Jakarta, Itech – Harga saham-saham Cisco dan produsen alat jaringan lainnya rontok setelah rumor beredar bahwa Amazon akan menjual perangkatnya sendiri kepada pelanggan dengan harga yang lebih rendah.
Saham Cisco terpantau turun 5 persen dan nilai pasarnya turun USD11 miliar di pasar. Sedangkan, saham Juniper Networks dan Arista Networks sama-sama turun 4 persen karena investor khawatir Amazon bisa mengganggu sektor jaringan teknologi tersebut.
Rumor itu muncul berselang beberapa hari setelah Amazon terjun ke sektor farmasi dengan mengakuisisi perusahan farmasi daring PillPack.
Amazon Web Service (AWS) menawarkan “kotak putih”-nya 70 hingga 80 persen lebih murah jika dibandingkan produk Cisco. Kotak putih merupakan perangkat jaringan yang tersusun oleh perangkat lunak open source dan perangkat keras tanpa merk tertentu.
“Jika benar, ini akan berdampak negatif bagi kemajuan sektor perangkat jaringan,” kata Mitch Steves (Analis RBC Capital Markets) seperti dikutip Reuters.
AWS diduga mulai menjual kotak putihnya dalam 18 bulan mendatang, menurut The Information.














