Hyundai-Kia Motors, perusahaan otomotif asal Korea Selatan, memperluas perjanjian dukungannya dengan perusahaan teknologi Rimini Street, untuk perangkat lunak Oracle Database hingga mencakup seluruh perusahaan afiliasi dan kantor cabangnya di luar negeri.
Mengutip siaran pers, Kamis, 17/9, Hyundai-Kia Motors beralih dari Oracle ke Rimini Street Support pada tahun 2019, lalu meningkatkan perjanjian karena layanan dukungan yang disediakan Rimini Street.
“Kami memutuskan untuk memperluas layanan dukungan Rimini Street yang ultra responsif hingga mencakup perusahaan afiliasi dan kantor cabang di seluruh dunia, agar kami dapat melanjutkan penghematan biaya dan SDM TI kami di lokasi-lokasi tersebut dapat lebih fokus pada inisiatif strategis perusahaan,” kata Hee-gon Kim, Head of Cloud Technology Team, Hyundai-Kia Motors.
Dengan penghematan waktu, biaya, dan sumber daya ini, Hyundai-Kia Motors dapat menginvestasikan hasil penghematan biaya dukungan dan pemeliharaan yang cukup signifikan ke dalam pendanaan proyek-proyek inovasi.
Salah satunya adalah mobil otonom serta konektivitas dan elektrifikasi kendaraan guna mendorong pertumbuhan di tengah persaingan sengit pasar otomotif.
“Kami dapat memanfaatkan penghematan sumber daya ini untuk mengembangkan inovasi teknis mutakhir seperti mobil otonom dan pengembangan mobil listrik, yang mendorong pertumbuhan kami di tengah persaingan pasar produsen otomotif,” jelas Hee-gon Kim.
Awalnya, Hyundai-Kia Motors memilih Rimini Street untuk dukungan Oracle Database yang diberikannya karena biaya pemeliharaan dan dukungan mengambil porsi yang cukup besar dari keseluruhan anggaran operasional TI.
Perusahaan kemudian menambah layanan dukungan lain di luar perangkat lunak Oracle Database melalui Rimini Street Support hingga mencakup 20 perusahaan afiliasi dan kantor cabangnya di seluruh dunia yang tersebar di Amerika Serikat, Amerika Selatan, Eropa, and Timur Tengah.
Rimini Street memberikan dukungan kepada klien Oracle Database di seluruh dunia melalui implementasi mulai dari satu server hingga ekosistem besar dan kompleks yang melibatkan ribuan sistem pengelola basis data (database instance) skala global.
Untuk tiap klien, Rimini Street menugaskan seorang Primary Support Engineer (PSE) yang didukung tim ahli fungsional dan teknis yang rata-rata berpengalaman 15 tahun menangani sistem perangkat lunak perusahaan sesuai dengan milik klien.
Baca: Inilah 10 Startup Sosial Asal Indonesia Pemenang Hyundai Startup Challenge














