ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

5 Kriteria Penting Chatbot Untuk Bisnis

Teguh Imam Suyudi
30 November 2018 | 14:00
rubrik: Business Solution
Tips Agar Merek dan Organisasi Bisnis Sukses Dalam Implementasi Chatbot

Sonny Hastomo, Pendiri dan CEO 3Dolphins

Share on FacebookShare on Twitter

Perilaku konsumen masa kini inginnya serba cepat, termasuk ketika berkomunikasi untuk kepentingan bisnis. Lambat dalam merespons, bisa-bisa bisnis kehilangan peluang. Jika hal ini dibiarkan dalam jangka panjang, bisnis akan ditinggalkan pelanggannya.

Chatting via aplikasi messaging kini adalah sesuatu yang lumrah. Cepat dalam merespons pesan adalah ekspektasi penting dalam komunikasi bisnis. Faktanya, laporan The 2018 State of Chatbots Report: How Chatbots Are Reshaping Online Experiences mengungkap 66% pelanggan lebih memilih messaging dibandingkan channel komunikasi bisnis yang lain.

Berbagai Saluran Komunikasi Bisnis

Perilaku konsumen dalam berkomunikasi inilah yang mendorong bisnis menyediakan fasilitas percakapan dalam digital touchpoints mereka. Lihat saja, website modern kini dilengkapi dengan fitur Live Chat. Bisnis juga membuka saluran komunikasi di aplikasi messaging seperti WhatsApp, Facebook Messenger, LINE dan BBM. Ini semua demi bisa cepat merespons pelanggan.

Pada awalnya, seluruh saluran komunikasi instan itu mengandalkan manusia untuk menangani percakapan. Tapi pertanyaannya, berapa banyak orang  yang dibutuhkan? Apakah jawaban selalu tersedia 24×7,  dengan respons yang cepat seperti yang diharapkan pelanggan? Sebab menurut EConsultancy, sebanyak 79% pelanggan memilih Live Chat karena tidak perlu menunggu.

5 Kriteria Penting Chatbot Untuk BisnisSolusi Kelas Enterprise

Disinilah chatbot berperan, membantu bisnis menangani ribuan pesan yang masuk lewat berbagai saluran komunikasi. Bot memastikan semua pesan dari pelanggan bisa ditangani dengan cepat. Tidak ada lagi peluang yang hilang gara-gara pelanggan menunggu lama.

Setelah kita mengetahui betapa pentingnya chatbot bagi bisnis, apa kriteria yang harus dimilikinya?

Berikut ini adalah 5 pertimbangan utama dalam memilih solusi chatbot yang mampu mendukung bisnis menurut Sonny Hastomo, CEO InMotion:

  1. Dibangun dengan Artificial Intelligence (AI).

Teknologi AI akan membuat chatbot cerdas dan luwes – layaknya manusia- ketika chatting dengan pelanggan. Ini karena di dalam AI terdapat  kemampuan mengolah bahasa. Kemampuan ini dikenal sebagai Natural Language Processing (NLP).  Lewat Machine Learning chatbot juga akan terus belajar sehingga respons-nya semakin baik. Ini karena algoritma untuk menghasilkan percakapan yang cerdas dan luwes juga terus bertambah dan berkembang. Salah satu contoh keluwesan chatbot adalah kemampuannya mengarahkan  percakapan sesuai tujuan awal, walaupun ketika di tengah percakapan pelanggan ngobrol kesana-kemari. Pastikan platform yang dipilih punya fitur NLP, Machine Learning dan algoritma ini.

  1. Hadir multi-channel, terutama di mobile app.
BACA JUGA:  Ancaman Siber Kian Canggih, Ini Strategi AI dari ITSEC Asia di 2025

Artinya bisa hadir di semua platform dan device komunikasi pilihan pelanggan. Chatbot tidak cuma hadir, tetapi juga kualitasnya perlu konsisten di semua channel. Jika tidak, bisnis akan kehilangan pelanggan yang tidak terjangkau oleh chatbot. Bagi bisnis yang sudah punya mobile app, chatbot akan mendongkrak nilai manfaat mobile app di mata pelanggan.  Pastikan solusi chatbot punya Live Chat Widget SDK yang memungkinkan implementasi di multi-channel dengan pengelolaan terpusat.

