ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

TOP Digital Awards 2022: PT IKT Gunakan Data Sebagai Value Creation

Fauzi
22 November 2022 | 14:00
rubrik: Digital, Event, Forti
TOP Digital Awards 2022: PT IKT Gunakan Data Sebagai Value Creation
Share on FacebookShare on Twitter

PT Indonesia Kendaraan Terminal (IKT) Tbk. telah melewati sesi penjurian TOP Digital Awards 2022 yang digelar Majalah It Works secara virtual pada Selasa, 15 November 2022 lalu. Diwakili oleh Luqman Muttaqin, Assitant Senior Manager of Information System, PT IKT memaparkan program transformasi digital yang telah diimplementasikan untuk bisnis bongkar muat kendaraan yang menjadi core business dari perusahaan tersebut.

Sebagaimana dikatakan di atas sesuai core business perusahaan, secara garis besar PT IKT memiliki tiga bisnis inti. “(Pertama) Terminal Handling, di mana kami melayani kegiatan bongkar muat kendaraan, part kendaraan, dan juga alat-alat berat,” kata Luqman.

Selanjutnya adalah ada Value added Service, yang berfokus terkait dengan processing kendaraan, seperti penambahan, modifikasi-modifikasi kendaraan. “Juga (yang ketiga) pada tahun sebelumnya kita mendukung kegiatan Tol Laut, khususnya untuk tol laut distribusi kendaraan,” ujarnya.

Tata Kelola IT
Bicara soal kebijakan dan tata kelola IT, Luqman menegaskan bahwa pedoman tata kelola IT perusahaan sudah dibuat dalam bentuk Surat Keputusan Direksi pada tahun 2021. Di mana di dalam surat keputusantersebut diatur terkait dengan hampir seluruh tata kelola yang berbasis kepada COBIT.

Lebih lanjut dikatakan Luqman bahwa padab 2020 PT IKT sudah mencoba untuk melakukan restrukturisasi fungsi organisasi IT yang disesuaikan dengan kebutuhan manajemen.

”Saat ini sedang kita coba ubah fungsi IT-nya itu ada tiga fungsi besar, di mana fungsi itu terkait dengan development application and operation, infrastructure serta terkait dengan data dan business intelligence. Karena memang saat ini kebutuhannya itu banyak terkait pertukaran data dan bagaimana kita coba menggunakan data sebagai value creation di perusahaan,” jelas Luqman.

Untuk IT Maturity Level, di tahun 2020 PT IKT sudah melakukan assessment menggunakan konsultan dari Bandung dan dari COBIT 4. Ada Sembilan objek yang diukur yakni terkait data, aplikasi, jaringan, server & storage, DC & DRC, Tata Kelola, IT Security, Organsiasi, dan end user.

BACA JUGA:  TOP Digital Awards 2022: Lewat Digitalisasi, PLN Tarakan Sukses Tekan Angka Kecelakaan dan Ciptakan Single Data

“Di sini kalau dari Kementerian BUMN sebenarnya targetnya (IT Maturity Level-nya) 3. Jadi, kita masih banyak PR untuk pembenahan-pembenahan terkait dengan level maturity kita,” tandasnya.

Untuk IT Master Plan sendiri, seperti ditegaskan Luqman, PT IKT sudah memiliki gambaran terkait dengan target aplikasi yang harus kita implementasikan, mulai dari manual sampai advanced.

Inovasi
Masuk ke tema inovasi dan transformasi bisnis, pada sesi ini PT IKT mengungkap solusi unggulan yang telah diterapkan perusahaan. Pertama, Integrasi Automaker & Auto NPE.

“(Ini) salah satu inovasi yang jadi semacam value added, baik bagi kami, maupun ke pemilik barang. Jadi, di tahun 2019 ada kebijakan Perdirjen, di mana kebijakan tersebut meleluasakan pemilik barang untuk melakukan ekspor sebelum memiliki dokumen yang namanya dokumen NPE. Dokumen itu sebenarnya dokumen mandatory yang harus dimiliki oleh pemilik barang untuk masuk ke terminal,”kata Luqman.

“Dengan adanya peraturan tersebut kita diminta untuk mengintegrasikan sistem-sistem yang dimiliki oleh pemilik barang ke dalam sistem kita yang divalidasi ke sistem milik pemerintah, dalam hal ini CEISA miliki Bea Cukai. Jadi, dari integrasi ini sistem TOS kami terhubung dengan sistem inoventory dari car maker,” sambungnya.

Bisa dikatakan sebagian besar customer PT IKT tak lain adalah pabrikan otomotif seperti Toyota, Daihatsu, Mitsubishi, Isuzu, sampai dengan Hyundai.

“Kita sudah terintegrasi dengan sistem mereka. Jadi, pada saat mereka ingin melakukan pengiriman barang dari manufacture ke IKT itu langsung melalui sistem mereka terintegrasi dengan sistem kita. Nah, nantinya pada saat ingin pengapalan, atau masuk ke kapal itu mereka harus mengirimkan dokumen dalam bentuk digital yang coba kita validasi ke sistemnya CIESA milik Bea Cukai. Jadi, ada proses auto release yang secara digital. Nah, dengan adanya ini juga sistem kita diminta terintegrasi dengan INSW. Jadi, proses permintaan barang impor, itu sekarang kita sudah tergabung INSW jadi bisa dilakukan melalu platform INSW terintegrasi dengan sistem kita,” ungkap Luqman.

BACA JUGA:  BPJS Kesehatan Raih Bintang 5 di Ajang Penghargaan TOP Digital Awards 2022

Selain dengan sistem milik pabrikan otomotif, sistem yang dimiliki PT IKT juga terintegrasi dengan aplikasi STID Tanjung Priok untuk memvalidasi pergerakan truk-truk ke dalam terminal IPCC.

“Nah, kalau kita lihat sebenarnya, fitur-fitur yang kita dapatkan dari sistem ini adalah integrasi penuh antara stake holder yang ada di bisnis car terminal, walaupun belum seluruh stakeholder karena memang tracking kita belum terhubung. Terus di sini ada (juga) fitur proses Auto Release dan Auto NPE. Jadi, barang-barang yang masuk ke dalam terminal yang belum dilengkapi dengan dokumen ekspor itu akan kita hold. Tapi nantinya sebelum pengapalan akan kita rilis otomatis sesuai dengan request dari pemilik barang yagn sudah kita verifikasi ke sistem CIESA,” jelasnya.

Lebih detil, Luqman menjelaskan karena ada pertukaran data antara sistem milik PT IKT dengan sistem car maker, sehingga ada track and trace cargo movement mulai dari pabrikan sampai naik ke kapal. Dengan demikian harapannya antara IKT dengan stake holder terkait ada real time data interchange, berlanjut ke digital process. “Karena yang tadinya proses-proses validasi verifikasi dengan Bea Cukai menggunakan paper saat ini sudah tidak ada lagi, semuanya otomatis melalui suatu sistem,” ujarnya ketika menjelaskan benefit dari sistem.

Lalu, benefit berikutnya adalah kecepatan dalam melakukan muat kapal, karena saat ini proses rilisnya sudah digital tidak manual, jadi untuk proses pengapalan lebih cepat. Selain itu ada juga keuntungan di sisi pabrikan. Di mana pabrikan disebut tidap perlu punya yard yang besar di pabrikan, jadi setelah melakukan assembly mobil itu bisa langsung dikirim ke car terminal. “Itu untuk Integrasi Auto Car Maker & Auto NPE yang sudah kita implementasi mulai tahun 2019. Sampai sekarang sebenarnya kita enhance karena ada beberapa latest teknologi yang bisa kita implementasikan,” kata Luqman.

BACA JUGA:  Dewan Juri TOP Digital Awards 2022 Beri Apresiasi Peran Platform Keuangan Digital Amar Bank Dalam Meningkatkan Inklusi Keuangan di Tanah Air

Berlanjut, solusi bisnis terkait inovasi produk dan layanan konsumen yang telah dikembangkan PT IKT adalah Service Request & Autogate Domestik. Sistem ini telah diimplementasikan pada tahun 2022 ini.

Sejatinya, seperti dikatakan Luqman, sistem tersebut merupakan penataan layanan terminal domestik di Tanjung Priok. “Karena memang sebenarnya kalau kita compare antara kegiatan di domestik dengan kegiatan di internasional itu sangat berbeda, terutama dengan di domestik ini terkait dengan aturan-aturan yang masih belum bisa diimplementasikan. Nah dengan adanya Autogate ini, semua pemilik barang yang ingin melakukan transaksi ke terminal itu wajib melakukan announcement,” jelas Luqman.

Dengan begitu, melalui sistem tersebut PT IKT sudah tahun berapa banyak barang yang akan masuk ke terminal, yang nantinya bisa kita kalkulasi untuk jadi planning di lapangan. Autogate Domestic juga sudah terintegarasi dengan sistem STID milik otoritas pelabuhan Tanjung Priok. “Di sini benefit yang kita dapatkan itu adalah adanya improvement di gate process. Di gate process itu tidak ada lagi pengecekan karena memang identifikasi barang sudah dilakukan oleh pemilik barang. Terus kita juga me-reduce manpower, karena sudah digantikan dengan fungsinya dengan fungsi autogate.

Selanjutnya, benefit yang ketiga, yakni adanya transparansi. Transparansi dalam hal ini kepemilikan barang.

“Yang keempat itu ada improvement di efisiensi di aktivitas operasi. Yang kelima sebenarnya kita juga membuat dashboard untuk pemilik barang. Jadi, ketahuan tuh sebenarnya saat ini yang sudah masuk ke terminal berapa dan statusnya,” tutup Luqman.

Tags: PT IKTTOP Digital Awards 2022
Previous Post

Ini Dia Jajaran Produk Synology yang Akan Rilis di 2023

Next Post

Telkomsel Catat Lonjakan Trafik Data Selama KTT G20

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Sejumlah Manfaat Hot Backup Satellite SATRIA-1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Autonomous Business Jadi Masa Depan Dunia Usaha, AI Ubah Perusahaan Lebih Mandiri dan Proaktif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Belanja di Indomaret Kini Bisa Bayar Pakai QRIS Melalui Aplikasi DANA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto