ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Sistem Monitor Emisi PLTU Bisa Tekan Konsumsi Batubara PLN

adam
11 August 2019 | 15:00
rubrik: Business Solution
Sistem Monitor Emisi PLTU Bisa Tekan Konsumsi Batubara PLN

Ilustrasi: Jaringan Pembangkit Listrik (Foto: PLN)

Share on FacebookShare on Twitter

PT PLN (Persero) atau PLN menerapkan teknologi rendah karbon dengan tingkat efisiensi tinggi pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batubara, sehingga mampu mengurangi tingkat konsumsi bahan bakar fosil dan bisa meminimalisasi efek Gas Rumah Kaca (GRK).

Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan PLN, Wanhar mengatakan PLTU berbaham bakar Batubara yang dibangun PLN menggunakan teknologi rendah karbon dengan tingkat efisiensi tinggi (High Efficiency and Low Emmission/HELE), seperti Clean Coal Technology (Super Critical dan Ultra SuperCritical).

“Dengan diterapkannya teknologi efisiensi tinggi dan rendah emisi pada pembangkit listrik tersebut, maka konsumsi bahan bakar fosil akan berkurang. Sehingga, berdampak mengurangi efek GRK, emisi gas buang dan pencemaran lingkungan,” kata Wanhar dalam keterangan resmi PLN, Jakarta, (5/8).

Wanhar menjelaskan jika penerapan sistem monitor emisi tersebut juga berlaku pada PLTU barubara milik swasta yang dikenai tuntutan untuk menurunkan emisi non-GRK. Dia menyebutkan, pemerintah menerapkan ketentuan bagi swasta untuk memasang teknologi pengendalian pencemaran udara (PPU).

Sejauh ini beberapa unit pembangkit swasta telah memasang Flue Gas Desulphurization (FGD) untuk menurunkan kandungan sulfur pada gas buang dan hampir semua PLTU sudah dilengkapi Low NOx Burner.

Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2019-2028 menargetkan penerapan bauran energ pembangkit listrik dengan komposisi Batubara 54,4 persen, energi baru terbarukan (EBT) 23,2 persen, gas alam 22 persen dan bahan bakar minyak 0,4 persen.

Baca: Empat Kota Akan Gunakan Sampah Sebagai Sumber Listrik

Melalui penerapan bauran EBT 23 persen, jelas Wanhar, pemerintah menargetkan penurunan emisi sebesar 137 juta ton karbon dioksida (CO2). Artinya, ada penurunan 28 persen dari skenario tanpa EBT yang bisa mencapai 488 juta ton CO2 pada 2028.

BACA JUGA:  TOP Digital Awards 2022: Upaya PLN Bertransformasi dengan Digitalisasi

Khusus untuk penggunaan Clean Coal Technology pada PLTU Batubara (Supercritical), Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM menghitung bahwa pada 2017 telah berhasil menurunkan emisi GRK sebesar 0,69 juta ton CO2.

Pada 2019 diproyeksikan faktor emisi pembangkit di Indonesia bisa menurun ke level 0,807 tonCO2/MWh. Bahkan, angka itu diupayakan terus menurun hingga pada 2028 menjadi 0,702 ton CO2/MWH.

Wanhar mengungkapkan, berdasarkan RUPTL PLN 2019-2028, kebijakan pengembangan ketenagalistrikan memperhatikan penurunan emisi dan GRK. Kebijakan PLN untuk mendukung target penurunan emisi itu adalah, pertama, dukungan melalui pengembangan EBT ( PLTA /PLTM, PLT Biomassa dan PLTU Gas Buang Industri, B30, B100 dan PLB serta PV rooftop/PLTS Atap).

Kedua, penggunaan teknologi rendah karbon seperti pembangkit USD, Fuel switching (pengalihan BBM ke gas pada PLTG /GU/MG dan penggunaan campuran biofuel pada PLTD) serta upaya efisiensi pembangkit ( CCGT , COgen, Class H Gas Turbine).

Ketiga, mempromosikan penggunaan energy storage, seperti battery, pump storage dan powerbank. Keempat, mengubah kebiasaan penggunaan energi dari pembakaran individual ke jaringan listrik. Misalnya, penggunaan mobil listrik, kompor listrik, kereta listrik, moda tansportasi listrik (MRT dan LRT).

Kelima, mempromosikan penggunaan peralatan listrik yang efisien. Dan keenam, penghijauan dengan target seribu pohon. Per akhir 2018, PLN sudah menanam 34.974 pohon.

Dengan demikian, Wanhar mengklaim pembangkit listrik di Jakarta dan sekitarnya tidak berkontribusi besar bagi pencemaran udara Ibu Kota, karena sebagian besar pembangkit listrik di Jakarta adalah gas alam yang kandungan pencemarannya rendah.

Sementara itu, PLTU Batubara telah dilengkapi dengan continuous emission monitoring system (CEMS) yang berfungsi untuk memonitor emisi secara kontinyu. Kesimpulan ini didasari simulasi perkiraan sebaran konsentrasi emisi yang terdispersi ke atmosfer.

BACA JUGA:  Dorong Transformasi Digital, Sektor Bisnis Filipina Gandeng WIR Group

Simulasi tersebut dilakukan Pusat Penelitian Pengembangan PLN dan dituangkan ke dalam laporan “Kajian Dampak Emisi Pembangkit yang Berpengaruh terhadap Kondis Udara Jakarta” yang diterbitkan pada 7 Februari 2019

Tags: PLN
Previous Post

Bank Mandiri Paparkan Prospek Industri 4.0 ke Nasabah Tajir

Next Post

Ignite the Nation Bangkitkan Semangat Startup Digital

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Naik 30%, Baznas Terus Perkuat Strategi Digital untuk Tingkatkan Pengumpulan Zakat Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Riset: Setengah Contact Centre di Asia Pasifik Akan Adopsi Voice AI di 2023

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2022: Kideco Dorong Digitalisasi Tambang untuk Wujudkan Sustainability Business

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saatnya Berhenti Terjebak di Masa Lalu dan Mulai Membangun Masa Depan IT

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Saatnya Berhenti Terjebak di Masa Lalu dan Mulai Membangun Masa Depan IT

Fauzi
21 July 2026 | 10:51

Oleh: Ashesh Badani, Senior Vice President and Chief Product Officer, Red Hat Kita berada di tengah perubahan mendasar yang membentuk...

CEO Rimini Street, Seth Ravin: Fahami Ekonomi AI Sebelum Gelontorkan Investasi IT

CEO Rimini Street, Seth Ravin: Fahami Ekonomi AI Sebelum Gelontorkan Investasi IT

Ahmad Churi
17 July 2026 | 14:17

Artificial Intelligence (AI) telah menjadi prioritas transformasi digital di berbagai organisasi. Namun, di tengah antusiasme tersebut, banyak perusahaan masih berfokus...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto