PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) Tanjung Priok, Jakarta Utara meluncurkan logo baru perusahaan. Untuk mewujudkan visi To be World Class Car Terminal Ecosystem, IPCC telah menyiapkan 4 langkah strategi yaitu Integrasi, Ekspansi, Digitalisasi dan Koordinasi.
“Jika kita ibaratkan sebagai sebuah perjalanan. Maka perjalanan PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk, atau yang dikenal dengan nama IPCC, sudah berjalan sangat panjang dan dalam, khususnya di industri pelabuhan dan industri otomotif. Perjalanan tersebut kini membawa IPCC dalam posisi dari yang sebelumnya hanya sebagai Car Terminal Operator, menuju Car Terminal Ecosystem,” kata Direktur Utama IPCC Terminal Kendaraan, Rio T.N Lasse lewat siaran pers, Kamis (30/06/2022).
Dengan semangat mewujudkan Beyond The Gate menuju visi perusahaan To be World Class Car Terminal Ecosystem, dan diikuti dengan penerapan nilai AKHLAK, kini IPCC sedang berusaha mencapai kinerja terbaiknya untuk meningkatkan pendapatan dari operasional eksisting menuju penjajakan peluang kerjasama baru untuk meningkatkan pendapatan.
Logo baru yang diluncurkan itu tampak lebih segar dan visioner. Komposisi logo menampilkan sebuah simbol kemajuan ke depan beserta dengan tiga kata yang menyertai yaitu Pelindo sebagai induk usaha, Multi Terminal sebagai pilar usaha, dan IPCC Terminal Kendaraan sebagai identitas perusahaan.
Baca: IPCC & TMMIN Luncurkan Radio Frequency Identification (RFID)
“Cita-cita IPCC ke depan ialah dapat memberikan total solution dengan mengintegrasikan aktivitas di ekosistem distribusi terminal untuk menciptakan efisiensi dan reliabilitas di sepanjang mata rantai bisnis otomotif. Pada akhirnya akan dapat meningkatkan daya saing industri otomotif nasional kita. Di sisi lain, dengan perkembangan bisnis yang ada sudah saatnya IPCC mengepakkan sayap bisnisnya lebih jauh sesuai tema korporasi Beyond The Gate,” tambah Rio T.N Lasse.
IPCC diharapkan mampu menghadirkan pengoperasian terminal kendaraan/ro-ro yang layak secara komersial di setiap area Pelindo, melakukan ekspansi bisnis kepelabuhan terkait lainnya yang layak secara komersial dan selalu ‘future ready’ baik secara organik maupun an-organik. Untuk mewujudkan visi itu, IPCC telah menyiapkan 4 langkah strategi yaitu Integrasi, Ekspansi, Digitalisasi dan Koordinasi.
“Untuk digitalisasi saat ini IPCC sedang mempercepat implementasinya yang menghubungkan kegiatan operasional, customer relationship, finance dan digital office; berikutnya implementasi IT network di seluruh wilayah kerja sesuai masterplan; dan penjajakan implementasi Analytics, Big Data & Business Intelligence untuk mendukung ekosistem bisnis masa depan,” tuturnya.
Menjelang usianya yang ke-10 pada akhir tahun ini, layanan IPCC saat ini telah hadir selain di kantor pusat operasionalnya di Pelabuhan Tanjung Priok, juga telah hadir membuka cabangnya di pelabuhan Belawan, Panjang, Gresik, Pontianak dan Makassar. Menurut Rio T.N Lasse, seiring dengan telah bergabungnya Pelindo 1,2,3 dan 4 dan kini menjadi Pelindo maka kian terbuka peluang untuk ekspansi bisnis bagi IPCC.
Baca: Indonesia Kendaraan Terminal Sediakan Layanan Port Value Chain Financing














