Mengacu hasil riset terbaru dari Counterpoint Research Market Monitor, Realme menegaskan bahwa perusahaan terus bergerak menjadi merek dengan pertumbuhan tercepat di kawasan Asia Tenggara.
Dalam laporan itu Realme disebut tumbuh 141% Year-on-Year dan 64% Quartal-on-Quartal dan meraih 13% pangsa pasar. Meskipun pasar smartphone Asia Tenggara menurun 19% Year-on-Year di tengah wabah COVID-19, Realme melanjutkan pertumbuhan pesatnya dan menjadi salah satu dari Top 5 merek smartphone di semua pasar utama Asia Tenggara (Kamboja, Indonesia, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam).
Mengomentari pertumbuhan yang diraih Realme, Abhilash Kumar – Research Analyst dari Counterpoint mengatakan strategi penyaluran yang tepat, pemasaran yang efektif, dan produk value for money di semua rentang harga membantu realme mengatasi penurunan pasar.
“Pandemi COVID-19 mengarahkan konsumen ke platform penjualan online di mana realme memiliki kehadiran yang kuat. Inisiatif inovatif seperti pengiriman tanpa perlu bersentuhan langsung dengan pelanggan selama wabah membantu realme menjaga momentum offline juga. Selain itu, realme telah proaktif dalam meluncurkan model baru secara online tanpa ada penundaan. Ditambah dengan kampanye media sosial dan pemasaran dari mulut ke mulut yang kuat, merek ini telah memposisikan dirinya dengan kuat, terutama di antara segmen profil usia yang lebih muda,” lanjut Kumar.
Realme mengklaim bahwa kesuksesan mereka bukan hanya soal harga, tapi juga soal nilai. Realme berkomitmen untuk menghadirkan teknologi paling canggih dalam segmen harga yang sesuai kepada konsumennya. Sejalan dengan target konsumennya, Realme adalah “Popularizer of 5G”, menjadikan salah satu merek smartphone pertama yang memiliki kemampuan 5G ke dalam produknya, seperti Realme X50 Pro 5G.
Untuk tantangan selanjutnya, Realme berencana untuk mengambil alih pasar AIoT dan memperkenalkan lebih dari 100 produk AIoT pada tahun 2021 untuk para konsumen.
“Kami telah membuktikan dalam dua tahun bahwa merek baru juga dapat memiliki peluang, tetapi ini baru permulaan. Ada banyak kemungkinan lainnya di masa depan. Semangat Dare to Leap akan menemani kami untuk terus maju bersama-sama,” ungkap Sky Li, Founder and CEO Realme. (Fauzi)














