ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

TOP Digital Awards 2021: DJKN Lakukan Transformasi Digital untuk Pelelangan Nasional

redaksi
22 November 2021 | 08:00
rubrik: Digital, E-Gov, Event
TOP Digital Awards 2021: DJKN Lakukan Transformasi Digital untuk Pelelangan Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Penulis: Abi Abdul Jabar Siddiq

Salah satu tugas dan fungsi Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan adalah melaksanakan lelang sesuai dengan peraturan undang-undang. Lelang tidak hanya mengemban fungsi sebagai sarana pemindahtanganan Barang Milik Negara (BMN) dan sumber penerimaan negara, tapi juga menjadi solusi bagi pemulihan keuangan negara melalui penjualan barang rampasan dan sitaan.

“Selain itu lelang turut membantu penyelesaian non-performing loan perbankan dan mendukung fungsi intermediasi perbankan melalui lelang barang agunan serta membantu menggerakkan roda perekonomian,” kata Edy Rusbiantoro, Kepala Seksi Perencanaan dan Pengembangan Sistem Aplikasi DJKN dalam wawancara penjurian Top Digital Awards yang diselenggarakan Majalah IT Works dan berlangsung secara virtual pada Selasa (16/11/2021).

Eddy mengatakan dalam menyelenggarakan proses lelang, Kemenkeu telah memanfaatkan teknologi digital dengan meluncurkan lelang.go.id sebagai one stop service lelang. Penggunaan teknologi memungkinkan layanan lelang diberikan secara digital melalui website mulai dari permohonan lelang, verifikasi, hingga monitoring.

“Portal lelang Indonesia ini mulai diimplementasikan sejak tahun 2013 dan dikembangkan secara mandiri oleh Direktorat PKNS. Sebelumnya lelang dilakukan melalui mekanisme e-auction dan terus dilakukan pengembangan dan penyempurnaan sampai dengan tahun 2021. Bedanya e-auction dengan lelang.go.id, yaitu pada konsep sekarang portal lelang ini meng-adopt konsep e-marketplace dimana bisa mengakomodir kebutuhan pengguna baik disisi pemohon lelang maupun calon peserta lelang,” kata Eddy.

“Selain itu dari sisi proses bisnisnya lelang melalui lelang.go.id ini ada tiga tahapan yaitu pra lelang, pelaksanaan lelang dan pasca lelang. Sementara di e-auction dulu hanya mengakomodir pada tahapan pelaksanaan lelang. Portal lelang ini bisa diakses melalui web base maupun aplikasi smartphone” sambungnya.

Eddy menuturkan portal lelang ini disisi eksternal diperuntukan untuk digunakan oleh masyarakat umum, baik sebagai peserta lelang, pemohon lelang, maupun guest. Sementara disisi internal digunakan oleh DJKN di level kantor pusat, kanwil maupun di tingkat vertikal yang terkait dengan pelaksanaan lelang. Mereka bisa login ke portal/aplikasi ini menggunakan akun Single Sign On (SSO) DJKN yang juga mendukung multi role.

BACA JUGA:  Ancaman Keamanan yang Tersebar Lewat Drive USB, CD dan DVD Masih Tinggi, Ini Buktinya

“Karena di sisi internal disana ada pejabat lelang, verifikator dan bendahara penerimaan semuanya menggunakan sistem ini. Termasuk juga untuk proses pasca lelangnya, karena output pelaksanaan lelang selain menetukan harga lelang juga ada produk-produk atau dokumen-dokumen yang bisa di-create di sistem ini,” tutur Eddy.

Ia menambahkan di sisi interkoneksi, aplikasi portel lelang sebagai mekanisme media jual beli terdapat empat interkoneksi yakni dengan perbankan, Dukcapil, Dirjen Pajak, dan Aplikasi lainnya di Kementerian Keuangan.

“Kaitannya dengan interkoneksi atau host to host dengan perbangkan, dalam hal ini ada 4 perbankan BUMN yang terkoneksi yaitu dengan Bank Mandiri, Bank BRI, Bank BNI dan BSI Syariah. Di mana tujuannya adalah untuk pembayaran uang jaminan lelang maupun pelunasan lelang, termasuk juga untuk verifikasi otomatis. Karena memang syarat untuk mengikuti lelang adalah menyetorkan uang jaminan lelang,” ujar Eddy.

Interkoneksi dengan Dukcapil dilakukan untuk proses verifikasi data pribadi pemohon dan peserta lelang seperti identitas pribadi berupa KTP maupun dokumen lainnya.

“Sementara interkoneksi dengan Dirjen Pajak dilakukan untuk memverifikasi data terkait NPWP, hingga laporan lelangnya. Jadi kita punya kewajiban untuk melaporkan lelang-lelang barang tetap ke Direjen Pajak, termasuk Konfirmasi Status Wajib Pajak (KSWP). Ini karena di tahun 2020 itu ada regulasi yang mengatur terkait konfirmasi wajib pajak. Jadi ada beberapa pemohon lelang yang harus terverivikasi terkait dengan kewajiban wajib pajaknya,” ucap Eddy.

Adapun interkoneksi dengan aplikasi di Kementerian Keuangan, Eddy menyebut ada lima aplikasi yang memiliki interkoneksi dan pertukaran data secara host to host dengan portal lelang ini. Aplikasi di Kemenkeu yang terkoneksi dengan aplikasi lelang ini yaitu pertama, Aplikasi SIP (Sistem Informasi Penilaian) Kemenkeu yang sebagai data pembanding untuk obyek-obyek transaksi lelang

BACA JUGA:  Empat Bidang Strategis Jadi Fokus Visa untuk Membantu UKM

Kedua, aplikasi SLDK Kemenkeu (Sistem Layanan Data Kemenkeu). “Tujuannya jadi lelang ini ada beberpa proseduur yang harus dijalankan dan ditaati. Disinilah fungsi dari inspektorat ataupun auditor untuk mengecek terkait alur bisnis sistem aplikasi ini. Jadi ini continue, real time kita kirim ke sana kemudian pihak auditor juga mengirimkan hasil auditnya ke kami misalkan ada celah atau anomali data nanti kita cek sama-sama,” papar Eddy.

Ketiga, aplikasi Bendahara Penerimaan, Keempat aplikasi Nadine Kemenkeu, yakni merupakan sistem informasi pengelolaan naskah dinas berbasis web dengan akses menggunakan internet untuk merekam, menyimpan, memproses, dan menyajikan informasi naskah dinas di lingkungan Kementerian Keuangan

“Aplikasi Nadine ini dalah aplikasi yang dipakai Kemenkeu untuk pembuatan atau pengiriman naskah dinas, dan untuk tanda tangan digital. Jadi alur surat dan tanda tangan di Kemenkeu semua tidak lagi fisik tapi semuanya sudah by system. Nah, interkoneksi ini dalam rangka untuk meng-create produk yang butuh tanda tangan pimpinan Unit,” Imbuh Eddy.

Kelima, interkoneksi dengan aplikasi Sistem Informasi PNBP Online (SIMPONI) yang merupakan sistem billing yang dikelola oleh DJA untuk memfasilitasi pembayaran/penyetoran PNBP dan penerimaan non anggaran. SIMPONI memberi kemudahan bagi Wajib Bayar/Wajib Setor untuk membayar/menyetor PNBP dan penerimaan non anggaran melalui berbagai channel pembayaran seperti teller (Over The Counter), ATM (Automatic Teller Machine), EDC (Electronic Data Capture), maupun internet banking. Dengan demikian, masyarakat bebas memilih berbagai alternatif metode pembayaran yang sesuai dengan kebutuhannya.

“Tujuan interkoneksi dengan SIMPONI adalah untuk pembayaran BEA. Karena terkait pelaksanaan lelang ini ada kewajiban pembayaran BEA lelang sebagai penerimaan negara non pajak yang harus disetorkan. Dalam hal ini yang wajib membayarkan adalah pemenang lelang dan pemohon lelang,” terang Eddy.

BACA JUGA:  TOP Digital Awards 2021: 3Dolphins, Hadirkan Solusi Bisnis dengan Social CRM

Eddy mengatakan ke depan interkoneksi portal lelang ini juga akan terus dikembangkan dengan jasa pengiriman. “Jadi saat ini kita sudah membuka komunikasi dengan ASPERINDO untuk mengakomodir pengiriman khusus untuk barang barang yang bergerak. Artinya yang bisa diakomodasi untuk pengiriman, untuk mempermudah layanan pada masyarakat pemenang lelang dan tempatnya jauh. Jadi bisa dikirimkan melalui interkoneksi ini termasuk juga ter-capture biaya pengirimannya, tracing-nya dsb,” jelasnya.

Eddy menjelaskan disisi kebermanfaatan, ada dua manfaat dari kehadiran portal lelang ini yakni secara internal untuk instansi maupun eksternal untuk masyarakat. Secara internal manfaat yang diterima instansi antara lain terjadinya penyederhanaan proses bisnis lelang dengan mewujudkan digitalisasi lelang, Meningkatkan kualitas pelayanan lelang dan akuntabilitas serta Mempermudah pemantauan pelaksanaan lelang secara nasional.

“Sementara secara eksternal untuk masyarakat, peserta maupun pemohon lelang manfaatnya mereka dapat mengajukan permohonan berbagai macam jenis lelang secara online dan bisa mendaftarkan diri sebagai peserta lelang dari objek lelang yang diminati secara online,” ujar Eddy.

“Di masa pandemi Portal Lelang Indonesia juga berpartisipasi dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) berupa kerja sama dengan pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) yang produknya dipasarkan melalui lelang.go.id,” pungkasnya.

Untuk diketahui kinerja lelang dalam lima tahun terakhir menunjukkan hasil yang meningkat dengan nilai pokok lelang sebesar Rp101,09 triliun serta penerimaan negara bukan pajak dari lelang sebesar Rp2,24 triliun. Minat masyarakat terhadap lelang khususnya lelang sukarela juga meningkat seiring dengan variasi objek yang ditawarkan.

Tags: DJKNTOP Digital Awards 2021
Previous Post

TOP Digital Awards 2021: Berkat Sandia, BAF Sukses Melaju di Tengah Pandemi

Next Post

Startup Moduit Raih Pendanaan Putaran Pra-Seri A sebesar US$ 4,5 Juta

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • HP Elevate Indonesia 2026 Hadirkan Inovasi Produk Teknologi AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Mudah Mengurus Surat Pindah Domisili secara Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berikan Keamanan Ekstra, realme Hadirkan Ragam Layanan Purna Jual Khusus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Siap Digelar, Garmin Run Indonesia 2026 Bakal Diramaikan 8.000 Pelari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Dari Sekedar Token Menuju Kepercayaan: Momen Pembuktian AI Senilai US$2,5 Triliun

Fauzi
18 June 2026 | 12:58

Oleh: Abhas Ricky, Chief Business Officer and GM of Applied AI Era kecepatan dan akses sedang berakhir. Apa yang menggantikan...

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto