Perusahaan dengan fokus bisnis penyedia infrastruktur telekomunikasi yaitu menempatkan BTS bagi operator telekomunikasi terkemuka di Indonesia, telah menjadikan teknologi informasi (TI) sebagai technology accelerators dalam proses bisnis dan memberikan layanan. Teknologi informasi memainkan peran penting dengan melibatkan pemegang saham, karyawan, vendor, pelanggan, dan kalangan eksternal perusahaan. Dukungan TI yang handal menjadikan perusahaan ini menjadi yang terdepan di bidangnya.
Itulah PT Tower Bersama Infrastruktur Tbk (TBiG) yang mengelola lebih dari 15.000 telecommunication sites dan 26.000 tenancies. Produknya berupa: self support tower, camouflage tower, micro cell phone, in-building solution, dan BTS hotel yang tersebar di seluruh Indonesia.
“Roadmap TI atau tranformasi digital di TBIG telah dimulai sejak tahun 2004 dan dilaksanakan melalui beberapa tahap. Saat ini, kami sedang di periode 2016 sampai dengan 2020 dengan tujuan Transform to Stay Ahead,” kata Li Sie An, Direktur PT Tower Bersama Infrastruktur Tbk di sesi Presentasi dan Wawancara dengan Dewan Juri TOP DIGITAL Awards 2019 di Jakarta, 23 Oktober 2019.
“Sejumlah inisiatif yang telah kami lakukan yaitu penggunaan aplikasi TBiG Mobile, diterapkannya eRecruitment dan eBidding, integrasi aplikasi dan data di front end dan back end solusi, meng-up date teknologi untuk MVC, membangun Networks Access Control dan Command Center System, menggunakan Document Management Solution, dan melakukan kolaborasi data dengan pelanggan,” tambahnya.
Solusi Teknologi Digital TBiG
TBIG telah menerapkan dan memanfaatkan solusi teknologi digital untuk karyawan dengan tujuan meningkatkan produktivitas, operasional vendor, kepuasan di pelanggan, dan ekternal yaitu calon karyawan dan calon vendor.
Untuk karyawan ada solusi TBiG Mobile yang digunakan untuk mengelola kinerja, mobile attendance dengan geo tagging, mobile approval, mobile meeting & event untuk pengelolaan rapat, mobile business trip lengkap dengan geo attendance dan location tracking, dan sistem manajemen dokumen dengan teknologi enkripsi file dan security access.
Solusi TI untuk operasional vendor, ada vendor assigment dengan eBidding, mobile survey dilengkapi geo tracking, vendor administration menggunakan sistem online mulai daru PO hingga invoicing, dan team outsourcing untuk mengelola perjalanan bisnis.
Untuk memberikan kepuasan bagi pelanggan, solusi TI yang digunakan lengkap mulai dari network operation center, system collaboration dengan menggunakan machine to machine collaboration dengan pelanggan, active system sebagai deteksi dini masalah yang dihadapi pelanggan, dan portal untuk customer yang menerapkan self-service untuk mendapatkan informasi masalah yang dilaporkan pelanggan (trouble ticket information).
Untuk calon karyawan, secara online, dapat mendaftar, melengkapi profil, dan melakukan tes. Calon vendor juga dapat melengkapi profil perusahaannya, melakukan registrasi dan melengkapi persyaratan administrasinya.
“Proses pengadaan juga telah memanfaatkan eProcurement untuk meningkatkan efisiensi. Tahapannya meliputi e-Sourcing untuk registrasi vendor, e-Bidding hingga kontrak. Dilanjutkan dengan e-Transaction untuk quantity order, purchasing hingga delivery order. Tahapan berikutnya adalah e-Content, e-Payment untuk invoicing dan yang terakhir manajemen informasi yang tersedia di portal untuk vendor yang memuat evaluasi terhadap vendor dan sistem penanganan keluhan,” kata Li Sie An.














