ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Grab Sukses Berantas 80 Persen Order Fiktif, Ini Strateginya

adam
12 June 2018 | 12:25
rubrik: Digital
https://www.itech.id/wp-content/uploads/2018/06/GB_M_IMG_3619-1.jpg

Layanan ojek daring

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Itech – Industri ride-hailing sebagai ekosistem bisnis yang sedang berkembang menghadapi permasalahan pelik yaitu aksi kecurangan order fiktif. Grab pun mengumumkan hasil kampanye “Grab Lawan Opik” yang bertujuan untuk mengatasi penipuan di platform Grab.

Tri Sukma Anreianno (Head of Public Affairs Grab Indonesia) mengatakan modus order fiktif sangat merugikan pelanggan hingga 20 persen. Karena itu, Grab telah meningkatkan upaya dan investasi dalam bidang teknologi anti kecurangan untuk memberantas aksi order fiktif yang meresahan pelanggan.

“Kami sukses menurunkan 80 persen tindak kecurangan di platform Grab dan melakukan beberapa penangkapan sindikat besar di kota-kota seperti Jakarta dan Makassar. Saat ini Grab dua kali lebih tangguh menghadapi tindak kecurangan dibandingkan kompetitor lain di Asia Tenggara,” katanya di dalam diskusi publik INDEF mengenai tindak kecurangan di industri ride-hailing.

Dengan pesatnya pertumbuhan industri teknologi, pelaku telah memanfaatkan celah teknologi untuk meningkatkan keuntungan mereka. Bahkan, profil curian dari pengemudi ride-hailing dihargai lima kali lebih mahal di pasar gelap dibandingkan informasi kartu kredit curian.

Tri mengatakan aksi order fiktif seharusnya menjadi salah satu topik paling penting di industri ride hailing saat ini lantaran menjadi penyebab hilangnya jutaan dolar bagi mitra pengemudi, investor dan ekonomi digital di Indonesia.

“Dengan teknologi terbaru dan berkolaborasi dengan pihak berwajib, kami dapat mengurangi dan melacak pelaku tindak kecurangan dalam platform kami serta menangkap sindikat di kota-kota seperti Makassar dan Jakarta,” ujarnya.

Berikut strategi Grab memberantas order fiktif :

1. Alat pencegahan.

Selama bertahun-tahun, Grab telah menerapkan berbagai algoritma machine learning untuk mengidentifikasi keadaan kemungkinan terjadinya tindak kecurangan dan menangkal tindak kecurangan terjadi. Grab memiliki beberapa paten tertunda pada teknologi untuk mengatasi tindak kecurangan. Misal, Grab membuat model yang kuat untuk memprediksi perjalanan yang berisiko tinggi dan menjalankan berbagai upaya untuk mencegah sebagian besar perjalanan yang berisiko terhadap tindak kecurangan sebelum terjadi.

BACA JUGA:  Twitter mengubah strategi dalam pertempuran melawan 'troll' internet

“Kami juga menggunakan grafik dan model jaringan khusus untuk mengungkap dan menangkap sindikat-sindikat tindak kecurangan,” ujarnya.

2. Alat pendeteksi.

Grab juga telah menciptakan beragam alat pendeteksi tindak kecurangan dalam aplikasi Grab seperti alat pendeteksi GPS palsu hingga tindak kecurangan yang lebih canggih.

3. Program Fairplay

Program whistleblower Grab itu memungkinkan para pengemudi dan pelanggan untuk berpartisipasi langsung dalam memberantas tindak kecurangan yang dilakukan oleh mitra pengemudi dengan cara melaporkan dugaan tindak kecurangan tersebut saat terjadi.

Program Grab Fairplay telah menghasilkan lebih dari 9.000 tips dalam kuartal pertama sejak diluncurkan dan merupakan sumber informasi utama dalam salah satu penangkapan sindikat besar pada 2018.

4. 30 Seconds Cancellations

Pembatalan dalam 30 detik tidak berdampak pada “Tingkat Penyelesaian’: Penumpang „palsu? umumnya melakukan pemesanan untuk kemudian membatalkan pemesanan tersebut dalam jangka waktu 30 detik sejak mendapatkan mitra pengemudi yang jujur. Fitur baru ini akan memastikan bahwa perjalanan „palsu? tersebut tidak lagi mempengaruhi perhitungan para mitra pengemudi.

5. Passengers No Show

Fitur baru itu memberikan skenario lain bahwa para pelaku tindak kecurangan lupa untuk membatalkan perjalanan mereka secara keseluruhan. Para pengemudi yang terpaksa membatalkan perjalanan itu apabila penumpang tidak muncul, tidak lagi melihat perjalanan tersebut mempengaruhi „Tingkat Pembatalan? dan „Tingkat Penyelesaian?. Keduanya merupakan metrik yang dapat membantu untuk menentukan tingkat pembayaran insentif yang mungkin diterima oleh mitra pengemudi.

6. Automatic Bookings

Meskipun tidak secara langsung terkait dengan tindak kecurangan, ketika dinyalakan, fitur ini akan memungkinkan para mitra pengemudi untuk menerima pekerjaan secara otomatis dan memaksimalkan waktu perjalanan mereka. Pengemudi dapat memastikan bahwa mereka tidak melewatkan pekerjaannya saat mereka sibuk atau apabila mereka sedang tidak bersama mobil atau motornya.

BACA JUGA:  GoPay Feed Cara Berbagi Momen Seru Saat Transfer Saldo Pakai GoPay
Tags: GrabOrder Fiktif
Previous Post

Datascrip Resmikan Canon Image Square ke-16 di Malang

Next Post

Canon EOS 1500D dan EOS 3000D Tawarkan Jepretan Profesional dengan Harga Terjangkau

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Mudah Mengurus Surat Pindah Domisili secara Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Token Beralih ke Kepercayaan: Memelihara, Mengelola, dan Mengamankan AI ke Tahap Produksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ASUS Hadirkan ExpertBook P5 G2, Laptop Berteknologi AI untuk Dukung Kerja Profesional Hybrid

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2024: BLUD UPTD PALD Kota Bekasi Terapkan Digitalisasi Dalam Pengelolaan Air Limbah Domestik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Dari Token Beralih ke Kepercayaan: Memelihara, Mengelola, dan Mengamankan AI ke Tahap Produksi

Dari Token Beralih ke Kepercayaan: Memelihara, Mengelola, dan Mengamankan AI ke Tahap Produksi

Fauzi
23 July 2026 | 14:19

Oleh: Abhas Ricky, Chief Business Officer dan General Manager of Applied AI, Cloudera Organisasi di seluruh Asia Pasifik, termasuk Indonesia,...

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Saatnya Berhenti Terjebak di Masa Lalu dan Mulai Membangun Masa Depan IT

Fauzi
21 July 2026 | 10:51

Oleh: Ashesh Badani, Senior Vice President and Chief Product Officer, Red Hat Kita berada di tengah perubahan mendasar yang membentuk...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto