ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Studi Ungkap Temuan Penting Terkait Transformasi Digital di Asia Pasifik

Fauzi
14 July 2020 | 15:00
rubrik: Digital
Empat Alasan Indonesia Bisa Jadi Negara Ekonomi Digital Terbesar

Ilustrasi, Image: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Hasil studi berkaitan dengan transformasi digital di Asia Pasifik telah diungkap baru-baru ini. Hal itu setelah Red Hat mengumumkan hasil penelitian Harvard Business Review Analytic Services yang mengeksplorasi perjalanan transformasi dan inovasi di Asia Pasifik (APAC).

Studi Dengan berjudul “Understanding APAC’s Success in Digital Transformation,” ini melakukan survei terhadap 143 eksekutif bisnis dari berbagai industri, termasuk jasa keuangan, TI, dan sektor manufaktur di Asia Pasifik.

Dari studi ini terungkap bahwa perusahaan-perusahaan di Asia Pasifik telah menerapkan transformasi digital sebagai strategi, tidak hanya untuk menunjang pertumbuhan tapi juga untuk mempertahankan kelangsungan hidup bisnisnya.

Perbedaan Asia Pasifik dalam hal efektivitas transformasi digital itu diwujudkan dalam bentuk manfaat bisnis penting bagi perusahaan-perusahaan di kawasan itu, termasuk membantu perusahaan-perusahaan tersebut menghadirkan produk dan layanan baru ke pasar lebih cepat dari perusahaan-perusahaan serupa di tingkat global.

Sajeeve Bahl, vice president and head, Services, Red Hat APAC, mengungkap banyak perusahaan sekarang mendapat tekanan untuk menghadirkan produk dan memberi kepuasan kepada pelanggan secara efisien dan gesit.

“Perusahaan-perusahaan di Asia-Pasifik telah menjadi teladan dalam mendorong transformasi digital berbasis teknologi untuk mendukung perubahan budaya. Sehingga mereka dapat mengadopsi prinsip-prinsip open source, seperti kolaborasi, inklusivitas, dan transparansi. Dengan menggabungkan open source tools itu, mereka dapat memiliki cara baru dalam bekerja untuk mempercepat inovasi dan mempertahankan daya saing,” lanjutnya.

Adapun temuan penting laporan tersebut meliputi:

  • Sebanyak 95% eksekutif di APAC mengatakan transformasi digital semakin penting selama 18 bulan terakhir.
  • Sebanyak 80% pemimpin bisnis di APAC menyatakan perubahan budaya dan modernisasi teknologi sebagai dua hal yang sama pentingnya di dalam transformasi digital.
  • Sebanyak 40% eksekutif di APAC mengatakan mereka mengembangkan dan menghadirkan aplikasi-aplikasi baru di pasar lebih cepat dibandingkan dengan 23% eksekutif di bagian dunia lain.
BACA JUGA:  Gelar RAKERNAS 2025, APJATEL Tegaskan Komitmennya Terhadap Transformasi Digital Nasional

Para eksekutif di APAC menilai perubahan budaya menjadi hal terpenting dari tiga soko guru modernisasi, bersama dengan teknologi dan proses bisnis. Sehingga kalau diabaikan akan menjadi hambatan yang signifikan terhadap keberhasilan transformasi.

Responden survei menyatakan bahwa budaya perusahaan sekarang termasuk faktor-faktor seperti kolaborasi (44%), inklusivitas (42%), kemampuan beradaptasi (41%), dan transparansi (40%).

Studi ini juga mengungkapkan perusahaan-perusahaan yang ingin berhasil melakukan transformasi digital perlu mendukung inisiatif perubahan budaya mereka di samping berupaya memodernisasi infrastruktur dan arsitektur aplikasi mereka. Dengan menggabungkan dua inisiatif tersebut, perusahaan-perusahaan di APAC dapat:

  • Mengadopsi metode integrasi/penyediaan berkelanjutan, yang dianggap vital oleh 75% responden
  • Dengan cepat mengembangkan dan menghadirkan aplikasi baru (40%)
  • Merespons permintaan pelanggan dengan cepat (39%)
  • Meng-update sistem dengan efisien (39%)
  • Mengontrol biaya pemeliharaan (maintenance) (39%)

Para eksekutif di APAC punya gagasan yang jelas tentang di mana mereka harus berinvestasi selama 12 hingga 18 bulan ke depan dalam rangka mempertahankan momentum transformasi digital.

Mereka berencana untuk berinvestasi di bidang artificial intelligence (AI) dan machine learning (40%), serta meningkatkan pengeluaran mereka untuk berinvestasi aplikasi-aplikasi bisnis berbasis cloud sebesar 8% dan tool otomatisasi proses bisnis sebesar 6%. (Fauzi)

Image credit: Shutterstock

Tags: Red HatTransformasi Digital
Previous Post

Mau Bikin SPT Cepat dan Mudah? Cobalah Secara Online

Next Post

HappyFresh Kini Hadir di Bukalapak

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Andalkan JOSS, PA Sidoarjo Optimalkan Layanan untuk Pencari Keadilan

TOP Digital Awards 2026: Andalkan JOSS, PA Sidoarjo Optimalkan Layanan untuk Pencari Keadilan

Albarsah
5 November 2026 | 16:16

TOP Digital Awards 2026: PELNI Tancap Gas Transformasi Digital, AI Jadi Kunci Efisiensi dan Layanan

TOP Digital Awards 2026: PELNI Tancap Gas Transformasi Digital, AI Jadi Kunci Efisiensi dan Layanan

Mi’roji
4 November 2026 | 15:41

TOP Digital Awards 2026: Kemenkeu Perkuat Transformasi Digital melalui SPBE, Integrasi Sistem, dan Tata Kelola Data

TOP Digital Awards 2026: Kemenkeu Perkuat Transformasi Digital melalui SPBE, Integrasi Sistem, dan Tata Kelola Data

Agus Haryanto
4 November 2026 | 12:32

TOP Digital Awards 2026: BPOM Bangun Ekosistem Digital Terpadu, Perkuat Pengawasan dari Hulu ke Hilir

TOP Digital Awards 2026: BPOM Bangun Ekosistem Digital Terpadu, Perkuat Pengawasan dari Hulu ke Hilir

Albarsah
2 November 2026 | 13:28

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pemkab Banyuwangi Berdampak Langsung Bagi Masyarakat

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pemkab Banyuwangi Berdampak Langsung Bagi Masyarakat

Fauzi
30 October 2026 | 22:28

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peta Roadmap 5G Smartfren di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Andalkan JOSS, PA Sidoarjo Optimalkan Layanan untuk Pencari Keadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: PELNI Tancap Gas Transformasi Digital, AI Jadi Kunci Efisiensi dan Layanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • APJATEL Perkuat Kolaborasi, Dorong Akselerasi Infrastruktur Digital Indonesia di Era AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Lenovo Tunjuk Presiden Motorola Mobility Baru

Lenovo Tunjuk Presiden Motorola Mobility Baru

Fauzi
5 November 2026 | 14:38

ItWorks.id - Lenovo mengumumkan penunjukan Amar Babu sebagai Mobile Business Group General Manager and Motorola Global President, efektif mulai 1...

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto