ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Bekerja Fleksibel, Teknologi dan Rasa Kesepian di Tempat Kerja

Ahmad Churi
26 February 2020 | 17:01
rubrik: Expert
Bekerja Fleksibel, Teknologi dan Rasa Kesepian di Tempat Kerja

Lars Wittig, VP Sales ASEAN, S. Korea, IWG

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Lars Wittig, VP Sales ASEAN, S. Korea, IWG


Akhir-akhir ini dunia seakan baru tersadar akan epidemi sunyi yang tengah melanda masyarakat: rasa kesepian. Meskipun awalnya diabaikan, media telah menaruh perhatian besar terhadap hal ini, dan pemerintah tengah mencoba mencari jalan keluar untuk mengatasinya.

Bahaya dari rasa kesepian bukan hanya soal tidak memiliki kegiatan, namun hal tersebut bisa menimbulkan masalah fisiologi seperti penyakit hati, stroke, dan dementia. Bahkan kesepian juga menimbulkan dampak mendasar pada cara kita bekerja dan baik tidaknya performa kita. Rasa kesepian saat bekerja dapat membuat orang menjadi kurang produktif, dan cenderung membuat lebih banyak kesalahan.

Teknologi dan Bekerja Dengan Waktu Fleksibel

Sama seperti bagaimana hal berikut ini memberikan dampak dan menyebabkan kesepian di kehidupan sosial kita, teknologi adalah kontributor terbesar penyebab kesepian di tempat kerja. Email, LINE, WhatsApp dan aplikasi berbagi pesan sosial media lainnya, telah menghapus interaksi pribadi dan koneksi. Satu-satunya kelemahan adalah semua itu kebutuhan dari dunia bekerja modern.

Namun, ada kecenderungan yang meningkat di antara para pegawai, dimana mereka lebih suka mengirim pesan kepada rekan kerja ketimbang jalan menuju bilik kantornya untuk bertanya secara langsung. Hal ini khususnya bisa menjadi situasi yang sulit bagi anggota staf kerja yang baru, yang harus berusaha lebih berani untuk bertanya pada rekan kerjanya secara langsung.

Meskipun masih dalam perdebatan, telah dilakukan observasi bahwa faktor lain yang memiliki kontribusi pada rasa kesepian dalam dunia kerja adalah bekerja dengan waktu fleksibel (flexible working). Bekerja dengan waktu fleksibel (apa pun bentuknya), telah digadang-gadang mampu memberikan kesempatan untuk bepergian, bekerja dari rumah, dapat disesuaikan dengan jadwal komitmen lainnya yang dimiliki, dan tentu saja fleksibilitas.

BACA JUGA:  Telah Hadir, Wadah Pengguna Teknologi ERP di Indonesia

Namun hal itu juga membatasi interaksi pribadi kita. Email, SMS, dan panggilan telepon tiba-tiba menjadi kebutuhan saat bekerja dari jarak jauh, dan jam kerja yang fleksibel mengarah pada keterbatasan waktu di kantor. Hasilnya, siapa pun dapat tiba-tiba menjadi terputus dari pekerjaannya (bahkan bila mereka sedang bekerja untuk diri mereka sendiri).

Cara Mengatasi


Mengingat kita menghabiskan sepertiga dari Minggu kita di tempat kerja, kita layak untuk merasa bahagia dan hadir sepenuhnya di kantor. Ada banyak cara untuk mencoba dan membuat pegawai Anda merasa diikutsertakan dan tidak merasa terisolasi di tempat kerja.

Mengorganisir acara makan siang dan pergi bersama setelah jam pulang kantor adalah cara yang baik untuk mengumpulkan semua orang bersama-sama dan membantu mengakrabkan karyawan baru dan lama. Tentu tidak harus selalu mengadakan acara sosial untuk membuat orang merasa di rumah.

Penting juga untuk memastikan staf merasa diikutsertakan dalam pekerjaan mereka . Ini bisa berupa apa saja, mulai dari ucapan terima kasih, email pujian untuk pekerjaan mereka, atau hanya sekadar mengundang mereka untuk berbagi ide mereka dalam sebuah pertemuan. Pegawai Anda seharusnya tidak hanya mendapatkan masukan ketika mereka melakukan sesuatu yang salah.

Dan ini seharusnya tidak hanya diterapkan pada mereka yang secara fisik hadir di kantor. Menunjukkan sedikit perhatian bagi pegawai jarak jauh Anda memang lebih sulit, tapi tetap penting. Tindakan sederhana dapat menciptakan hubungan yang langgeng, seperti mengirim email untuk memberikan selamat kepada mereka atas proyek tertentu, menanyakan apakah mereka mampu mengelola beban kerja mereka, dan mengundang untuk minum kopi untuk berbincang-bincang dengan tim.

Tags: IWG
Previous Post

Fortinet Umumkan FortiOS 6.4 yang Difokuskan untuk Otomatisasi

Next Post

BSN Resmikan Kantor Layanan Teknis Bandung

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soundcore Rilis Aeroclip, Earbuds Open-Ear dengan Desain Clip-On

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BSN Akan Selenggarakan “E-Bike Ride” di Semarang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BP Batam Berkomitmen Terus Perkuat Infrastruktur untuk Daya Tarik Investasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AMD Luncurkan Komputasi Full-Stack untuk Era Agentic AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Dari Token Beralih ke Kepercayaan: Memelihara, Mengelola, dan Mengamankan AI ke Tahap Produksi

Dari Token Beralih ke Kepercayaan: Memelihara, Mengelola, dan Mengamankan AI ke Tahap Produksi

Fauzi
23 July 2026 | 14:19

Oleh: Abhas Ricky, Chief Business Officer dan General Manager of Applied AI, Cloudera Organisasi di seluruh Asia Pasifik, termasuk Indonesia,...

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Saatnya Berhenti Terjebak di Masa Lalu dan Mulai Membangun Masa Depan IT

Fauzi
21 July 2026 | 10:51

Oleh: Ashesh Badani, Senior Vice President and Chief Product Officer, Red Hat Kita berada di tengah perubahan mendasar yang membentuk...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto