ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Accenture Paparkan Tren Teknologi Utama Yang Perlu Diantisipasi Selama Tiga Tahun Mendatang

Ahmad Churi
8 April 2021 | 21:05
rubrik: Research
Accenture Paparkan Tren Teknologi Utama Yang Perlu Diantisipasi Selama Tiga Tahun Mendatang
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, ItWorks- Dengan makin meluasnya kesenjangan digital di masa pandemi, ‘Pakar Perubahan’ akan menentukan masa depan. Menurut Accenture Technology Vision 2021 yang didapat dari riset, kepemimpinan menjadi sangat penting di saat semua bisnis menjadikan teknologi sebagai andalan.

Pada hari Rabu, 7 April 2021, Accenture di Indonesia menyelenggarakan Media Briefing untuk laporan Technology Vision tahunan yang ke-21, bertajuk “Leaders Wanted: Masters of Change at a Moment of Truth”. Laporan tersebut memprediksikan tren teknologi paling signifikan yang akan diterapkan perusahaan untuk dapat menguasai perubahan selama tiga tahun kedepan.

Media Briefing dipandu oleh Kher Tean Chen, Country Managing Director, Accenture in Indonesia dan Retno Kusumawati, Managing Director of Technology, Accenture in Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Kher Tean Chen, Country Managing Director, Accenture in Indonesia, mengungkapkan pandemi global menekan tombol percepatan yang sangat besar ke masa depan. Banyak organisasi memutuskan untuk menggunakan teknologi dengan cara-cara yang luar biasa agar bisnis dan komunitasnya tetap berjalan – dengan kecepatan yang tadinya mereka anggap tidak mungkin.

“Pandemi global mendorong perusahaan untuk melakukan percepatan ke masa depan. Banyak perusahaan termasuk di Indonesia memutuskan untuk menggunakan teknologi dengan cara-cara yang luar biasa, dengan kecepatan yang tadinya mereka anggap tidak mungkin, agar bisnis dan komunitasnya tetap berjalan,” papar Kher Tean Chen dalam keterangan tertulis yang dilansir dalam rilis pers, baru-baru ini.


Sementara itu Retno Kusumawati – Managing Director of Technology, Accenture in Indonesia, mengatakan, dalam kondisi seperti sekarang, perusahaan perlu memikirkan kembali bagaimana aplikasi dikembangkan dan diterapkan, serta bersaing pada arsitektur teknologi agar lebih gesit dan fleksibel. “Faktanya, hampir semua eksekutif (95%) di Indonesia menyatakan bahwa arsitektur teknologinya menjadi sangat penting demi kesuksesan perusahaan mereka secara keseluruhan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Vivo Perkuat Inovasi Teknologi Melalui 9 Pusat Pengembangan dan Riset di Dunia


Accenture melakukan survei ke lebih dari 6.200 pemimpin bisnis dan teknologi untuk laporan Technology Vision, dan 92% mengungkapkan bahwa perusahaan mereka berinovasi karena dorongan dan keharusan untuk bertindak tahun ini. Dan 91% eksekutif setuju bahwa untuk menguasai pangsa pasar di masa depan, berarti perusahaan mereka harus menetapkan pasar itu sendiri.


Untuk membentuk masa depan, perusahaan harus menjadi penguasa perubahan dengan menerapkan tiga kunci yang sangat penting. Pertama adalah kepemimpinan teknologi. Berakhirnya era dimana hanya ada fast follower, perubahan yang berkesinambungan bersifat permanen. Pemimpin masa depan adalah mereka yang menaruh teknologi di lini depan strategi bisnisnya.

Kedua, pemimpin tidak menunggu kenormalan yang baru,mereka akan menata ulang, membangun realitas baru menggunakan pola pikir dan model yang sangat berbeda secara radikal. Terakhir, pemimpin akan mengemban tanggung jawab yang lebih besar sebagai masyarakat global, mendesain dan mengaplikasikan teknologi terencana untuk menciptakan dampak positif yang lebih besar, daripada hanya untuk perusahaannya demi menciptakan dunia yang lebih berkelanjutan dan inklusif.

Dalam kesempatan ini juga dipresentasikan lima tren teknologi utama yang perlu diatasi oleh perusahaan di Indonesia selama tiga tahun ke depan, di antaranya:

Stack Strategically: Architecting a Better Future

Era baru kompetisi industri telah dimulai – dimana perusahaan bersaing dalam mendesain sistem IT mereka. Namun, membangun dan menggunakan susunan teknologi yang paling kompetitif, berarti berpikir berbeda tentang teknologi. Sehingga strategi bisnis dan teknologi menjadi tidak bisa dibeda-bedakan. 95% eksekutif di Indonesia percaya bahwa kemampuan organisasi mereka untuk membangkitkan nilai bisnis akan meningkat berdasarkan keterbatasan dan kesempatan dari desain teknologinya.

Mirrored World: The Power of Massive, Intelligent, Digital Twins

BACA JUGA:  Riset Akamai: Melonjak 73%, Aplikasi Berbasis AI Sebabkan 51 Miliar Serangan Web di APJ


Pemimpin sedang membangun Digital Twins yang cerdas untuk menciptakan model nyata pabrik, rantai pasokan, siklus produk, dan lainnya. Menyatukan data dan kecerdasan yang mewakili dunia fisik di ruang digital akan membuka kesempatan baru untuk beroperasi, berkolaborasi, dan berinovasi. 65% eksekutif yang mengikuti survei memperkirakan bahwa invesitasi digital organisasi mereka untuk kembar digital yang cerdas akan meningkat selama tiga tahun ke depan.

I, Technologist: The Democratization of Technology


Kapabilitas yang luar biasa sekarang tersedia untuk siapa saja di seluruh fungsi bisnis, membuat lapisan akar rumput menjadi bagian dari strategi inovasi perusahaan. Sekarang, setiap karyawan dapat menjadi inovator, mengoptimalkan kerja mereka, memperbaiki masalah, dan menjaga bisnis tetap dekat dengan kebutuhan baru dan yang terus berubah. 88% eksekutif percaya bahwa demokratisasi teknologi menjadi sangat penting agar dapat memantik inovasi di seluruh organisasi mereka.

Anywhere, Everywhere: Bring Your Own Environment

Satu pergeseran tenaga kerja terbesar dalam satu masa membuat bisnis harus memperluas batasan tentang perusahaan. Ketika orang dapat “membawa suasana kerjamu sendiri”, mereka mempunyai kebebasan untuk bekerja dengan baik dari mana saja – baik itu di rumah, di kantor, di bandara, kantor mitra, atau tempat lainnya.

Dengan model seperti ini, pemimpin dapat memikirkan kembali tujuan bekerja di setiap lokasi dan mendorong kesempatan untuk membayangkan kembali bisnis mereka di dunia ini. 81% eksekutif setuju bahwa organisasi terdepan di industrinya akan mulai bergeser dari pendekatan tenaga kerja ‘Bawa Perangkatmu Sendiri’ menjadi ‘Bawa Suasana Kerjamu Sendiri’.

From Me to We: A Multiparty System’s Path Through Chaos

Permintaan untuk menelusuri kontak, pembayaran lancar, dan cara-cara baru membangun kepercayaan menjadi fokus penting dari apa yang belum berhasil dilakukan oleh ekosistem perusahaan yang telah ada. Sistem multipihak dapat membantu bisnis memiliki daya lenting dan kemampuan beradaptasi yang lebih baik; membuka cara-cara baru untuk mendekati pasar; dan menetapkan standar baru yang mengedepankan ekosistem untuk industrinya.

BACA JUGA:  Studi Cisco: Model Kerja Hibrida Bikin Kualitas Kerja Meningkat


Sebanyak 92% eksekutif di Indonesia yang berpartisipasi dalam survei menyatakan bahwa sistem multipihak akan membuat ekosistem mereka mampu membangun fondasi yang lebih tahan banting dan mudah beradaptasi untuk menciptakan nilai baru bersama dengan mitra organisasi. (AC)

Tags: Accenture Paparkan Tren Teknologi
Previous Post

Xiaomi Tebar Promo di Ajang Mi Fan Festival 2021

Next Post

Mulai 9 April, Pendaftaran Sekolah Kedinasan Dibuka Lewat Portal sscan.bkn.go.id

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SailPoint Perkuat Keamanan Identitas AI Melalui Integrasi dengan Claude Compliance API

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Acer Rilis Jajaran Laptop Aspire AI Copilot+ PC dan All-in-One Terbaru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Umumkan Core Compute Regions Baru, Jaringan Cloud Akamai Paling Tersebar di Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto