ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

TOP Digital Awards 2024: Pengadilan Agama Surabaya Andalkan RAHMA untuk Kepastian Hukum dan Perlindungan Hak Pasca Perceraian

Nurdian Akhmad
1 November 2024 | 14:30
rubrik: Digital, E-Gov, Event
TOP Digital Awards 2024: Pengadilan Agama Surabaya Andalkan RAHMA untuk Kepastian Hukum dan Perlindungan Hak Pasca Perceraian
Share on FacebookShare on Twitter

Pengadilan Agama (PA) Surabaya tidak hanya cekatan dalam menangani berbagai perkara hukum yang menjadi wewenangnya, tapi juga piawai melakukan inovasi digital melalui berbagai solusi bisnis yang dikembangkan.

Setidaknya ada tiga aplikasi yang dikembangkan tim IT Pengadilan Agama Surabaya, yaitu aplikasi RAHMA (Ramah Hak Perempuan dan Anak), Monalisa (Monitoring dan Analisis Kinerja Hakim) dan aplikasi FEMINA (Fasilitas Informasi Pembayaran Nafkah Mantan Istri dan Anak).

Aplikasi RAHMA dikembangkan oleh IT Pengadilan Agama Surabaya bekerja sama dengan Pemerintah Kota Surabaya. Aplikasi yang diimplementasikan sejak 2022 ini merupakan program kerja sama antara PA Surabaya dan Pemkot Surabaya melalui aplikasi SSW Alfa, yang memantau apakah mantan suami sudah memenuhi kewajibannya, seperti nafkah mut’ah, iddah, dan nafkah anak.

“Jika belum terpenuhi, Pemkot Surabaya akan menunda layanan publik sampai hak-hak tersebut dipenuhi,” kata Kepala PA Surabaya Dr. Suhartono, S.Ag., S.H., M.H. dalam presentasi penjurian TOP Digital Awards 2024 yang dilakukan secara daring, Jumat (1/11/2024).

Menurut Suhartono, program ini memberikan kepastian hukum dan perlindungan hak-hak perempuan dan anak pasca perceraian, serta meningkatkan efisiensi waktu, biaya, dan tenaga. Selain itu, program ini turut berkontribusi dalam mencegah munculnya cluster kemiskinan baru.

Sedangkan untuk aplikasi Monalisa mulai diimplementasikan Pengadilan Agama Surabaya pada 2023. Ini merupakan aplikasi kontrol pemenuhan hak perempuan dan anak di Pengadilan Agama Surabaya yang menyajikan rekapitulasi perkara perceraian setiap bulannya.

Fitur unggulan aplikasi Monalisa adalah menampilkan informasi secara rinci, termasuk nama ketua majelis yang menangani perkara, total perkara yang diputuskan, perincian antara cerai talak dan cerai gugat, jumlah perkara yang diputuskan dengan nafkah, mut’ah, atau hak asuh, cabut rukun, serta statistik perlindungan.

BACA JUGA:  'DAPATI' dongkrak IKM lewat penerapan teknologi

“Dengan aplikasi ini memudahkan pemantauan pemenuhan hak-hak tersebut, mendukung perencanaan kebijakan, serta efisien dalam penyajian laporan bulanan,” kata Suhartono.

Untuk aplikasi FEMINA mulai diimplementasikan oleh Pengadilan Agama Surabaya pada 2024. FEMINA merupakan sistem monitoring mantan suami dan kewajiban nafkah yang harus dibayarkan yang disematkan pada website Pengadilan Agama Surabaya.

“Fitur unggulannya adalah sistem monitoring otomatis yang memantau pemenuhan hak pasca perceraian seperti nafkah anak, iddah, atau mut’ah yang belum terpenuhi,” kata Suhartono yang dalam presentasinya membawakan materi berjudul Transformasi Digital Melalui Inovasi RAHMA pada Pengadilan Agama Surabaya.

Implementasi aplikasi FEMINA, kata Suhartono, bermanfaat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem peradilan dengan menyediakan layanan yang lebih responsif, transparan, dan terpantau dengan baik.

Implementasi Aplikasi MA
Tak hanya membuat aplikasi sendiri, PA Surabaya mengimplementasikan beberapa aplikasi yang dikembangkan oleh Mahkamah Agung (MA) RI. Misalnya adalah Electronic Justice System (E-Court) yang sudah digunakan PA Surabaya sejak 2018. E-Court merupakan sistem administrasi perkara dan persidangan secara elektronik.

Fitur unggulannya adalah Pendaftaran Online (e-Filling), Pembayaran Online (e-Payment), Pemanggilan Online (e-Summons) dan Persidangan Online (e-Litigations).

“Melalui e-court waktu yang diperlukan untuk mendaftar perkara, membayar biaya perkara, dan waktu untuk siding akan lebih hemat dan fleksibel. Oleh karenanya, e-court merupakan solusi bagi pihak yang memiliki kesibukan tinggi,” kata Suhartono.

Aplikasi MA lainnya yang juga diimplementasikan PA Surabaya adalah Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP). SIPP yang digunakan PA Surabaya sejak 2016 ini merupakan aplikasi teknologi berbasis website dalam memberikan informasi perkara kepada masyarakat pencari keadilan. Selain itu SIPP juga bisa digunakan oleh pimpinan untuk memonitor kinerja hakim dalam penanganan perkara.

BACA JUGA:  Segera Rilis di Indonesia, realme C100 Usung 'Blooming Design'

Ada beberapa fitur unggulan SIPP seperti Jurnal Perkara, Register Induk Keuangan, Delegasi, Laporan, Jadwal Sidang, Arsip Perkara, dan Antrean.

“SIPP merupakan register perkara elektronik yang berfungsi sebagai pembinaan dan pengendalian administrasi perkara di pengadilan yang meliputi penerimaan perkara yang diajukan di pengadilan, persiapan persidangan, pelaksanaan persidangan, minutasi berkas, pelaporan perkara, pengarsipan berkas, maupun dalam keuangan perkara,” tutur dia.

PA Surabaya juga sejak 2018 mengimplementasikan aplikasi Sistem Informasi Kepegawaian (SIKEP) yang juga dikembangkan oleh MA. SIKEP adalah pengelolaan data kepegawaian secara elektronik melalui sistem informasi berbasis web yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan pegawai.

Bebera[a fitur unggulannya adalah Presensi Online, Profil Pegawai, Statistik, Dashboard MAP, Administrasi Pegawai.

“Dengan aplikasi yang terintegrasi dan komprehensif akan meningkatkan tranparansi, akuntabilitas dan efektifitas proses manajemen SDM pengadilan. Aplikasi ini memberikan kemudahan dalam mengakses, kecepatan dalam informasi, ketepatan informasi dan keamanan informasi,” ujar Suhartono.

Manfaatkan AI
Menurut Suhartono, PA Surabaya sudah memanfaatkan artificial intelligence (AI) sebagai solusi dari inovasi RAHMA. Pemanfaatan solusi berbasis AI berupa penggabungan data dari putusan SIPP dan data keuangan Badilag untuk menghasilkan dataset baru yang akan diunggah ke check-in Warga, sehingga layanan publik bisa lebih efektif dengan bantuan teknologi AI.

Terkait keamanan TI atau cyber security, menurut Suhartono, Pengadilan Agama Surabaya menggunakan server lokal yaitu SELinux. Untuk keamanan aplikasi yang berkaitan langsung dengan keperkaraan seperti SIPP, e-Court, SIKEP dilakukan terpusat di Mahkamah Agung RI.

“Untuk metode sinkronisasi pada aplikasi RAHMA dilakukan melalui direct upload, dengan keamanan data yang sepenuhnya dikelola oleh Kementerian Kominfo,” kata dia.

Untuk pengamanan jaringan, menurut Suhartono, PA Surabaya sudah memasang firewall untuk memblokir lalu lintas tidak sah. Perlindungan informasi juga dilakukan melalui kontrol akses yang memastikan hanya pegawai yang memiliki izin yang dapat mengakses, termasuk dengan manajemen kata sandi yang aman.

BACA JUGA:  Presiden Target Dua Juta Vaksinasi Pada Bulan Agustus

PA Surabaya juga melakukan backup data yang dilakukan secara berkala jika terjadi kerusakan, kehilangan atau insiden lain .

Keberhasilan PA Surabaya mengembangkan dan mengimplementasikan berbagai aplikasi digital tersebut berkat dukungan pegawai teknologi informasi (TI) yang pada 2024 ini berjumlah 4 orang untuk pegawai tetap dan 2 orang pegawai TI tidak tetap. Tahun 2024 ini, PA Surabaya juga menganggarkan total biaya TI sebesar Rp 305,176 juta atau 2,2 persen dari total pengeluaran PA Surabaya.

Tingkatkan Efisiensi dan Raih Apresiasi
Menurut Suhartono, implementasi berbagai solusi digital tersebut berhasil meningkatkan efisiensi, akurasi, dan transparansi layanan melalui solusi digital, tata kelola IT, keamanan siber, dan AI.

Bahkan, PA Surabaya menjadi satu-satunya pengadilan agama di PTA Surabaya yang meraih status WBK pada 2018 berkat penerapan SPBE dan Pengadilan Terbaik dalam Peradilan Elektronik pada 2024 untuk kategori lebih dari 5.000 perkara.

Sejumlah apresiasi diberikan kepada PA Surabaya baik dari dalam maupun luar negeri, antara lain dari Federal Circuit and Family Court of Australia (FCFOA), Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI (Eselon I), Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI (Eselon I), Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama Mahkamah Agung RI (Eselon II), dan Sekretaris Ditjen Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung TI (Eselon II).

“PA Surabaya menjadi tempat studi banding beberapa satuan kerja, antara lain PA Semarang, PA Sidoarjo, PA Sumenep, PA Kediri, PA Ngawi, PA Bogor,” kata Suhartono.

Editor: Fauzi

Tags: AIBadilagBadilag MAPengadilan Agama SurabayaTOP Digital Awards 2024
Previous Post

Hytera P30, Solusi Push-to-Talk Terbaru Hytera Dukung Komunikasi Lancar BNI Indonesian Masters 2024

Next Post

Gelar Roadshow HOK Campus Attack, realme & Honor of Kings Dukung Anak Muda Kembangkan Skill Esports & Jadi Pro Player

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Stasiun Bumi Satelit Satria (Foto: Dokumentasi Kemkominfo)

    Ini Sejumlah Manfaat Hot Backup Satellite SATRIA-1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ratusan Perusahaan Terkemuka Raih Penghargaan TOP CSR Awards 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Talenta Digital Kreatif Masa Depan, BINUS University Gelar SIS Web Design Competition 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto