Igloo, perusahaan insurtech regional, meluncurkan platform berbasis artificial intelligence (AI) yaitu Ignite, untuk meningkatkan produktivitas mitra agen asuransi dan penjualan, serta mempercepat proses penjualan menjadi lebih sederhana, efektif, dan efisien.
Ignite menawarkan beragam produk asuransi dalam satu platform, sehingga mempermudah mitra untuk membandingkan produk, meningkatkan pengalaman pelanggan, serta penawaran produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.
Menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Indonesia memiliki tingkat penetrasi asuransi terendah di Asia Tenggara sebesar 1.9%. Keadaan pandemi semakin mempersulit distribusi asuransi yang juga berpengaruh pada bisnis-bisnis baru hingga 40% serta mendorong penjual perantara untuk dengan cepat melakukan digitalisasi.
Setelah meluncurkan Ignite di Vietnam, Indonesia menjadi target pasar kedua untuk meluncurkan platform digital ini. Ignite menawarkan kemudahan untuk menjual produk asuransi dimanapun, dan kapanpun serta memberikan keuntungan untuk para mitra yang ingin menawarkan solusi perlindungan kepada para pelanggannya.
Dalam keterangannya, 25/08/2022, Regional Head, Intermediary Platform Services Igloo, Amitabh Singh, mengungkapkan, Indonesia berpeluang besar untuk meningkatkan penetrasi asuransi melalui kanal distribusi yang baru, di tengah kemajuan ekonomi digital dan kelas pelanggan yang tumbuh dengan cepat.
Solusi Khusus untuk Mitra dalam Menyederhanakan Proses Penjualan
Ignite mengurangi dokumen para mitra penjual asuransi guna mendukung produktivitas mereka dengan menyatukan penjualan dan data pelanggan pada satu tempat.
Saat ini, Ignite menawarkan asuransi motor dan asuransi kecelakaan diri dengan delapan perusahaan asuransi yaitu Tugu, Takaful UMUM, TOB, Sompo, Sinarmas, Malacca Trust Insurance, Lippo Insurance, dan Zurich Insurance.
Hingga saat ini, Ignite telah digunakan oleh lebih dari 1000 mitra penjual di Indonesia untuk memaksimalkan performa serta mengembangkan jaringan mereka.
Co-Founder dan Chief Executive Officer Igloo, Raunak Mehta menambahkan. “Ada kebutuhan mendesak untuk mempersingkat proses penjualan dan memberikan efisiensi serta kemudahan yang lebih untuk para perantara. Ke depannya, kami juga berencana untuk menghadirkan Ignite di pasar lainnya di Asia Tenggara.”
Baca: Pertama di Indonesia, Health Insurtech Rey Rilis Membership Kesehatan Terjangkau Berbasis Proteksi














