Jakarta,ItWorks- Pelopori kerjasama dengan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Kepolisian Negara Republik Indonesia, Gojek berkomitmen tingkatkan keselamatan melalui edukasi preventif tentang keselamatan lalu lintas bagi para driver (pengemudi), sekaligus sebagai upaya memberikan keselamatan penumpang.
Tingginya angka kecelakaan lalu lintas patut menjadi perhatian bersama, di mana berdasarkan data World Health Organization (who), kecelakaan lalu lintas berpotensi merugikan suatu negara sebesar 3% dari Pendapatan Domestik Bruto. Bukan hanya itu, kecelakaan lalu lintas juga menjadi penyebab kematian utama bagi kelompok masyarakat usia muda dan hampir setengahnya merupakan kelompok masyarakat di usia produktif.
Gojek sebagai penyedia layanan on-demand terus mengukuhkan komitmennya untuk mengedepankan keselamatan dan keamanan mitra driver serta penumpang dengan menandatangani nota kesepahaman dengan Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia (Korlantas Polri) terkait upaya menekan risiko kecelakaan lalu lintas. Penandatangan MoU (nota kesepahaman) antara Korlantas Polri dan Gojek yang dilakukan hari ini (25/9), bertepatan dengan peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara, yag dilakukan, di Jakarta.
MoU ini termasuk salah satunya program pelatihan berkendara yang aman dan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) untuk mitra-mitra driver Gojek di seluruh Indonesia. Dengan jutaan mitra driver yang setiap hari melayani ratusan juta pengguna, Gojek menempati posisi strategis untuk berpartisipasi aktif menekan risiko kecelakaan lalu lintas. Termasuk salah satunya program pelatihan berkendara yang aman dan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) untuk mitra-mitra driver Gojek di seluruh Indonesia.
Acara tersebut turut diramaikan dengan penyematan penghargaan dari Korlantas Polri kepada mitra driver Gojek yang tergabung dalam komunitas Unit Reaksi Cepat yang sudah dilengkapi dengan pengetahuan P3K dan aktif berpartisipasi membantu menangani korban kecelakaan lalu lintas. Peserta acara ini pun dengan semangat mengumandangkan bersama yel-yel dari Korlantas Polri “Gojek Aman! Gojek Tertib! Gojek Selamat Sampai Tujuan!”.
“Kami bangga menjadi pemain pertama di industri layanan on-demand yang menjalin kerja sama dengan Korlantas Polri. Kesamaan visi antara Gojek dan Korlantas Polri yang mendasari kolaborasi ini, membuat kami mampu menciptakan standar keamanan tertinggi di industri layanan on-demand,” ujar Co-Founder Gojek, Kevin Aluwi.
Kepala Korlantas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Refdi Andri dalam sambutannya mengatakan, pihaknya mengapresiasi langkah Gojek. Harapannya, keseriusan Gojek menjaga keamanan layanan dapat menjadi teladan bagi pemain di industri sejenis. “Kami melihat Gojek paling serius dalam menjalankan berbagai inisiatif untuk mewujudkan keamanan dan keselamatan layanannya. Untuk kedepannya, Korps kami yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, siap mendukung komitmen Gojek dan mitranya dalam meningkatkan kualitas keselamatan, menurunkan tingkat fatalitas korban laka, membangun budaya tertib berlalu lintas dan memberikan pelayanan prima kepada penumpang,” ujarnya.
Sejak 2015, Gojek menggalakkan TIGA PILAR KEAMANAN di setiap lini layanannya yakni pencegahan, perlindungan serta penanganan yang sigap dan responsif. Kerja sama dengan Korlantas Polri akan difokuskan untuk memperkokoh pilar pencegahan melalui edukasi mitra. Korlantas Polri berkontribusi memberikan pembinaan dan pelatihan bagi mitra driver serta melakukan sosialisasi SMART SIM (Surat Izin Mengemudi).
Gojek telah melaksanakan pelatihan keselamatan berkendara di semua kota operasional utama yang tersebar di 17 provinsi. Dalam penyelenggaraannya, bukan hanya Korlantas Polri, Rifat Driver Labs (RDL) juga turut berkontribusi sebagai pemateri. Selain edukasi, upaya pencegahan atas potensi gangguan keamanan juga Gojek lakukan mulai dari proses perekrutan mitra, sosialisasi Kode Etik Mitra secara terus menerus, dan fitur rating dua arah.
Sebelum bergabung, calon mitra Gojek diwajibkan untuk menyertakan SKCK serta memenuhi syarat minimal kondisi kendaraan. Setelah bergabung, mitra diberikan edukasi tata cara layanan yang aman dan sopan. Sementara, dalam kesehariannya mitra dan pengguna dapat memberikan rating dan mengisi kolom komentar untuk membantu Gojek memonitor perilaku tidak aman. (AC)














