
Reporter: Agus Haryanto
Editor: Teguh Imam S
Pemerintah Daerah Kota Ambon (Pemkot Ambon) ingin mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien berbasis teknologi informasi (TI). Untuk itu, Pemkab Ambon menetapkan 7 program prioritas. Dan selaras dengan 7 (tujuh) program prioritas dimaksud khususnya program ke-5 yaitu Ambon Cerdas, maka diwujudkan Program Ambon Smart City (Kota Cerdas).
“Dalam implementasi Ambon Smart City, salah satu solusi unggulan yang kami hadirkan bagi warganya adalah aplikasi berbasis android Ambon@ccess.,” kata Joy R. Adriaansz, Kadis Komunikasi Informatika dan Persandian, Kota Ambon dalam sesi Penjurian saat TOP DIGITAL Awards 2020 yang berlangsung secara daring, Rabu, 4 November 2020.
“Dari sekian banyak aplikasi yang ada, kami integrasikan menjadi satu aplikasi yang namanya Ambon@ccess. Sehingga memudahkan masyarakat, sebab dengan satu aplikasi mereka bisa melakukan banyak kegiatan. Aplikasi ini dikembangkan tahun 2019 hingga tahun 2020,” tambahnya.

Joy melanjutkan, dengan memberikan layanan melalui teknologi digital ini, Pemkot Ambon ingin menciptakan Kota Ambon sebagai Smart City, dengan memberikan berbagai kemudahan bagi masyarakat seperti: mendapatkan informasi Kota Ambon, melakukan transaksi keuangan seperti pembayaran pembelian, marketplace, serta layanan pemerintah seperti pengaduan, perpajakan, dan perijinan.
“Melalui aplikasi Ambon@ccess, pengguna dapat menerima manfaat langsung lewat 6 fitur: Pertama, bisa melakukan pembayaran secara online, kedua bisa mengetahui informasi publik. Ketiga mengetahui event kota, dan keempat memiliki berita terkini tentang Ambon. Kelima, belanja online. Dan terakhir, layanan pemerintah Kota Ambon dalam satu aplikasi. Kesemuanya itu ada digenggaman dengan sekali klik saja,” klaim Joy.
“Layanan Pengaduan adalah fitur terbaru. Di dalamnya tersedia “Layanan List Pengaduan”, “Lapor Pengaduan”, dan “Panic Button”, ungkapnya.
Kepada dewan juri, Joy menjelaskan, ke depannya, Ambon@acces akan semakin lengkap dengan menghadirkan fitur:
Layanan Kependudukan/Dukcapil meliputi, “Registrasi”, “Perpanjangan”, serta “Perubahan Masalah Kependudukan.”
Layanan Pajak berupa, “”Lapor Pajak”, “Data Pajak”, dan “Bayar Pajak”,
Layanan Perijinan berupa, “Perpanjangan Perijinan.”
Solusi lain yang telah dihadirkan Pemkot Ambon adalah Simak, Layanan Administrasi Kependudukan di Kelurahan/Desa berbasis TI dalam rangka mendukung program Pemkot Ambon menuju Smart City dan juga sebagai model layanan di era New Normal.
“Serta sejumlah aplikasi lain yang tersebar di OPD Pemkot Ambon.”
Joy memaparkan jumlah aplikasi yang dikelola dan dikembangkan Pemkot Ambon hingga tahun 2020, “20 Aplikasi Daerah, 12 Aplikasi, 11 Website. Jumlah OPD pengelola aplikasi 33, terdiri dari 13 OPD di tahun 2019, dan 22 Kelurahan di tahun 2020. Jumlah OPD pengelola website sebanyak 11. Integrasi aplikasi lewat Ambon@ccess.”
Baca: TOP DIGITAL Awards 2019: Tiga Strategi Pemkot Ambon Jadi Smart City














