ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

69% konsumen memilih chatbot untuk komunikasi singkat dengan merek

Teguh Imam Suyudi
6 September 2018 | 17:00
rubrik: Research
69% konsumen memilih chatbot untuk komunikasi singkat dengan merek

69% konsumen memilih chatbot untuk komunikasi singkat dengan merek

Share on FacebookShare on Twitter

Kebutuhan konsumen terbaru adalah kecepatan, dan proyek yang dilakukan oleh MyClever, Drift, Salesforce, dan SurveyMonkey Audience menunjukan chatbot telah berhasil memenuhi kebutuhan konsumen yang sangat mendesak ini. Dalam Riset State of Chatbot 2018, didapatkan bahwa konsumen merasa chatbot 35% lebih baik dalam memberikan jawaban dengan cepat untuk pertanyaan yang singkat dan rumit dibandingkan aplikasi.

Kebutuhan untuk memberikan layanan dengan cepat 24/7 bukan hanya berasal dari generasi milenial saja. Kenyataannya, generasi baby boomer justru melebihi generasi milenial untuk meramalkan bahwa mereka akan mendapat manfaat yang lebih besar dari chatbot dalam 5 dari 10 studi kasus yang dipelajari.

Kasus Penggunaan Chatbot yang Mengejutkan

Adopsi chatbot masih sangat awal, namun riset ini telah menemukan 15% dari seluruh konsumen telah terlibat dengan chatbot dalam 12 bulan terakhir. Juga perlu diperhatikan bahwa hanya 60% dari responden yang sama mengatakan  mereka telah terlibat dengan sebuah merek lewat email dalam jangka waktu yang sama, ini merupakan yang tertinggi dari semua saluran yang ada. Jadi, meski 15% mungkin terlihat kecil, namun itu adalah ¼ dari seluruh konsumen yang telah terlibat dengan merek pada tahun lalu.

Titik data yang paling mengejutkan dari riset ini adalah konsumen melihat chatbot sebagai jalan yang paling cepat untuk terhubung dengan manusia. 34% dari seluruh konsumen melihat chatbot menolong dalam menemukan bantuan layanan manusia.

Banyak merek yang tidak mengadopsi chatbot dengan berbagai alasan. Satu dari berbagai alasan itu adalah, para merek itu tidak percaya konsumen mereka menginginkan chatbot. Hasil riset di atas dengan mudah membantah hal itu dan telah menyoroti nilai potensial dari chatbot. Banyak merek dan para pemimpin yang telah menggunakan chatbot dan membagikan hasilnya, seperti Jay Baer.

BACA JUGA:  Alodokter Hadirkan Alochat Unlimited, Fitur Chat Dokter Tanpa Batas

Dalam satu diskusi baru-baru ini dengan Jay Baer, ia menjelaskan bahwa ia telah memanfaatkan para chatbot sebagai cara terlibat dengan audiensnya dan menyebarkan konten. Temuan awal adalah chatbotnya terlihat 10X memiliki open rate dengan konten, dan 5X keterlibatkan dengan konten itu, dibandingkan dengan email.

Guillaume Cabane, mantan VP of Growth di  Segment telah menggunakan sebuah chatbot untuk membantunya dalam usahanya mencari potensial klien. Botnya dikombinasikan dengan teknologi yang lain sehingga memungkinkan untuk digunakan hanya kepada segmen konsumen tertentu saja, dengan alur pembicaraan khusus. Setelah 3 minggu digunakan, chatbotnya menjadi sumber  nomor satu untuk pencarian potensial klien bagi Segmen, dan setahun hingga hari ini penggunaan chatbot telah menjadi faktor tunggal terbesar bagi pertumbuhan Growth. Khususnya, keterlibatan telah meningkat 5X dan perubahan 2x. Hasil terbaiknya, seperti yang dikatakan Guillame adalah: “100% dari tim salesnya kini mencintainya.”

Chatbot memiliki keterbatasan

Konsumen juga merasakan situasi dimana chatbot tidak berguna. Hanya 9% konsumen merasa chatbot berguna dalam usaha mereka untuk membeli barang yang mahal. Kemungkinan besar ini disebabkan 30% konsumen yang disurvei memiliki kekuatiran terbesar terhadap chatbot yang bisa melakukan kesalahan.

Seiring kita melangkah maju menjadi masyarakat teknologi, kita tidak boleh membiarkan ide kuno tingkah laku konsumen menghalangi jalan kita. Riset seperti ini dengan jelas memperlihatkan seluruh demografis mendapatkan nilai dari media modern dan dengan cara yang tidak pernah diduga. Melangkah ke depan, merek harus mengidentifikasi tempat-tempat dimana teknologi dapat memecahkan masalah bagi konsumen dengan lebih cepat dibandingkan manusia, dan mulai untuk menggunakan chatbot sebagai cara memperbaiki pengalaman konsumen.

Baca juga:

Chatbot datang “menggantikan” pekerjaan manusia di call center

BACA JUGA:  Inilah Ciri-ciri Polling Suara yang Pakai Bot, Waspadalah!

Teknologi Chatbot Kini Jadi Trend di Tanah Air: Dari Telekomunikasi, Hingga Perbankan

Google, Microsoft, dan Startup sedang berperang di teknologi Chatbot

Tags: Chatbot
Previous Post

LKPP: Aplikasi SPSE Versi 4.3 Resmi dirilis

Next Post

Jakdrive Inovasi Baru Penanganan Dokumen Berbasis Digital

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Belanja di Indomaret Kini Bisa Bayar Pakai QRIS Melalui Aplikasi DANA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TECNO SPARK Go 1, Smartphone Entry-Level dengan Durabilitas Tinggi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oppo Rilis Dua Smartphone A Series Terbaru di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto