Franciscus Hasiholan Tamba
Kepala Grup Pengelola Data dan Sistem
PT. Perusahaan Pengelola Aset (Persero)
Balada Mpok Te-I dan SePIN
Jakarata- Mpok Te-I sudah sepuluh tahun mengabdi di keluarga Juragan BUMeN.Mpok Te-I mengerjakan seluruh pekerjaan rumah tangga Juragan BUMeN. Tuan dan nyonya BUMeN bekerja di kantordari pagi sampai sore. Pekerjaan mpok Te-I dari mulai membersihkan rumah, mencuci dan menyetrika pakaian, memasak dan mengasuh kelima anak Juragan BUMeN.Pekerjaan yang tidak mudah, apalagi halaman rumah Juragan BUMeN luas bukan kepalang.Mpok Te-I, janda ditinggal mati suami, memiliki seorang anak yang seusia anak-anak Juragan BUMeN bernama SePIN.Anak yang rajin membantu ibunya.Dengan bantuan anaknya inilah, mpok Te-I menjalani hidupnya mengabdi di keluarga Juragan BUMeN.
Tak terasa waktu berlalu, anak-anak Juragan BUMeN sudah beranjak dewasa.Satu demi satu menikah dan oleh orang tuanya dibangunkan rumah di dekat rumah induk.Sebagai keluarga muda tentu penghasilannya belum begitu besar sehingga mereka masih selalu menitipkan pakaian kotor untuk dicuci oleh mpok Te-I.Tidak hanya itu, ketika mereka pergi bekerja, anak mereka titipkan ke mpok Te-I.Belum lagi mereka sering minta bantuan mpok Te-I untuk membersihkan rumah mereka.Memang mereka memberikan uang tambahan buat mpok Te-I. Selama masih bisa dikerjakan, mpok Te-I dengan sukacita membantu sang induk semang dan anak-anaknya.
Sementara SePIN, sang anak mpok Te-I juga sudah beranjak dewasa dan menikah dengan seorang pekerja serabutan yang jujur. Untuk menghidupi keluarganya, bermodal uang dari mpok Te-I, SePIN memutar otak mencari kira-kira usaha apa yang bisa mereka kerjakan dan laku di pasaran. Mereka akhirnya memutuskan membuka warung dekat rumah Juragan BUMeN karena sang anak tidak mau jauh dari ibunya, mpok Te-I. SePIN juga membuka jasa cuci baju kiloan dan penitipan anak setelah melihat bahwa banyak anak-anak yang membutuhkan tempat penitipan karena kedua orang tuanya bekerja.
Mpok Te-I sudah mulai renta, sang juragan BUMeN dan anak-anaknya yang kasihan terhadap mpok Te-I mulai mencucikan bajunya ke SePIN dan menitipkan cucu-cucunya ke penitipan anak SePIN.Tentunya sesuai dengan harga dari produk SePIN.Untuk membersihkan rumah dan menyiangi rumput, mereka memanggil suami SePIN untuk mengerjakannya.Sehingga mpok Te-I sekarang hanya bekerja membersihkan rumah dan memasak.SePIN yang sudah mulai mampu memenuhi kebutuhan hidupnya, akhirnya mendesak mpok Te-I agar pensiun dari Juragan BUMeN dan tinggal di rumahnya.
Mpok Te-I kini tinggal di rumah SePIN, membantu menjaga anak-anak yang dititipkan dan juga membuat masakan yang dijual di warung.Juragan BUMeN dan anak-anaknya adalah pelanggan setia usaha dari SePIN walau SePIN juga memiliki banyak pelanggan setia lainnya.