  1. Bisa bekerja sama dengan human agent.

Sebanyak 43% pelanggan masih memilih berinteraksi langsung dengan manusia, terutama ketika menangani proses yang lebih kompleks. Misalnya ketika membuka rekening tabungan dan perlu melakukan proses KYC (Know Your Customer). Solusi chatbot harus bisa memuluskan proses transisi ini, sehingga human agent bisa melanjutkan percakapan dengan baik.  Human agent tidak perlu menanyakan informasi yang sudah diberikan pelanggan sebelumnya. Akan jauh lebih baik lagi apabila chatbot terintegrasi dengan sistem yang dipakai human agent, seperti Ticket Management System, Omni-Channel Contact Center atau Customer Relationship Management (CRM).

  1. Platform Chatbot terintegrasi dengan proses bisnis.

Ini menyambung poin 3 di atas. Sebagai tools bisnis, platform-nya harus bisa terintegrasi dengan proses bisnis. Integrasi yang paling utama adalah dengan Omni-Channel Contact Center, yakni sistem untuk mengelola komunikasi dengan pelanggan di platform dan device yang mereka sukai. Dalam konteks bisnis, chatbot tidak bisa berdiri sendiri. Ini karena pada dasarnya chatbot adalah saluran saja, proses bisnis-nya dijalankan oleh sistem-sistem bisnis di belakangnya.

  1. Didukung infrastruktur yang handal.

Last but not least. Infrastruktur yang handal akan menjamin ketersediaan walaupun volume percakapan melonjak. Volume interaksi akan meningkat drastis misalnya pada musim-musim tertentu, ada produk yang baru launching, atau terjadi krisis. Apapun metode deployment-nya, apakah melalui cloud atau on-premise, pastikan infrastrukturnya itu berkelas enterprise, dirancang, dibangun dan dikelola untuk enterprise.

BACA JUGA:  Hexnode Tunjuk Ingram Micro Distributor Resmi Solusi Endpoint Management di Indonesia

Kelima hal itu, sudah diterapkan InMotion dalam memberikan solusi Social CRM dan Chatbot AI 3Dolphins kepada sejumlah perusahaan terkemuka di Indonesia seperti, Bank Mandiri, KAI, AXA Mandiri, Bank BTPN, FIF Group, dan Bank Syariah Mandiri.

Baca juga:

Chatbot Hibrid Akan Memimpin Industri Chatbot

 

Tags: 3DolphinsChatbotInMotion
Previous Post

Alasan Para Investor “Ngiler” Lihat Startup di Asia Tenggara

Next Post

Terindikasi Malware, Google Hapus 13 Aplikasi Berbahaya di PlayStore

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: BPOM Bangun Ekosistem Digital Terpadu, Perkuat Pengawasan dari Hulu ke Hilir

TOP Digital Awards 2026: BPOM Bangun Ekosistem Digital Terpadu, Perkuat Pengawasan dari Hulu ke Hilir

Albarsah
2 November 2026 | 13:28

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pemkab Banyuwangi Berdampak Langsung Bagi Masyarakat

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pemkab Banyuwangi Berdampak Langsung Bagi Masyarakat

Fauzi
30 October 2026 | 22:28

TOP Digital Awards 2026: Pupuk Iskandar Muda Pacu Transformasi Digital, Dua Aplikasi Unggulan DELTA dan CORSA Tingkatkan Efisiensi

TOP Digital Awards 2026: Pupuk Iskandar Muda Pacu Transformasi Digital, Dua Aplikasi Unggulan DELTA dan CORSA Tingkatkan Efisiensi

Ahmad Churi
30 October 2026 | 16:49

TOP Digital Awards 2026: Madiun Go AI, Strategi Pemkot Madiun Percepat Transformasi Layanan Publik

TOP Digital Awards 2026: Madiun Go AI, Strategi Pemkot Madiun Percepat Transformasi Layanan Publik

Ahmad Churi
30 October 2026 | 15:37

pengadilan-agama-tuban-transformasi-digital-ai-top-digital-awards-2026

TOP Digital Awards 2026: Pengadilan Agama Tuban Perkuat Layanan Digital Berbasis AI

Teguh Imam Suyudi
29 October 2026 | 08:00

Load More

TERPOPULER

  • TECNO Luncurkan MEGABOOK K15S, Laptop Ryzen 5  Bidik Produktivitas Modern

    TECNO Luncurkan MEGABOOK K15S, Laptop Ryzen 5  Bidik Produktivitas Modern

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Pupuk Iskandar Muda Pacu Transformasi Digital, Dua Aplikasi Unggulan DELTA dan CORSA Tingkatkan Efisiensi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Data Center di Cikarang Terisi Penuh, NeutraDC Siapkan Langkah Ekspansi Infrastruktur AI Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aplikasi Veeka, Bantu Pengguna Temukan Pasangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto