ItWorks- Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini didampingi Dirjen Rehabilitasi Sosial, Harry Hikmat meresmikan Sentra Kreasi ATENSI (SKA) “Antasena” di Magelang- Jawa Tengah (5/6). Ini merupakan SKA ke-3 yang diresmikan setelah SKA Pangudi Luhur Bekasi dan SKA Kartini Temanggung.
SKA merupakan fasilitas untuk mendorong kreatifitas masyarakat, terutama di bidang wirausaha, di mana juga terdapat vokasional serta dukungan fasilitas promosi hasil karya penerima manfaat dalam satu kawasan. SKA “Antasena” Magelang yang beralamat di jalan Magelang – Purworejo Kecamatan Salaman, Magelang, Jawa Tengah ini, di antaranya juga menjadi media belajar bagi anak-anak penerima manfaat untuk mengasah keterampilan wirausaha yang mereka miliki.
Fasilitas SKA Antasena Magelang ini, antara lain terdapat cafe & resto, art center, laundry, salon & barbershop, sablon, home industry produksi roti, handycraft, bengkel sepeda motor, bengkel dan cuci mobil, service elektronik, bengkel las, aneka sayur hidroponik, budidaya ikan dan youth center.
“Kedepan, Balai-Balai milik Kemensos akan bersifat multifungsi. Dulu hanya menangani anak-anak yang memiliki masalah. Namun setelah saya amati, saya mencoba buat konsep baru, di mana balai harus multifungsi, tidak hanya melayani anak, tetapi juga lanjut usia, penyandang disabilitas, korban penyalahgunaan napza, serta tuna sosial dan korban perdagangan orang. Jadi mereka tidak perlu jauh-jauh melakukan rehabilitasi sosial,” jelas Risma sebagaimana dirilis Humas Ditjen Rehabilitasi Sosial, Kemensos, baru-baru ini.
Mensos Risma menambahkan, setelah mereka lulus dari balai, Kemensos berfikir untuk mengembangkan Sentra Kreasi ATENSI untuk memberi wadah agar lulusan balai bisa merintis usaha di balai. Karena itu, balai-balai rehabilitasi sosial milik Kemensos perlu mengembangkan seperti SKA ini.
Bupati Magelang, Zainal Arifin mengapresiasi upaya Kemensos ini. “Kami merasakan semangat luar biasa dalam menata tatanan sosial berbasis masyarakat dan rasa peduli antar sesama untuk mewujudkan kesejahteraan sosial. Kami mendukung dan kami siap menindaklanjuti arahan selanjutnya,” ucap Zainal saat memberikan sambutan selamat datang kepada Mensos Risma.
Pada kunjungannya, Mensos sempat berdialog dengan penerima manfaat yang sedang berada di workshop bengkel dan cuci mobil. “Kamu gak usah khawatir. Orang pernah salah, tapi kalo salah lagi itu namanya orang bodoh. Kamu bukan seperti yang dulu. Cuma kamu yang bisa merubah, bukan orang lain. Percayalah bahwa Tuhan maha pengampun. Tuhan beri kita talenta, tunjukkan kamu bisa dipercaya,” tutur Risma memberi nasihat dan semangat.
Mensos berkeliling mengunjungi beberapa lokasi seperti cafe dan resto yang menyediakan kopi dan makanan ringan. Risma juga mengunjungi bengkel motor dan bertemu dengan penerima manfaat serta salah satu alumni Balai “Antasena” yang kini menjadi Youtuber dengan jutaan subscriber dengan menampilkan konten tutorial reparasi motor.
Dalam acara peresmian ini, Mensos juga melakukan penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Indonesia Offroad Federation (IOF) dan Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI). MoU dilaksanakan untuk melakukan kerjasama dalam hal penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial.
Selanjutnya guna mendukung program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) masyarakat marjinal melalui konsep Reduce, Reuse, Recycle, Resale dan Reshare plus pengembangan nilai sosial, dilakukan penandatanganan MoU dengan PT. Pertamina Hulu Energi (PHE) dan Yayasan Kreatif Usaha Mandiri Alami (Kumala).
Prosesi peresmian SKA Antasena Magelang ini ditandai dengan penandatanganan Prasasti dan pelepasan burung merpati oleh Mensos bersama dengan Anggota Komisi VIII DPR RI, Bupati Magelang dan pejabat eselon 1 Kemensos. (AC)














