ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Demi Masuk Pasar China, Google Rela Bikin Mesin Pencari Khusus China

adam
7 August 2018 | 10:00
rubrik: Digital
Demi Masuk Pasar China, Google Rela Bikin Mesin Pencari Khusus China

Ilustrasi Google di Tiongkok

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Itech – Pemerintah China memang galak soal regulasi informasi dan internet di negaranya. Bahkan tak sedikit situs-situs besar seperti Twitter, Facebook bahkan layanan mesin pencari Google diblokir di sana.

Hal ini dilakukan lantaran pemerintah benar-benar ingin memantau tindak tanduk warganya di internet. Jadi, layanan internet yang tidak mengikuti aturan main di sana akan ditendang keluar dari daratan.

Google pun demikian. Selama ini raksasa mesin pencari ini tak dapat beroperasi di sana. Kini demi dapat memasuki pasar China, Google menyiapkan sebuah mesin pencari khusus yang telah dibuat sedemikian rupa dengan mengikuti regulasi sensor pemerintah China.

Proyek bernama Dragonfly itu sudah dimulai sejak 2017 lalu. Mesin pencari ini nantinya akan memblokir kata kunci yang sensitif seperti demokrasi, hak asasi manusia, aksi damai dan agama.

Proyek ini diperkirakan akan selesai dan tersedia di China dalam beberapa bulan ke depan. Kemungkinan paling lambat akan hadir sekitar awal 2019 mendatang. Meski tidak mengonfirmasi secara langsung kabar ini, Google telah membenarkan bahwa perusahaan memang tengah membuat serangkaian aplikasi dan telah merangkul pengembang lokal agar dapat bertahan di daratan China.

Kabar rencana masuknya Google di China ini ternyata malah mendapat banyak hujatan, bahkan dari karyawan Google sendiri, seperti dikutip Bloomberg.

Bukan soal rencana pengembangan bisnisnya tetapi para karyawan ini mempermasalahkan cara Google yang tunduk pada aturan China dengan memberlakukan sensor pada kata kunci yang dianggap sensitif.

Padahal selama ini, Google dikenal sebagai salah satu perusahaan yang menjunjung tinggi kebebasan informasi, demokrasi dan hak asasi manusia. Ini tentu saja bertolak belakang dengan apa yang tengah diupayakan Google untuk masuk ke pasar China.

BACA JUGA:  Presiden Jokowi Minta Produksi Drone RI Jadi Prioritas

Google memang berada dalam posisi yang dilematis. Di satu sisi, perusahaan tak mau ingkar dengan moto mereka yang menjunjung kebebasan informasi. Di sisi lain, China adalah pangsa pasar besar dengan penetrasi internet yang terus berkembang pesat dan memiliki potensi bisnis yang besar.

Tags: ChinaGooglePeramban
Previous Post

Dubes Indonesia untuk RRT Buka Peluang Kerja Sama Bisnis Start Up Indonesia-RRT

Next Post

Ganti Bisnis Model, WhatsApp Mulai Raup Untung

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat Digital Trust melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat Digital Trust melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

Agus Haryanto
8 October 2026 | 08:34

TOP Digital Awards: PA Salatiga Mantapkan Transformasi Digital Menuju Trusted Digital Justice

TOP Digital Awards: PA Salatiga Mantapkan Transformasi Digital Menuju Trusted Digital Justice

Ahmad Churi
7 October 2026 | 15:25

phe-andalkan-ai-dorong-transformasi-digital-bisnis

TOP Digital Awards 2026: PHE Dorong Bisnis Hulu dengan AI dan Inovasi Digital

Teguh Imam Suyudi
7 October 2026 | 10:00

TOP Digital Awards 2026: SANTRIMO Jadi Platform Unggulan Layanan Digital Pengadilan Agama Jakarta Timur

TOP Digital Awards 2026: SANTRIMO Jadi Platform Unggulan Layanan Digital Pengadilan Agama Jakarta Timur

Ahmad Churi
5 October 2026 | 22:48

TOP Digital Awards 2026: Bank Jombang Pacu Transformasi Digital, AI Perkuat Analisis Kredit

TOP Digital Awards 2026: Bank Jombang Pacu Transformasi Digital, AI Perkuat Analisis Kredit

Ahmad Churi
5 October 2026 | 21:13

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Xiaomi Redmi S2 Usung Snapdragon 625 dengan Banderol Rp2 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hadir di Indonesia, realme 15T 5G Usung Baterai 7000mAh, Desain Stylish dan Looks Great

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Realme Rilis Rangkaian Produk AIoT Terbaru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Diperkenalkan, Ini yang Ditawarkan Lenovo Qira

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto