ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Program Kemitraan Teknologi Fabric-Ready Fortinet Lampaui 3.000 Integrasi

Ahmad Churi
5 August 2025 | 21:56
rubrik: Research
Alibaba Cloud Perluas Integrasi dengan Fortinet Security Fabric

Solusi Fortinet Security Fabric kian diminati pelanggan untuk perkuat keamanan jaringan cloud.

Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks.id- Fortinet melalui program Kemitraan Teknologi Fabric-Ready Fortinet , telah berhasil  lampaui 3.000 integrasi dengan lebih dari 400 mitra. Ekosistem terbuka unggulan Fortinet ini, membantu permudah keamanan siber dan percepat transformasi digital bagi organisasi di seluruh dunia.

Fortinet, perusahaan global penyedia dan pengembang solusi keamanan siber yang mendorong konvergensi antara jaringan dan kemanan, mengumumkan bahwa Program Kemitraan Teknologi Fabric-Ready miliknya, telah melampaui 3,000 integrasi bersama lebih dari 400 mitra. Pencapaian ini menegaskan keterbukaan dan kekuatan kolaborasi dari Fortinet Security fabric   dalam membantu pelanggan mengintegrasikan sistem keamanan secara mulus di lingkungan teknologi informasi yang multivendor dan kompleks, sekaligus mengatasi berbagai tantangan transformasi digital.

“Pertumbuhan pesat Program Kemitraan Fabric-Ready kami hingga menembus 3,000 integrasi ini menggarisbawahi komitmen Fortinet dalam menyediakan solusi keamanan end-to-end yang terintegrasi dan interoperable, demi memudahkan operasional pelanggan,” jelas Jaime Romero, Executive Vice President, Marketing di Fortinet dalam rilis pers (04/08/2025).

Ditambahkan, dengan membangun salah satu ekosistem terbesar di industri keamanan siber, solusi Fortinet memungkinkan organisasi untuk mengamankan lanskap digital mereka, terlepas dari teknologi yang sudah mereka gunakan. Integrasi yang mendalam juga membantu organisasi dalam mengonsolidasikan alat keamanan mereka yang mampu mendorong efisiensi dan produktivitas.

Jawaban Atas Tuntutan Teknologi Informasi Modern

Seiring meningkatnya ancaman digital, perusahaan kini mengelola puluhan solusi keamanan terpisah. Mayoritas Perusahaan (68%) menggunakan antara 10 sampai 49 alat atau platform keamanan berbeda yang menimbulkan tantangan dari sisi visibilitas dan pengelolaan terpusat.

Ekosistem Terbuka Fortinet mengatasi kompleksitas tersebut dengan lebih dari 3,000 integrasi yang telah tervalidasi dan dioptimalkan untuk Security Fabric. Integrasi ini mencakup cloud, virtualisasi, operasi keamanan, otomatisasi, IoT (Internet of Things), OT (Operational Technology), keamanan endpoint hingga jaringan—memberikan perusahaan visibilitas luas, keamanan ekstra dan kemudahan operasional.

BACA JUGA:  Intel dan Fortinet Dorong Inovasi Keamanan Siber dan Perkuat Ketahanan Rantai Pasok Global

“Ekosistem Terbuka kami termasuk yang terbesar dalam industri ini dan memungkinkan pelanggan untuk mengintegrasikan Security Fabric Fortinet dengan teknologi yang telah dan akan mereka gunakan,” jelas Neil Prasad, Vice President and Head of Global Technology Alliances di Fortinet.

Dengan lebih dari 3,000 integrasi, Fortinet membantu organisasi memperkuat postur keamanannya dan mempercepat transformasi digital mereka dengan penuh percaya diri.

Sejak peluncurannya di tahun 2015, Program Kemitraan Fabric-Ready telah berkembang 36 kali lipat dengan kini mencakup lebih dari 400 mitra teknologi. Sebuah cerminan komitmen Fortinet dalam mendorong inovasi dan interoperabilitas.

Program ini menyediakan infrastruktur, sumber daya dan alat untuk mendukung integrasi mitra dengan Security Fabric, mengembangkan solusi bersama dan menjadi bagian dari Ekosistem Terbuka Fortinet. Beberapa mitra baru, di antaranya Armis, Crowdstrike, Digital Realty, Equinix, Megaport, Qualcomm dan ServiceNow, memberikan keahlian khusus dalam keamanan endpoint, OT, TI, manajemen layanan, konektivitas cloud dan jaringan nirkabel.

Tags: Fortinet
Previous Post

XL Luncurkan Program Bundling OPPO Reno14 Series dan Motorola Edge 60 Pro

Next Post

Studi Ini Ungkap ManageEngine Endpoint Central Hasilkan 442% ROI

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Aplikasi SITUNTAS, Inovasi Andalan PA Jakpus Tingkatkan Layanan Masyarakat

TOP Digital Awards 2026: Aplikasi SITUNTAS, Inovasi Andalan PA Jakpus Tingkatkan Layanan Masyarakat

Ahmad Churi
22 September 2026 | 16:46

TOP Digital Awards 2026: Angkasa Pura Dorong Penerapan AI Efektif & Efisien Selaras Prinsip GCG

TOP Digital Awards 2026: Angkasa Pura Dorong Penerapan AI Efektif & Efisien Selaras Prinsip GCG

Fauzi
17 September 2026 | 23:06

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

Fauzi
11 September 2026 | 22:31

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

Ahmad Churi
11 September 2026 | 22:27

MSI Group Kembali Gelar Ajang Corporate Rating TOP Digital Awards 2026

MSI Group Kembali Gelar Ajang Corporate Rating TOP Digital Awards 2026

Fauzi
10 September 2026 | 13:18

Load More

TERPOPULER

  • Huawei Kenalkan Lini Smartwatch Terbaru

    Huawei Kenalkan Lini Smartwatch Terbaru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penawaran Surat Utang Sebesar US$350 Juta Dengan Jangka Waktu 5 Tahun PT Tower Bersama Infrastructure Tbk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anchanto Singapura Meraih Investasi US$ 4 Juta Melalui MDI Ventures

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RELEX Solutions Mengakuisisi Optimity

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

Ahmad Churi
2 September 2026 | 10:17

ItWorks.id- Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mendorong penguatan peran fungsional sandiman dalam menghadapi kejahatan siber yang semakin kompleks dan...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto