Seiring sekolah melewati periode satu tahun semenjak cepatnya perubahan terjadi ruang kelas menjadi kelas virtual, penelitian baru Lenovo dan Microsoft menemukan bahwa siswa dan guru melihat potensi yang sangat besar dalam pembelajaran online, namun mereka pun baru pada tahap mulai menikmati manfaat dari pembelajaran online.
Hambatan terbesar suksesnya pembelajaran online bukan dikarenakan kurangnya akses terhadap teknologi, namun lebih karena sedikitnya solusi yang tersedia dan tantangan sosial yang diakibatkan oleh panjangnya waktu pembelajaran jarak jauh.
Penelitian yang dilakukan oleh Lenovo dan Microsoft itu juga menunjukkan peluang besar bagi penerapan e-learning, namun adopsi terhadap berbagai solusi tersebut masih terbatas. Kemudian, tantangan seperti gangguan dan isolasi sosial masih menghambat efektivitas pendidikan online.
“Dengan banyaknya sekolah tutup di berbagai negara sejak tahun 2020, pendidik, orang tua dan siswa sama-sama berjibaku dengan teknologi pembelajaran yang baru. Penelitian ini telah membantu kami lebih memahami bagaimana pendidik, orang tua dan siswa beradaptasi dengan pembelajaran online selama pandemic, apa tantangannya, dan solusi apa yang dapat diterapkan untuk membuat teknologi pembelajaran lebih efektif,” kata Budi Janto, General Manager Lenovo Indonesia, dalam keterangannya 18/08/2021.
Model berlangganan baru, kolaborasi yang lebih cerdas dan perangkat yang dapat membuka potensial pembelajaran online
Model cara baru berlangganan, platform kolaborasi yang lebih cerdas, perangkat yang didukung kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), dan realitas dunia maya (virtual reality) dapat membuka peluang potensi baru kedepannya
“Apa yang kami lihat dari penelitian ini adalah bahwa ada manfaat besar dari teknologi pendidikan, tetapi siswa dan pendidik belum memanfaatkan potensinya secara penuh,” lanjut Budi Janto.
“Baik siswa maupun pengajar mencari pembelajaran yang kolaboratif dan personal – menggunakan teknologi dapat membuat mereka tetap terlibat, dengan materi pembelajaran dan juga dengan satu sama lain. Lenovo berada di garis depan dalam teknologi ini, dengan fitur-fitur built-in yang memanfaatkan Artificial Intelligence, membantu menciptakan peluang untuk online engagement, dan memberikan kemudahan dan keandalan.”
Portofolio layanan Lenovo mendukung pembelajaran yang berlangsung dengan menghadirkan solusi menyeluruh ke sekolah dan universitas.
- Lenovo Managed Services melengkapi semua perangkat dengan cybersecurity software dan alat kolaborasi yang aman untuk memastikan perlindungan data dan keselamatan para siswa
- Lenovo Device as a Service (DaaS) memastikan manajemen teknis yang komprehensif, helpdesk, dan dukungan teknis untuk siswa dan pendidik di dalam dan di luar kampus
- Lenovo Hybrid Classroom solutions menciptakan lingkungan belajar yang lebih dinamis dengna sistem kolarborasi all-in-one yang cerdas seperti ThinkSmart Hub, memudahkan murid dan pendidik untuk saling berhubungan, berbagi, dan belajar secara jarak jauh
- Perangkat dan solusi VR seperti ThinkReality dan Lenovo VR Classroom 2 memungkinkan pendidik untuk lebih melibatkan dan menginspirasi siswa melalui pelajaran virtual realirt yang dapat meningkatkan pemahaman siswa terkait dengan materi yang diajarkan
Saat dunia menyesuaikan diri dengan new normal, pendidikan memasuki era baru belajar dan mengajar. Teknologi-teknologi canggih membuka jalan bagi siswa untuk meraskan pembelajaran yang imersif dengan aplikasi dunia nyata, dan memberdayakan para pendidik untuk membantu para siswa untuk untuk terus belajar melalui metode yang baru dan berbeda, dimanapun mereka berada.
Baca: Murid & Guru di Asia Pasifik Mulai Pecahkan Kode Online Learning














