ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Ini Tips Bagi Founder Early-Stage Startup Sebelum Cari Investasi

Ahmad Churi
22 July 2021 | 11:56
rubrik: Tips & Trick
Ini Tips Bagi Founder Early-Stage Startup Sebelum Cari Investasi

Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Semuel Abrijani Pangerapan, B.Sc. ist

Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks- Sebagai sebuah entitas bisnis, kemampuan mengeksekusi ide bisnis dari founder (pendiri) early-stage startup menjadi faktor krusial. Di antaranya mencakup kemampuan membangun strategi pelaksanaan, serta kemampuan finansial.

Tak dapat disangkal, berbicara kemampuan finansial, sejak awal beroperasi, sebuah startup membutuhkan modal. Mulai untuk mengurus legalitas usaha, merekrut karyawan, menjalankan operasional, hingga mengembangkan marketing bisnis. Umumnya, sebuah startup akan memulai pembiayaan usaha itu dengan bootstrapping. Yakni, memulai bisnis baru dengan modal seadanya dari kantong atau simpanan founder atau pemilik (owner) sendiri dan kemudian mengandalkan perputaran pendapatan untuk mengembangkan usaha.

Ketika early-stage startup telah mencapai tahapan product-market fit, dimana salah satu indikator yang dapat dilihat adalah dari pertumbuhan jumlah pengguna dan transaksi penjualannya, maka early-stage startup dapat mulai mempersiapkan diri dalam pengembangan bisnis yang lebih luas dengan mencari pemodal atau investor.

“Kami banyak melihat kesalahan yang sering dilakukan oleh founders di tahap early-stage startup adalah fokus pada penggalangan dana, namun lupa dengan pembenahan dan penguatan produknya. Hal inilah yang menjadi faktor kegagalan utama ketika mereka berhadapan dengan investor dan menyakinkan mereka, bahwa bisnis dan produknya siap untuk dikembangkan,” ungkap Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Semuel Abrijani Pangerapan, B.Sc. melalui rilis pers (22/07/2021), di Jakarta.

Karena itu lanjutnya, Kominfo juga menyiapkan berbagai program untuk mendukungnya. Sehingga, diharapkan para early start up bisa terus tumbuh berkembang secara berkelanjutan. Salah satunya melalui program Startup Studio Indonesia (SSI).
Startup Studio Indonesia, merupakan program inkubasi yang diinisiasi oleh Kominfo untuk memberikan wadah bagi para founder early-stage startup untuk bertemu dan mendapatkan coaching/mentoring langsung dari para pendiri dan praktisi startup aktif dan terkemuka di Indonesia. Adapun kategori early-stage startup yang dapat mengikuti program ini adalah startup yang telah memiliki minimum valuable product (MVP) dan traction selama minimal 3 bulan, sedang dalam proses validasi product-market fit, telah berbadan hukum, dan dalam tahap pendanaan Angel, Pre-seed, Seed, Pre-Series A hingga Series A.

BACA JUGA:  Kabar Gembira, Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Program Jaminan Hari Tua Bisa Lewat Online


“Para founder early-stage startup akan memperoleh masukan bagaimana membuat rencana bisnis dan mengembangkan produk, sehingga mereka siap sebelum bertemu dengan investor. Dalam program SSI, kami mempersiapkan early-stage startup untuk mencapai penguatan produknya dan memberikan mereka wawasan apa saja yang harus dimiliki sebelum bertemu dengan investor nantinya.” ujar Semuel Abrijani.

Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan para founder, sebelum melangkah lebih jauh mencari investasi. Di antaranya:

  1. Pahami Nilai Startup Anda
    Sebagai founder, Anda perlu memahami nilai (valuasi) startup sendiri. Dalam hal ini, valuasi bisa ditarik dari beberapa faktor seperti manajemen, track record (rekam jejak) usaha yang teruji, market size dan besarnya risiko.’Dengan adanya valuasi, termasuk business riks yang telah diukur, sehingga startup memiliki traksi yang baik yang hal ini akan menarik investor. Traksi sendiri dapat diartikan sebagai sumber daya tambahan yang dapat melejitkan bisnis.
    Selama startup memiliki pertumbuhan (growth) yang bagus, seperti sudah berhasil mengakuisisi pasar yang luas, memiliki brand yang melekat kuat serta sumber daya manusia yang mampu mengakomodasi kebutuhan pelanggan, traksi yang dimiliki bisa dikatakan positif. Bahkan meski startup tersebut belum menghasilkan keuntungan sama sekali. Bagi investor, traksi kerap dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk mengevaluasi apakah bisnis startup memiliki potensi untuk berkembang.
  2. Susun dan Business Plan (Rencana Bisnis)
    Layaknya memulai bisnis, seorang founders juga harus menyusun secara matang strategi dan rencana bisnis jangka panjang secara matang. Strategi dan rencana bisnis ini harus dapat menjawab pertanyaan; Permasalahan/kebutuhan apa yang ingin Anda jawab? Bagaimana solusi/produk Anda dapat menjawab kebutuhan di masyarakat? Apa target bisnis yang ingin dicapai? Kapan target tersebut akan dicapai? Bagaimanan cara mencapainya?
    Perlu selalu ingat, bahwa investor akan melihat kematangan visi misi, keyakinan Anda terhadap produk dan perencanaan yang dibuat. Karena itu penting bagi founder untuk menyusun target bisnis yang jelas, spesifik, dan terukur untuk meyakinkan calon investor.
  3. Riset Investor
    Sebelum menyertakan modalnya, biasanya investor akan melakukan riset terhadap startup Anda. Sebaliknya, Anda memiliki peluang yang sama untuk melakukan hal yang serupa kepada mereka. Pilihlah investor yang sama-sama menginginkan kerja sama positif.
    Pemilihan investor juga harus menyasar yang tidak hanya mau menyuntikkan dana, tapi juga benar-benar percaya pada startup Anda. Investor juga harus mau bersama-sama meskipun startup Anda tengah terpuruk. Cari tahu kelebihan dan kekurangan calon investor, lalu nilai-nilai apa yang bisa mereka berikan terhadap startup Anda.
  4. Buka Diskusi dan Menimba Pengalaman
    Perbanyak informasi dan wawasan mengenai berbagai investor potensial. Apalagi sekarang era informasi dengan sumber yang juga makin banyak dan mudah di askes melalui dunia maya. Anda juga harus membuka diri untuk berdiskusi, menimba pengalaman, dan mencari tahu apa yang menjadi faktor penting bagi investor.
BACA JUGA:  Cara Cek Ketersediaan Kamar Rumah Sakit Lewat Siranap

Tidak hanya menjalin relasi dengan orang-orang sekelas CEO atau sesama founder, Anda juga bisa mendapatkan insight dari profesional yang berpengalaman di bidangnya. Mereka yang berada di level mid management, misalnya, kepala teknis atau penjualan, sangat berpotensi membantu perkembangan bisnis Anda.

Namun Anda tentu juga harus memilah dan memilih untuk menjaring teman diskusi yang tepat. Misalnya, mereka yang memang berada di bidang yang selaras dengan bisnis startup Anda atau mereka sudah lebih dulu memulai bisnis dalam jangka waktu 9-18 bulan. (AC)

Tags: Tips Bagi Founder Early-Stage Startup
Previous Post

Luncurkan VaccinAid, OYO Indonesia Tingkatkan Kenyamanan Pelanggan

Next Post

Vivo Y53s Rambah Pasar Indonesia, Ini Spek dan Harganya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan AI untuk Dukung Kerja Jurnalistik, LKBN Antara Tak Kesampingkan Akurasi dan Tata Kelola

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan AI untuk Dukung Kerja Jurnalistik, LKBN Antara Tak Kesampingkan Akurasi dan Tata Kelola

Mi’roji
28 October 2026 | 16:07

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

Fauzi
27 October 2026 | 21:44

TOP Digital Awards 2026: Perpusnas Perkuat Ekosistem Perpustakaan Digital, Andalkan Integrasi Sistem dan AI Tepercaya

TOP Digital Awards 2026: Perpusnas Perkuat Ekosistem Perpustakaan Digital, Andalkan Integrasi Sistem dan AI Tepercaya

Mi’roji
27 October 2026 | 16:26

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Kepercayaan Nasabah, Bank Bapas 69 Perkuat Digital Banking dan Humanis

TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Kepercayaan Nasabah, Bank Bapas 69 Perkuat Digital Banking dan Humanis

Albarsah
26 October 2026 | 14:44

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Permudah Layanan dan Perkuat Daya Saing Medical Tourism

TOP Digital Awards 2026: Digitalisasi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Permudah Layanan dan Perkuat Daya Saing Medical Tourism

Albarsah
23 October 2026 | 20:39

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Tingkatkan Layanan dan Kinerja Bisnis, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan AI dan Otomasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dorong Kemandirian Ekosistem Digital, TelkomGroup Luncurkan Sovereign Digital Technology

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital: AstraPay Perkuat Inovasi Pembayaran Digital Berbasis AI, Hadirkan Fitur Split Bill Otomatis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Luncurkan Cloudera Blueprints, Cloudera Hadirkan NVIDIA Agent Toolkit ke Data Perusahaan di Mana Pun Berada

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto