ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Dirjen Bea Cukai Adopsi Teknologi Blockchain Besutan IBM dan Maersk Tradelens

redaksi
19 February 2020 | 09:00
rubrik: Business Solution
Dirjen Bea Cukai Adopsi Teknologi Blockchain Besutan IBM dan Maersk Tradelens
Share on FacebookShare on Twitter

Bersama A.P. Moller – Maersk serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Indonesia, Kementerian Keuangan, IBM Indonesia mengumumkan kerjasama piloting penggunaan platform ‘TradeLens’ – sebuah platform digital berbasis teknologi blockchain – di Indonesia. Hal ini terlaksana setelah beberapa bulan masa implementasi pertamanya diumumkan pada akhir tahun lalu. Dengan demikian, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Indonesia menjadi lembaga pemerintah ketiga di Asia Tenggara yang menggunakan platform digital berbasis teknologi blokchain.

‘TradeLens’ adalah platform digital perdagangan global yang bisa melacak dan membagikan informasi posisi kontainer secara lebih efisien dan akurat bagi pengguna platform. Platform TradeLens, yang dikembangkan bersama oleh A.P. Moller – Maersk dan IBM, memungkinkan transformasi digital dari proses pengiriman yang berbasis kertas untuk menghasilkan data end-to-end secara instan sekaligus bersifat permanen atau tidak dapat diubah.

TradeLens akan melengkapi layanan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Indonesia dengan alat pelacak otomatis dan permanen. Digitalisasi proses pengiriman yang sebelumnya berbasis kertas yang diselenggarakan TradeLens ini akan menjadikan alur kerja atau workflow menjadi lebih terjaga keamanannya, transparan, efisien, dan sederhana. Selain itu, TradeLens juga memungkinkan pembagian informasi mendekati real-time dari berbagai jaringan milik anggota ekosistemnya.

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Indonesia saat ini berupaya memperluas Ekosistem Logistik Nasional (National Logistic Ecosystem) agar sektor permintaan dan penawaran dari industri logistik bisa berinteraksi dan berkolaborasi secara efektif. Dengan menggunakan sistem yang disebut CEISA 4.0 (Sistem Informasi Cukai dan Otomasi), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Indonesia juga akan memperluas NLE dengan mempertemukan importir dan eksportir agar bisa berkolaborasi dan berbagi informasi dengan penyedia logistik.

Pihak yang berwenang akan menerima data pengiriman sesaat sesudah kontainer meninggalkan pelabuhan keberangkatan. Hal ini akan memberikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai lebih banyak waktu untuk mempersiapkan penerimaan pengiriman barang. Sehingga, pemeriksaan bea cukai untuk mencegah penipuan dan pemalsuan menjadi lebih efisien serta menyeluruh. Selain itu, proses pencatatan penerimaan cukai menjadi lebih konsisten dan transparan.

BACA JUGA:  Organisasi Dengan Pendekatan Zero Trust Lebih Baik Menangani Pelanggaran Data

Agus Sudarmadi, Direktur Informasi Kepabeanan dan Cukai mengatakan, “Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menggunakan solusi blockchain ini untuk menyederhanakan proses perdagangan, membuat proses dokumentasi menjadi lebih otomatis, dan meningkatkan kerjasama serta komunikasi antar pihak. Dengan konsep Collaboration Application Programing Interface [API], semua kegiatan logistik termasuk pengiriman barang menggunakan angkutan truk, pergudangan, dan pengiriman barang melalui laut baik skala kecil maupun besar di tingkat domestik dan global, serta pembagian informasi, bisa dilakukan sekaligus melalui satu platform – IBM TradeLens.”

“Rantai pasokan adalah faktor penting dalam mengelola biaya logistik dan biaya logistik Indonesia relatif lebih tinggi dibandingkan dengan negara lain di Asia Tenggara. TradeLens akan membantu memberikan visibilitas, prediktabilitas, dan keamanan lebih lanjut kepada kami dan akan menjadi aset nyata untuk memfasilitasi perdagangan dan transportasi. Selain itu, kami berharap ini bisa menjadikan Indonesia sebagai gerbang logistik dan transportasi pilihan di Asia Tenggara. Hal ini juga akan membantu kami dalam memfasilitasi perdagangan dan mempromosikan sistem logistik nasional sekaligus berkontribusi pada pengembangan ekonomi nasional. Tentunya sembari memenuhi standar terbaru yang ditetapkan oleh World Customs Organisation (WCO) atau Organisasi Pabean Dunia, ” tambah Agus Sudarmadi.

Tan Wijaya, Presiden Direktur IBM Indonesia mengatakan, “Kami bangga dapat berkolaborasi dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Indonesia untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing di sektor logistik, baik di tingkat domestik maupun internasional. Kami percaya bahwa TradeLens dan penerapan teknologi blockchain dalam berbagai bentuk akan menguntungkan semua pemangku kepentingan di seluruh ekosistem logistik dan mendorong modernisasi perdagangan secara menyeluruh di berbagai tingkatan. Kami juga berharap industri lain akan segera menyadari pentingnya adopsi teknologi blockchain yang bisa membantu pelaku bisnis dalam mendefinisikan kembali keterkaitan mereka di pasar melalui peningkatan kepercayaan, transparansi, dan kolaborasi baru.”

BACA JUGA:  Kuliah Umum di UNDIP, Bea Cukai Ajak Mahasiswa Fahami Cukai

“TradeLens membawa transparansi dan digitalisasi perdagangan ke tingkat yang baru. Hal ini merupakan sebuah contoh tentang bagaimana teknologi membantu meningkatkan efisiensi di sektor yang telah dikelola dengan cara yang sangat tradisional di sebagian besar negara di dunia. Saya sangat senang bahwa Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Indonesia memelopori perubahan ini dengan bekerja sama dengan IBM dan Maersk dalam membawa TradeLens ke Indonesia. Saya pun sangat yakin bahwa Direktorat Jenderal Bea dan Cukai akan menjadi agen perubahan, yang membawa efisiensi dan transparansi perdagangan ke tahap selanjutnya di Indonesia,” ujar Erry Hardianto, Managing Director, Indonesia dan Filipina, A.P. Moller – Maersk.

Nilai pengiriman barang lintas perbatasan internasional mencapai lebih dari USD 16 triliun setiap tahunnya dan sekitar 80 persen diantaranya dikirim melalui laut. Prosedur pengiriman berbasis kertas menyebabkan sejumlah kendala yang dirasakan di seluruh rantai pasokan global, termasuk informasi yang tidak konsisten dan tidak akurat, keterlambatan, dan gangguan (karena pengecekan manual dan input data). Berbagai kendala lainnya adalah ketidakmampuan untuk memberikan penilaian risiko yang menyeluruh, promosi yang kompleks, komunikasi antar pemangku kepentingan yang tidak efisien dan mahal, serta kurangnya transparansi. (Fauzi)

Tags: Bea CukaiIBM
Previous Post

Pendapatan Dikalahkan Telkomsel, Erick Minta Telkom Lebih Kreatif Cari Bisnis Model Terbaru

Next Post

LAPAN dan PTDI Kembangkan Pesawat N219 versi Amfibi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Angkasa Pura Dorong Penerapan AI Efektif & Efisien Selaras Prinsip GCG

TOP Digital Awards 2026: Angkasa Pura Dorong Penerapan AI Efektif & Efisien Selaras Prinsip GCG

Fauzi
17 September 2026 | 23:06

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

Fauzi
11 September 2026 | 22:31

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

Ahmad Churi
11 September 2026 | 22:27

MSI Group Kembali Gelar Ajang Corporate Rating TOP Digital Awards 2026

MSI Group Kembali Gelar Ajang Corporate Rating TOP Digital Awards 2026

Fauzi
10 September 2026 | 13:18

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Belanja di Indomaret Kini Bisa Bayar Pakai QRIS Melalui Aplikasi DANA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sstt, Ini Varian Paket JITU 1 dari IndiHome

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • POCO X3 NFC Resmi Dirilis, Ini Spesifikasi Lengkap dan Harganya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aplikasi DOCUDigital BKN untuk Tingkatkan Layanan Mutasi Kepegawaian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

Ahmad Churi
2 September 2026 | 10:17

ItWorks.id- Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mendorong penguatan peran fungsional sandiman dalam menghadapi kejahatan siber yang semakin kompleks dan...

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Fauzi
31 July 2026 | 16:00

Oleh: Sergio Gago, Chief Technology Officer (CTO), Cloudera Di tengah lanskap teknologi yang semakin terkonsolidasi saat ini, segelintir penyedia teknologi...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto