ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

ManageEngine: Hadapi 2026, Indonesia Masih Dihadapkan pada Tantangan IT dan Keamanan Siber

Fauzi
12 February 2026 | 16:47
rubrik: Digital
Perkuat Infrastruktur MSP Modern, ManageEngine Luncurkan MSP Central
Share on FacebookShare on Twitter

Sepanjang 2025, transformasi digital di Indonesia sudah memasuki tahap baru. Tantangannya bukan lagi soal seberapa luas penggunaan teknologi, karena sistem digital kini sudah menjadi bagian utama dari kegiatan ekonomi, layanan publik, dan operasional perusahaan di seluruh Indonesia. Perubahan paling terasa dibanding tahun-tahun sebelumnya adalah ketergantungan yang semakin besar terhadap sistem digital.

Memasuki 2026, berbagai keputusan di area enterprise IT yang diambil sepanjang 2024 dan 2025 mulai menunjukkan dampaknya. Risiko yang muncul bukan lagi bersifat teoritis atau semata-mata ancaman siber, melainkan persoalan nyata dalam operasional dan tata kelola yang berdampak pada keberlanjutan, kepercayaan, dan daya saing Indonesia di tingkat global.

Ketergantungan Indonesia terhadap sistem digital tercermin dari ekonomi digitalnya. Laporan e-Conomy SEA 2025 memproyeksikan nilai ekonomi digital Indonesia mendekati USD 100 miliar pada 2025, terbesar di Asia Tenggara. E-commerce menjadi kontributor utama, disusul layanan keuangan digital dan media online, menegaskan tingginya ketergantungan aktivitas bisnis pada platform digital.

Dari sisi masyarakat, data nasional menunjukkan bahwa infrastruktur digital telah menjadi bagian dari keseharian. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat lebih dari 70 persen penduduk Indonesia telah mengakses internet pada 2024. Dengan tingkat penetrasi ini, gangguan sistem, kebocoran data, atau terhentinya layanan tidak lagi berdampak terbatas pada fungsi IT semata, tetapi berpotensi menimbulkan dampak ekonomi dan sosial yang lebih luas.

Dari sisi tata kelola, laju adopsi digital di Indonesia belum sepenuhnya diimbangi dengan kesiapan pengelolaannya. Sejumlah kajian internasional, termasuk laporan Bank Dunia, mencatat bahwa pengelolaan digital masih terfragmentasi, kapasitas keamanan siber belum merata, dan koordinasi antar lembaga masih terbatas. Akibatnya, meskipun sistem digital terus berkembang, kemampuan institusi dalam mengelola risiko dan memastikan keterhubungan antar sistem masih menjadi tantangan, terutama di tengah ketergantungan digital yang semakin tinggi.

BACA JUGA:  Keunggulan Xiaomi Mint Browser, Lebih Ringan dan Bebas Iklan

Di sisi lain, Indonesia juga mencatat tren peningkatan insiden siber yang menyasar sistem sektor publik maupun swasta. Tekanan ini semakin besar bagi organisasi yang sejak awal memiliki keterbatasan visibilitas keamanan dan kemampuan respons. Skala adopsi digital yang masif juga membuka kembali berbagai keputusan yang diambil saat fase ekspansi cepat di 2024 dan 2025.

“Banyak organisasi memprioritaskan kecepatan dengan meluncurkan platform baru, membuka akses kerja jarak jauh, dan memigrasikan sistem tanpa diimbangi investasi yang memadai pada integrasi, tata kelola, dan arsitektur keamanan jangka panjang. Kompleksitas pun menumpuk tanpa disadari dan pada 2025 mulai muncul sebagai risiko struktural, bukan sekadar tantangan sementara,” tulis ManageEngine.

Menjelang 2026, salah satu tantangan yang paling terasa adalah sistem pemantauan IT dan keamanan yang masih terpisah-pisah. Banyak organisasi menggunakan alat berbeda untuk memantau jaringan, mengelola perangkat, mengatur akses, hingga mendeteksi ancaman, sehingga gambaran kondisi sistem secara menyeluruh sering kali tidak terlihat. Ketika insiden terjadi, keterbatasan visibilitas ini membuat proses analisis dan penanganan menjadi lebih lambat, yang pada akhirnya memperpanjang downtime yaitu kondisi ketika sistem atau layanan tidak dapat digunakan dan mengganggu operasional bisnis. Tantangan tersebut semakin besar karena keterbatasan talenta di bidang IT dan keamanan siber untuk mengelola lingkungan yang semakin kompleks.

Pengelolaan identitas dan akses juga menjadi titik lemah yang krusial. Adopsi cloud, integrasi dengan pihak ketiga, serta pola kerja hybrid memperbanyak titik akses di dalam organisasi. Tanpa pengawasan identitas yang terpusat dan penegakan kebijakan yang konsisten, hak akses sering kali dibiarkan aktif lebih lama dari yang diperlukan, meningkatkan risiko penyalahgunaan atau kebocoran. Di banyak organisasi, sistem identitas berkembang secara bertahap tanpa perencanaan strategis yang matang, sehingga muncul kesenjangan antara kebijakan dan implementasi teknis.

BACA JUGA:  Kaspersky Ungkap Survei Terkait AI, Begini Hasilnya

Di sisi anggaran, tantangan lain muncul secara lebih tersembunyi. Meskipun belanja teknologi digital terus meningkat, manfaat yang diperoleh sering kali tidak optimal akibat tumpang tindih fungsi dan platform yang kurang dimanfaatkan. Investasi yang dilakukan secara terpisah tanpa keselarasan antara kebutuhan operasional IT dan tujuan keamanan berujung pada biaya yang tinggi tanpa peningkatan ketahanan yang sepadan. Di tengah tekanan ekonomi, kondisi ini semakin sulit dipertahankan dihadapan manajemen.

Berbagai celah tersebut kini mulai berdampak langsung pada bisnis. Sistem yang belum terintegrasi dengan baik membuat risiko gangguan layanan semakin besar, sementara insiden keamanan dapat dengan cepat memengaruhi reputasi. Di sisi lain, tata kelola yang lemah juga menyulitkan organisasi untuk memenuhi ketentuan digital nasional maupun sektor publik, seperti Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik. Ketika layanan digital sudah menjadi fondasi utama bisnis dan pemerintahan, toleransi terhadap gangguan pun semakin kecil.

Menatap 2026, fokus strategis para pemimpin di Indonesia perlu bergeser dari ekspansi menuju konsolidasi. Penyatuan fungsi operasional IT dan keamanan siber dalam satu pandangan operasional memungkinkan deteksi yang lebih cepat, tanggung jawab yang lebih jelas, serta penerapan kebijakan yang lebih konsisten. Pendekatan pengelolaan ancaman yang proaktif, didukung pemantauan berkelanjutan dan otomatisasi, menjadi semakin penting karena model respons reaktif tidak lagi memadai di lingkungan yang kompleks. Di saat yang sama, pengelolaan endpoint dan akses berbasis kebijakan membantu menutup celah yang muncul dari kerja terdistribusi dan infrastruktur hybrid.

Dalam konteks ini, platform IT dan keamanan yang terintegrasi berperan sebagai pendukung utama. Dengan menyatukan pemantauan, otomatisasi, dan kepatuhan dalam satu sistem, solusi seperti yang ditawarkan ManageEngine membantu organisasi mengurangi kompleksitas penggunaan banyak alat, meningkatkan efisiensi operasional, dan memastikan praktik keamanan tetap sejalan dengan kebutuhan tata kelola. Pendekatannya bukan menambah teknologi baru, melainkan mengoptimalkan sistem yang sudah ada agar dapat bekerja lebih selaras.

BACA JUGA:  Wakaf Yuk! Layanan Syariah LinkAja Ajak Masyarakat Indonesia Salurkan Wakaf Secara Digital

Menjelang 2026, pertanyaan utamanya bukan lagi apakah transformasi digital perlu dilanjutkan, melainkan apakah fondasi yang ada cukup kuat untuk menopang fase pertumbuhan berikutnya. Tahun-tahun ke depan akan berpihak pada organisasi yang mampu meningkatkan efisiensi, menyederhanakan sistem, dan membangun ketahanan dengan dukungan AI. Sebaliknya, menunda pembenahan struktural justru berisiko memperbesar kerentanan di tengah ekonomi yang semakin digital. Bertindak sekarang bukan sekadar mengejar inovasi, tetapi memastikan fondasi digital yang sudah ada benar-benar aman dan siap digunakan.

Tags: AICyber SecurityGenerative AIManageEngine
Previous Post

Survei Deloitte Ungkap Potensi AI yang Belum Tergarap di Dunia Usaha

Next Post

Metland Menteng Hadirkan Inovasi Smart Home Lewat Cluster Conifera

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Terdampak Corona, Samsung Indonesia Pastikan Pasokan Galaxy Z Flip Aman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terus Berinovasi, Anker Kembangkan Chip AI THUS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkuat Infrastruktur Digital & Tingkatkan Konektivitas, Biznet Adopsi Teknologi WaveLogic dari Ciena

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto