
Reporter: Abdullah Suntani
Editor: Teguh Imam S.
Listrik yang kita gunakan sehari-hari dihasilkan dari satu proses panjang. Mulai dari kegiatan menghasilkan energi listrik di fasilitas pembangkitan, kemudian disalurkan melalui jaringan yang luas terbentang di seluruh penjuru Tanah Air. Kita tinggal menikmati saja energi listrik itu, yang hadir di berbagai tempat seperti rumah dan perkantoran.
Tapi tahukah kita bahwa agar listrik itu dapat dihasilkan, memerlukan kegiatan pengoperasian pembangkit listrik yang harus dilakukan dengan handal. Karena sedetik saja, misalnya, satu pembangkit listrik terganggu operasinya, yang disusul oleh pemadaman listrik di suatu daerah maka dampaknya akan luar biasa terhadap kegiatan masyarakat dan bisnis. Jadi tidak salah jika bisnis pengoperasian dan pemeliharaan pembangkit listrik dinilai memegang peran penting bagi kehidupan – tidak ada bidang kehidupan yang tidak membutuhkan listrik.
Bicara soal jasa operasi dan pemeliharaan unit pembangkit listrik di Tanah Air tidak bisa lepas dari kiprah PT Pembangkitan Jawa Bali Services atau disingkat PJB Services. Perusahaan ini, yang merupakan anak perusahaan PT Pembangkitan Jawa Bali, didirikan untuk memenuhi kebutuhan lini bisnis dalam memberikan jasa operasi dan pemeliharaan unit pembangkit listrik.
“Kami termasuk PLN Grup, yaitu anak perusahaan PT PJB yang merupakan anak perusahaan PT PLN,” kata Surya Hardhiyana Putra, Manajer Teknologi Informasi PJB Services dalam acara Presentasi dan Wawancara dengan Dewan Juri TOP DIGITAL Awards 2020 secara online yang diselenggarakan oleh Majalah IT Works di Jakarta, Kamis, 22/10/2020.
”Visi kami adalah menjadi perusahaan pengelola pembangkit listrik dan energi berkelanjutan yang terpercaya,” jelas Surya kepada Dewan Juri TOP DIGITAL Awards. Dalam kaitan pemanfaatan Teknologi Informasi Digital, ia mengatakan bahwa PJB Services telah memanfaatkannya secara optimal.
“Dalam pengelolaan pembangkitan listrik, kami telah melakukannya secara digital, juga sebagai jawaban atas hadirnya era Industri 4.0. Digitalisasi itu sudah kami lakukan dalam beberapa tahun terakhir di lingkungan internal maupun eksternal perusahaan,” Surya menjelaskan.
“Apalagi di saat Pandemi Covid-19 saat ini, kami juga telah melakukan serangkaian terobosan berbasis TI untuk kelangsungan bisnis perusahaan agar tetap eksis dan produktif,” ungkapnya.
Tata Kelola TI
Dalam pelaksanan proses digitalisasi itu, PJB Services memiliki dan menjalankan serangkaian Tata Kelola dan Kebijakan TI sebagai panduan agar selaras dengan visi dan misi perusahaan. “Di Struktur Organisasi TI, maka Divisi TI di PJB Services menjadi Driver dalam menjalankan transformasi korporat untuk menjamin keberlangsungan atau sustainability perusahaan di era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity),” jelas Surya.
Ia melanjutkan bahwa IT Master Plan perusahaan diarahkan kepada, pertama, pengembangan solusi TI yang selaras dengan kebutuhan bisnis PJB Services di masa depan. Kedua, pengembangan Arsitektur Basis Data menggunakan teknologi Enterprise Service Bus. Ketiga, pengembangan Data Warehouse sebagai backbone dari data science di PJB Services. Terakhir, penguatan keamanan Teknologi Informasi dalam rangka menghadapi era teknologi 4.0.

Digitalisasi di PJB Services
Secara singkat konsep digitalisasi Jasa OM (Operation & Management) yang dijalankan PJB Services ada di pertama, Kantor Pusat yang menjalan fungsi Planner dan Analytical. “Di kantor pusat ada Divisi OM, Satuan Enjinering, para Expert yang akan memberikan rekomendasi, improvement yang perlu dilakukan hingga memberikan supervisi technical support ke unit pembangkitan listrik,” jelas Surya.
“Proses di Kantor Pusat melibatkan penggunaan Data Lake yang datanya berasal dari unit pembangkitan listrik yang dikelola PJB Services, yang kemudian diolah menggunakan Data Analytical yang hasilnya ditampilkan dalam Dashboard,” tambahnya.
Kedua, digitalisasi di masing-masing Unit pembangkit listrik dengan jumlah 18 unit yang tersebar di seluruh Indonesia. “Di sini hanya menjalankan fungsi Eksekusi yaitu Operasi Pemeliharaan, Unit Eksekusi, dan Rekomendasi yang diberikan Kantor Pusat. Prosesnya menggunakan Logsheet dan EAM System yang di-input ke DCS, OPC, PC Collector Unit yang Data-nya kemudian ditransfer ke Kantor Pusat,” Surya memaparkan.
Dalam mewujudkan digitalisasi itu, salah satu yang dilakukan PJB Services adalah mengembangkan sejumlah solusi TI.
“Peran TI sangat kami perlukan untuk menjangkau unit-unit pembangkit listrik yang tersebar di penjuru Tanah Air, sehingga bisa menjadi efektif dan efisien dalam pengoperasiannya. Dengan peran teknologi yang cepat dan akurat bisa memuaskan pelanggan dan para mitra kami,” ungkapnya.
Saat ini, PJB Services mengelola 35 unit pembangkit listrik dengan total kapasitas 5.273 MW.
“Dalam pengelolaan pembangkitan listrik, kami telah melakukannya secara digital, juga sebagai jawaban atas hadirnya era Industri 4.0. Digitalisasi itu sudah kami lakukan dalam beberapa tahun terakhir di lingkungan internal maupun eksternal perusahaan.”
Surya Hardhiyana Putra, Manajer Teknologi Informasi PJB Services
Solusi Bisnis Unggulan
Dalam kesempatan ini juga, Rido Desanda, Kepala Satuan Perencanaan Korporat dan Penanggung Jawab TI PJB Services memaparkan bahwa pihaknya telah menggunakan sejumlah solusi bisnis di internal dan eksternal.
“Di internal, kami telah memanfaatkan Enterprise Service Bus (ESB) yaitu model arsitektur yang digunakan untuk mendisain dan mengimplementasikan komunikasi antara program aplikasi dalam Service Oriented Architecture (SOA). Ini berbasis Web dan Mobile, telah diimplementasikan tahun 2018 hingga 2020,” jelas Rido.
“Kemudian ada juga Infrastruktur TI Berbasis Container Aplikasi, yakni container yang memberikan isolasi pada level aplikasi dengan memanfaatkan beberapa komponen yang ada pada sistem operasi induk, sehingga diharapkan dapat menghemat penggunaan resource yang secara langsung dapat menekan biaya investasi TI. Ini ada di DC dan DRC, dikembangkan sendiri oleh Tim TI PJBS mulai tahun 2019 sampai 2020.”
Rido juga menjelaskan untuk solusi yang diimplementasikan di Eksternal/Klien/Mitra Perusahaan, PJB Services memiliki Comando (Condition Monitoring & Data Operation) yaitu tools untuk memonitor kondisi unit pembangkit berdasarkan data operasi yang diambil dari DCS, EAM dan Logsheet dalam bentuk Data.
“Data-data unit pembangkit inilah yang kemudian ditransfer ke PJBS Data Lake di kantor pusat untuk dianalisa dan ditampilkan lewat Dashboard,” kata Rido. Dashboard itu akan menampilkan informasi kondisi real time dari Performance Monitoring, Boiler Pressure Balance, Boiler Combustion Compliance, dan Efficiency Monitoring.”
Solusi Bisnis di Era New Normal
Terkait solusi bisnis di era New Normal, PJB Services telah mengembangkan ESS (Employee Self Service) Presence untuk mencatatkan kehadiran karyawan secara mandiri, baik untuk yang WFO, WFH atau SWFH.
“Jadi kita (absensi) menggunakan mobile apps, tidak menggunakan absensi bersama. Itu kan salah satu tempat penularan kalau menggunakan finger print. Ini (aplikasi) untuk melakukan self assessment kondisi karyawan, apakah ada gejala sakit atau lain-lainnya. Ini (aplikasi) juga bisa dilakukan untuk WFO, WFH, SWFH,” jelas Surya
Aplikasi lainnya adalah E-Marketing untuk menjangkau lebih banyak pelanggan, sekaligus melakukan branding terhadap produk-produk PJB Services.”Kami mengembangkan konsep e-marketing, dengan memanfaatkan kanal-kanal digital seperti e-commerce dan juga sosial media.
Lalu, Video Conference, solusi untuk menyelenggarakan rapat di era New Normal. Pemanfaatan video conference di PJB Services juga untuk mendukung kegiatan audit dan OMS atau Online Monitoring Supervisory of Work Execution.
Terakhir, E-Logsheet, aplikasi yang digunakan untuk menggantikan peran logsheet manual yang paper based. Dengan adanya e-logsheet, maka cukup satu kali melakukan entry, data langsung tersimpan di database.
Aplikasi Services
Masih banyak aplikasi services lain yang digunakan PJB Services yang berada di masing-masing unit kerja yaitu di Direktorat Keuangan , Direktorat Niaga, Direktorat HC, Direktorat OM, Direktorat Proyek, Sekper, dan Satuan Pendukung.
PJB Services juga telah mengembangkan Power Xellence, satu platform digital layanan produk yang dihadirkan untuk memberikan solusi operasional dan pemeliharaan pusat pembangkit listrik.














