masih seumur jagung, lantaran platform pembelajaran digital ini baru diluncurkan pada bulan Juni 2020 lalu. Kendati demikian, INDISCH memiliki visi besar, yakni ingin menjadi perusahaan platform pembelajaran nomor 1 di Indonesia.

Sementara untuk merealisaikan visinya, INDISCH memiliki tiga misi, yakni menjadi patform pilihan guru untuk pembelajaran di sekolah dan lembaga pendidikan di Indonesia.“Karena sekarang ini, khususnya saat pandemi proses pembelajaran itu dilakukan dengan online. Jadi, kita berharap misi kita itu mendapatkan kepercayaan atau mendapatkan pilihan yang terbaik untuk guru,” kata Eka Priyatna, CEO and Head of Development and Operations, Indonesia Digital School (INDISCH).

Selain itu, INDISCH juga memiliki visi menjadi platform pembelajaran terbesar dengan jumlah pengguna dan jumlah konten terbanyak di Indonesia. “Jadi sebagai platform pendidikan, kita (ingin) menjadi salah satu platform yang terbesar di Indonesia,” lanjut Eka yang juga berharap INDISCH menjadi start-up unicorn pada tahun 2025 nanti.

Sesi Penjurian Online Top DIGITAL Awards 2020

Berbeda dengan Platform Pembelajaran Lainnya
Dalam hal layanan, tidak seperti aplikasi pembelajaran lain yang kontennya disediakan oleh perusahaan pengembang aplikasinya belaka, maka INDISCH tidak demikian.

“Kenapa (kita) tidak seperti yang lain, karena kalau kita melihat platform (INDISCH) itu yang mengisi itu tidak hanya kita (sebagai perusahaan/institusi yang menyediakan konten), tetapi dengan adanya platform itu ada wadah bertemunya guru dan siswa dalam satu tempat. Sehingga kontennya itu akan bervariasi,” ujar Eka Priyatna, CEO and Head of Development and Operations, Indonesia Digital School (INDISCH). Itulah mengapa INDISCH menggunakan istilah platform bukan istilah yang lain.

BACA JUGA:  TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat <i>Digital Trust</i> melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

Lebih lanjut Eka mengatakan bahwa Platform pembelajaran INDISCH bisa diakses gratis dan berbasis video. Sehingga platform ini bisa digunakan oleh semua jenis lembaga pendidikan untuk melakukan proses belajar-mengajar secara online. Apa lagi pada masa pandemi seperti sekarang ini.

“Berbagai fitur INDISCH mengedepankan solusi untuk pemenuhan kebutuhan lembaga pendidikan, seperti sekolah, universitas, lembaga pendidikan, bimbel, kemudian ada juga platform-platform pembelajaran yang lainnya,” ungkap Eka dalam sesi Penjurian Top Digital Awards 2020 yang diadakan secara online.

Seperti telah diulas di atas, sebagai platform pembelajaran, INDISCH tidak bermain sendiri, melainkan ada sejumlah platform lain yang menjadi pesaingnya. Secara terperinci, Eka mengungkap komparasi antara INDISCH dengan platform atau aplikasi pembelajaran yang berbayar. Berikut tabel komparasi platform pembelajaran lain yang umumnya berbayar dengan INDISCH.

Platform/Aplikasi Pembelajaran LainINDISCH
Provider konten pendidikan onlinePlatform digital learning
Guru dan trainer disiapkan perusahaanGurunya adalah Anda sendiri
Guru di sekolah pasif, karena semua konten diatur dan disiapkan pemilik aplikasiGuru di sekolah aktif dan menjadi fasilitator pembelajaran
Peranan sekolah dan institusi pendidikan menurun  Setiap orang bisa memiliki sekolah, tempat kursus, bahkan universitas digital
Konten terbatas, tergantung penyediaKonten hanya dibatasi oleh kreativitas para insan pembelajaran di Indonesia dan dunia
BerbayarGratis

Sebagai solusi pembelajaran lengkap INDISCH menawarkan sejumlah fitur menarik, antara lain Tugas Sekolah Online, Kuis untuk Evaluasi Belajar, Dokumen Pendukung Pembelajaran, Video-based Learning, Sesi Live Kelas Tatap Muka, dan Membaca Buku Acuan.

“Ini solusi kita terkait dengan banyaknya aplikasi yang ada, ada Google Class Room, Zoom,WhatsApp, itu ada namanya One App One Hand, satu aplikasi dalam satu genggaman, yaitu INDISCH,” tutup Eka. (Fauzi)

Tags: INDISCHIndonesia Digital SchoolTOP Digital Awards 2020
Previous Post

Gandeng Kemenkop UKM, TaniHub Wujudkan Digitalisasi dan Korporatisasi Pertanian

Next Post

Gelar IT Road Safety Expo 2020, Korlantas Polri Tingkatkan Pelayanan Publik Lewat TI

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan AI untuk Dukung Kerja Jurnalistik, LKBN Antara Tak Kesampingkan Akurasi dan Tata Kelola

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan AI untuk Dukung Kerja Jurnalistik, LKBN Antara Tak Kesampingkan Akurasi dan Tata Kelola

Mi’roji
28 October 2026 | 16:07

TOP Digital Awards 2026: Ciptakan Trusted Intelligent Financial Infrastructure, Artajasa Buktikan Efisiensi Operasional Tembus 90%

TOP Digital Awards 2026: Ciptakan Trusted Intelligent Financial Infrastructure, Artajasa Buktikan Efisiensi Operasional Tembus 90%

Busthomi
28 October 2026 | 13:32

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

Fauzi
27 October 2026 | 21:44

TOP Digital Awards 2026: Perpusnas Perkuat Ekosistem Perpustakaan Digital, Andalkan Integrasi Sistem dan AI Tepercaya

TOP Digital Awards 2026: Perpusnas Perkuat Ekosistem Perpustakaan Digital, Andalkan Integrasi Sistem dan AI Tepercaya

Mi’roji
27 October 2026 | 16:26

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Kepercayaan Nasabah, Bank Bapas 69 Perkuat Digital Banking dan Humanis

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Kepercayaan Nasabah, Bank Bapas 69 Perkuat Digital Banking dan Humanis

Albarsah
26 October 2026 | 14:44

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rakernas ISAA 2026, Kemenhub Dorong Profesionalisme Layanan Keagenan Kapal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Garmin Luncurkan fēnix 9 dan fēnix 9 Pro di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Ciptakan Trusted Intelligent Financial Infrastructure, Artajasa Buktikan Efisiensi Operasional Tembus 90%

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto