Deteksi Covid-19, Diskominfo Kota Tangsel Gunakan Aplikasi Mata Tangsel

Penulis redaksi
TOP DIGITAL Awards 2020

Reporter: Agus Haryanto

Editor: Teguh Imam S.

Salah satu cara untuk memutus rantai penularan virus Corona Covid-19 adalah dengan melakukan deteksi atau tracking secara masif penyebaran virus ini di masyarakat. Dengan tracking maka akan dapat diketahui orang-orang yang sudah terpapar Covid-19, untuk selanjutnya dapat dilakukan tindakan isolasi atau pengobatan. Kegiatan deteksi atau tracking itu haruslah dapat dilakukan dengan mudah, cepat, dan akurat.

Itulah yang sudah dilakukan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Tangerang Selatan dengan mengembangkan aplikasi Mata Tangsel. Aplikasi ini digunakan melalui smartphone atau telepon pintar untuk mendeteksi orang-orang yang terindikasi telah terinfeksi virus Corona Covid-19. Dengan demikian, penyebaran virus Covid-19, khususnya di wilayah Kota Tangsel dapat diketahui dan dicegah.

Demikian dijelaskan Sekretaris Dinas Kominfo Kota Tangsel, TB Asep Nurdin, saat sesi Wawancara dengan Dewan Juri TOP DIGITAL Awards 2020 yang diselenggarakan secara online oleh Majalah IT Works, di Jakarta, Senin (19/10/2020).

Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Tangerang Selatan saat sesi Wawancara dengan Dewan Juri secara online di ajang TOP DIGITAL Awards 2020 yang digelar Majalah IT Works, Jakarta, Senin (19/10/2020). Foto: IT Works.

Aplikasi berbasis mobile ini digunakan oleh Dinas Kesehatan Kota Tangsel atau petugas kepada setiap orang yang ingin masuk ke ruang publik atau tempat umum, seperti perkantoran pemerintahan atau swasta dan pusat perbelanjaan, untuk mengidentifikasi suspect Covid-19.

Identifikasi dilakukan menggunakan teknologi face recognition yang terintegrasi dengan database suspect yang ada di Lawan Covid-19.

Baca: TOP DIGITAL Awards 2019: Pemkot Tangerang Selatan Sediakan Berbagai Aplikasi TI Lewat Single Domain

“Kami memiliki aplikasi Mata Tangsel untuk melakukan tracking suspect atau mengecek kondisi seseorang terkait virus Covid-19,” kata Asep Nurdin.

Menurutnya, aplikasi ini sangat valid dalam mendeteksi kondisi tubuh seseorang. Pasalnya, orang-orang yang di-tracking menggunakan aplikasi ini dapat dengan tepat diketahui status kesehatannya karena sesuai dengan database yang ada di Pemkot Tangsel.

“Cara kerja aplikasi ini, dengan mengarahkan handphone ke wajah si pengunjung, kemudian data akan muncul dan dibandingkan dengan database kami yang ada di Lawan Covid-19” jelas Asep Nurdin.

“Dengan cara seperti itu, penyebaran Covid-19 dapat langsung dicegah, karena kita bisa mengidentifikasi orang-orang yang positif atau orang dalam pengawasan. Supaya orang dimaksud tidak masuk ke area perbelanjaan atau kantor-kantor,” pungkasnya.

Baca: Pemkot Tangsel Perluas Gerai Disdukcapil

BACA JUGA

Leave a Comment