ItWorks- Di tengah wabah virus Corona atau Covid-19 melanda, roda pemerintahan tetap harus berjalan dalam rangka pembangunan. Dalam hal ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang banyak mengandalkan sarana pra saran infrastruktur digital yang telah diaplikasikan di Tangerang Live Room (TLR) yang merupakan pusat komando Smart City Pemkot Tangerang.
Dalam rangka meningkatkan koordinasi, baru-baru ini jajaran Pemkot Tangerang menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2021 secara virtual dengan memanfaatkan Aplikasi Zoom Cloud Meeting. Musrenbang yang biasanya dilakukan di aula besar, kini dilakukan secara virtual, narasumber dan peserta Musrenbang hanya memantau video dengan sistem dua arah seperti video conference.
Dalam kesempatan itu, Walikota Tangerang Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah menegaskan, rencana pembangunan di Kota Tangerang tahun 2021 menitik beratkan pada tiga prioritas. “Ada tiga fokus pembangunan yaitu, peningkatan daya saing sumber daya manusia, peningkatan daya saing infrastruktur perkotaan, serta peningkatan daya saing ekonomi daerah,” papar Walikota yang memimpin Musrenbang lewat video conference di Tangerang LIVE Room, sebagaimana dilansir melalui web resminya, baru-baru ini.
Arief juga menjabarkan, capaian pembangunan yang diraih pada tahun sebelumnya, tentu saja belum menjawab secara tuntas permasalah masyarakat yang bergerak dinamis. “Untuk itu saya berharap seluruh program yang direncanakan di 2021 agar diarahkan pada kebutuhan masyarakat berdasarkan skala prioritas,” tegasnya.
Pihaknya menilai skala prioritas Kota Tangerang saat ini ialah bagaimana Kota Tangerang mampu merecovery dirinya dari wabah corona. Utamanya adalah warga yang terdampak corona yang harus benar-benar dibantu dan difasilitasi, dengan kita siapkan pembangunan dari sisi sosial, ekonomi, dan fisik baik yang sifatnya makro maupun mikro. “Kita berdoa dan berusaha bersama agar wabah ini bisa segera berakhir, semoga program kegiatan yang kita diskusikan bisa memberikan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.
Pada senin (13/4), Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah didampingi wakilnya Sachrudin dan Sekda Kota Tangerang Herman Suwarman, juga mengikuti Rapat Terbatas Koordinasi Penanganan Covid-19 Provinsi Banten yang dilakukan lewat video conference, di Ruang Akhlakul Karimah, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.
Ratas tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Banten Wahidin Halim dan diikuti seluruh jajaran Forkopimda dan kepala daerah di Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.
Pemkot Tangerang juga telah menyiapkan berbagai sarana prasana kesehatan jelang PSBB di Kota Tangerang. Terdapat 27 rumah sakit yang menyediakan 380 ruang isolasi dan dilengkapi 50 unit ventilator, dengan 86 dokter spesialis yang terdiri dari dokter paru, penyakit dalam dan anak yang sudah membuat gugus tugas di masing-masing rumah sakit.
Selain itu, RSUD Kota Tangerang juga dipersiapkan untuk menjadi rujukan Covid-19 dengan kapasitas 160 tempat tidur. Kemudian ada bebebapa RS yang kapasitas tempat tidurnya ditambah diantaranya RS Annisa 16 unit, RS Mayapada 40 unit, RS EMC 26 unit, RS Awal Bros 26 unit, dan RS Ar-Rahmah 30 unit. (AC)














