ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Meraup Rupiah dari Ketenaran Sebagai Selebgram

redaksi
14 October 2018 | 19:10
rubrik: Digital
Kiat Promosi Produk Secara Online di Instagram

Kiat Promosi Produk Secara Online di Instagram

Share on FacebookShare on Twitter

Siapa yang tak kenal dengan Instagram? Salah satu media sosial yang sedang populer tak hanya di Indonesia, namun juga di berbagai penjuru dunia ini memang cukup banyak penggunanya, tak terkecuali di Indonesia. Dari yang awalnya hanya terkenal di kalangan remaja, kini Instagram juga telah merambah ke segala usia. Mulai dari anak-anak yang berusia di bawah 10 tahun hingga para orang tua pun cukup familiar dengan media sosial berbagi foto dan video di dunia maya ini.

Seiring dengan kemajuan teknologi yang terus berkembang, kini Instagram tidak hanya digunakan untuk berbagi momen-momen dalam bentuk foto dan video. Bagi sebagian orang, Instagram dimanfaatkan untuk keperluan bisnis mereka. Dalam beberapa tahun terakhir, bisnis-ekonomi memang mulai berubah dari bisnis konvensional yang menjual produk-produk mereka lewat gerai atau toko fisik, menjadi bisnis e-commerce yang memanfaatkan kecanggihan teknologi, terutama internet, sebagai media untuk memasarkan produk mereka kepada konsumen.

Dengan adanya e-commerce ini, konsumen tidak perlu lagi keluar rumah untuk melihat produk-produk yang mereka inginkan, cukup mengakses internet mereka dapat berkunjung ke ‘toko online’ sehingga menghemat waktu dan tenaga. Platform berjualan di media sosial bisa di Facebook, Instagram, Kaskus, atau di situs halaman tersendiri seperti Bukalapak dan Tokopedia.

Selebgram, Profesi Baru Generasi Milenial

 Di generasi milenial, ada profesi baru yang disebut selebgram. Dinamakan selebgram karena layaknya selebritis di dunia pertelevisian, pengguna yang terkenal dan tenar di Instagram ini memang lebih banyak dibicarakan oleh pengguna Instagram lainnya. Bisa karena tampilan fisiknya, hobinya, yang kemudian viral sehingga dapat menjadi artis atau selebritis karena kepopulerannya.

Hal inilah yang kemudian dimanfaatkan oleh para pelaku bisnis toko online untuk menjadikan selebgram tersebut sebagai media untuk mempromosikan produk (endorsement) dan memperluas pasar mereka agar lebih banyak dikunjungi oleh pengguna-pengguna lainnya sehingga dapat menambah potensi penjualan produk-produk mereka.

BACA JUGA:  Mirip "Voice Note" WhatsApp, Begini Cara Kerja Fitur Instagram "Walkie-Talkie"

Tak ayal, bisnis selebgram mulai digandrungi generasi milenial dalam beberapa waktu terakhir ini. Dengan memasarkan produk seseorang atau toko online lewat postingan mereka di Instagram, para selebgram ini mendapatkan pundi-pundi rupiah yang menjanjikan dari usahanya sebagai endorse toko online. Para selebgram ini tentu mematok tarif yang berbeda-beda, mulai dari ratusan ribu rupiah hingga ada yang mencapai jutaan rupiah, tergantung dari tingkat ketenarannya (yang bisa dilihat dari jumlah pengikut akun Instagramnya).

 Sekali Posting, Meraup Jutaan Rupiah

Beberapa selebgram sudah berhasil meraup rupiah dari bisnis ini, seperti Arsanty, yang bisa meraih 7 juta rupiah sekali posting-nya. Penyanyi dangdut terkenal, Ayu Ting-Ting, memberandol 10 juta rupiah sekali endorse. Namun ada juga selebgram lokal yang mematok tarif ratusan ribu rupiah per pemasarannya. Bayangkan jika mereka mendapat order ratusan posting. Tarif ini juga dipengaruhi oleh jenis produk hingga durasi pemasarannya.

Sekilas profesi ini memang menarik dan cukup menggiurkan, hanya bermodalkan gawai dan internet sudah bisa mendapatkan penghasilan tanpa harus bersusah payah bekerja di kantor ataupun di luar rumah seperti kebanyakan profesi lainnya pada umumnya.

Namun, untuk menjadi seorang selebgram rupanya dibutuhkan perjuangan yang tidak mudah. Biasanya, akun Instagram mereka harus mempunyai banyak pengikut (followers) agar mendapat kepercayaan dari berbagai macam produsen maupun toko online untuk memasarkan produknya. Tak hanya itu, mereka juga harus aktif posting segala sesuatu yang menarik di Instagram agar mendapat engagement dari pengguna lainnya yang mengunjungi akun mereka.

Apakah Selebgram Harus Selalu Cantik?

 Pada umumnya, selebgram yang kebanyakan berasal dari generasi milenial ini didominasi oleh para wanita yang mempunyai fisik menarik (cantik dan berparas ayu). Namun, sekarang para selebgram tidak hanya berasal dari kalangan wanita cantik saja, tetapi juga pengguna lainnya yang membuat postingan “tidak biasa” di Instagram yang kemudian menjadi viral.

BACA JUGA:  AS Menyelidik Dampak TikTok dan Instagram pada Generasi Muda

Fisik tidak menjadi kendala mereka untuk menjadi seorang selebgram. Sebut saja akun Instagram Mimi Peri yang sempat viral beberapa waktu yang lalu, yang bagi kebanyakan orang awam tentu melihatnya bukan sebagai sosok wanita cantik. Tingkah anehnya yang diluar kebiasaan orang awam ternyata membuatnya banyak diperbincangkan oleh pengunjung Instagram, hingga kemudian dia menjadi populer seperti sekarang ini. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kepopuleran suatu akun Instagram menjadi media promosi yang menarik bagi produsen maupun toko online untuk memperluas pasar produk maupun jasanya di internet. Hal ini dapat ditemui di akun Mimi Peri yang beberapa postingan-nya menawarkan suatu produk atau jasa dari produsen atau toko online tertentu.

Akun selebgram ternyata tidak harus merupakan akun perseorangan atau pribadi. Beberapa akun Instagram yang menyediakan informasi maupun hiburan yang menarik pun dapat menjadi akun selebgram yang memasarkan produk atau jasa. Bahkan akun-akun ini banyak yang lebih populer daripada akun selebgram lainnya. Sebut saja akun Instagram dagelan, tahilalat, dan masih banyak akun sejenis yang lainnya.

Akun dagelan populer karena memposting informasi-informasi lucu yang dapat membuat pengunjung yang membacanya menjadi terhibur. Akun tahilalat terkenal berkat postingan-nya yang berupa komik strip singkat bergenre komedi yang susah ditebak alur ceritanya dan sering membuat pengunjungnya tertawa. Dua akun tersebut saat ini memiliki pengikut yang jumlahnya mencapai ratusan ribu. Hal ini membuat produsen maupun toko online tertarik untuk memanfaatkan kedua akun tersebut sebagai media promosi produk maupun jasa mereka. Dan ini terlihat dari berbagai postingan kedua akun tersebut yang mem-posting sebuah produk atau jasa tertentu dengan tetap mempertahankan ciri khas akunnya masing-masing. Dagelan biasanya menawarkan suatu produk lewat informasi yang di-posting-nya. Ssedangkan tahilalat kerap berpromosi dengan cara menyelipkan suatu produk pada jalan cerita komiknya.

BACA JUGA:  Begini Cara Hacker Retas dan Curi Ratusan Akun Pengguna Instagram

Jadi, apakah Anda tertarik menjadi selebgram?

Penulis: Luqman Hakim, pemerhati TI

(Artikel ini telah diedit oleh Redaksi It Works tanpa merubah maksud dan makna artikel)

Tags: InstagramSelebgram
Previous Post

Dropship, Bisnis Online Tanpa Modal

Next Post

3 Perusahaan Teknologi Paling Bernilai di Dunia, Siapa Juaranya?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Mudah Mengurus Surat Pindah Domisili secara Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • HUT Ke-13, IPC TPK Perkuat Komitmen TJSL Lewat Program Khitanan Massal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • GWI: Pengguna WeChat Indonesia Meningkat 895%

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkuat Komitmen Green Port, IPC TPK Gelar Uji Emisi Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Zebra dan Salesforce Perkenalkan Solusi POS Ritel Berbasis Cloud di Android

Dari Logistik hingga Limbah Tekstil: Mengubah Wajah Industri Ritel melalui RFID dan Digital Product Passport

Fauzi
30 June 2026 | 16:58

Oleh: Eric Ananda, Country Manager Indonesia, Zebra Technologies Industri pakaian dan tekstil merupakan motor penggerak utama bagi perekonomian Indonesia. Sepanjang...

Mengurangi ‘Biaya Koordinasi’ untuk Implementasi Private AI yang Lebih Efektif

Fauzi
29 June 2026 | 16:31

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera Private AI sering dipahami sebagai pendekatan yang menjaga data dan model tetap berada...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto