Huawei menegaskan diri sebagai salah satu perusahaan teknologi yang terus berusaha untuk semakin dekat dengan konsumen. Selain itu, Huawei juga telah bekerja sama dengan partner dan developer untuk lebih mengembangkan Huawei Mobile System dan ekosistemnya. Seiring dengan itu, Huawei Indonesia mempersembahkan pencapaian terbarunya di pasar Indonesia melalui HUAWEI Developer Day 2021.
HUAWEI Developer Day (HDD) adalah platform yang dirancang oleh HUAWEI untuk melakukan komunikasi yang lebih mendalam dengan para developer. Platform ini merupakan wadah bagi para pengembang untuk meningkatkan kemampuannya dalam memberikan pelayanan dan mendekatkan mereka dengan tren industri terbaru terkait perangkat seluler. Melalui acara ini, Huawei juga memberikan pembaruan tentang bagaimana membangun dan mengembangkan ekosistemnya di Indonesia sejalan dengan HarmonyOS yang baru saja diluncurkan serta bagaimana hal ini diproyeksikan guna memajukan gaya hidup cerdas para konsumen Huawei.
“Masyarakat Indonesia kini dapat semakin terhubung. Sebagai brand yang terus berusaha memberikan terobosan terbaru, Huawei telah melangkah untuk berperan dalam memberdayakan developer dan memfasilitasi mereka dengan kemampuan yang diperlukan dalam membangun ekosistem yang cerdas.” ungkap Patrick Ru.
Perluas HMS Core 6.0, Harmony OS, dan HUAWEI AppGallery
Melalui HUAWEI Developer Day yang diselenggarakan tahun ini, Huawei mengungkapkan bahwa ekosistem HMS atau Huawei Mobile Services telah diperbarui dengan kapabilitas terbarunya di HMS Core 6.0, yang tentunya didukung dengan HarmonyOS2 dan fitur yang tersertifikasi Huawei Developer Programme. HMS Core merupakan sebuah perangkat yang komprehensif dengan kapabilitas terbuka yang mendukung para developer untuk menghasilkan pengembangan yang efisien, cepat, serta monetisasi secara fleksibel.
Struktur layanan seluler pada HMS Core 6.0 menawarkan one-point akses, dimana dapat mendukung pendistribusian global secara efisien dan cerdas untuk seluruh salurannya. Saat ini, ekosistem pada HMS menduduki peringkat ke-3 di dunia dengan lebih dari 550 juta pengguna aktif, 4.5juta pengembang yang telah terdaftar, serta lebih dari 141.000 aplikasi yang telah terintegrasi. Struktur kerja terbaru yang dimiliki HMS Core 6.0 dan firmware HarmonyOS 2.0 bertujuan untuk mempermudah pengembang aplikasi dalam menerapkan sekaligus cara bagi Huawei dalam menawarkan ekosistem yang beragam kepada konsumen.
HMS Core 6.0 menawarkan kemampuan yang melingkupi 7 domain, yaitu 3D Modelling, AV Pipeline, Audio Editor, Video Editor, dan 5G Modern.
Melalui HUAWEI Developer Day, Huawei juga memberikan update terkait HUAWEI AppGallery. Sebagai aplikasi terbesar ketiga di pasar global, HUAWEI AppGallery tentu mengedepankan pengalaman global serta lokal bagi pengguna. Aplikasi teratas di seluruh APAC sudah tersedia di HUAWEI App Gallery. Hingga Q2 2021, HUAWEI AppGallery memiliki 550 juta pengguna aktif bulanan, 141 ribu aplikasi terintegrasi dengan HMS, dan 4,5 juta developer yang telah terdaftar.
Partner untuk Berkembang
Dalam sesi bersama para partner seperti BCA, Vidio, dan Bluebird, para partner tersebut telah berbagi pengalaman mereka dalam bergabung dengan Huawei Mobile System Ecosystem serta pembahasan terkait dengan apa yang akan dilakukan selanjutnya bersama dengan Huawei.
Untuk BCA, terdapat beberapa aplikasi yang telah mengadopsi HMS, seperti BCA Mobile, Sakuku, eBranch BCA, dan myBCA. BCA Mobile telah dirilis di AppGallery sejak Februari 2020, dan mulai mengadopsi HMS Kit pada Maret 2020. Hingga pada Desember 2020, BCA Mobile telah mencapai 1 juta pemasangan di AppGallery. Hal ini menunjukkan pemanfaatan HMS merupakan langkah penting bagi mitra kerja untuk mendapatkan audiens yang lebih luas dan guna untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang tentunya telah menjadi bagian dari ekosistem Huawei.
Sementara itu, Vidio, sebagai salah satu layanan streaming video terkemuka di Indonesia, sekaligus menjadi mitra HMS sejak awal dan terus berkolaborasi bersama Huawei dalam berbagai kampanye pemasaran, termasuk peluncuran HUAWEI terbaru, yaitu MatePad T10 Kids Edition dan HUAWEI Matepad 11. Setelah meluncurkan aplikasi di HUAWEI AppGallery. Sementara itu, Vidio telah mengalami peningkatan 1,8 juta tayangan setiap bulannya di AppGallery. Jumlah rata-rata pengunduhan setiap bulannya juga turut meningkat 30x, dan tingkat konversi turut meningkat hingga 969%. Ke depannya, Vidio dan Huawei berencana untuk mengadakan kembali kampanye dengan perangkat lainnya yang akan segera diluncurkan melalui HUAWEI Vision (Smart TV).
Untuk BlueBird, proses integrasi yang dilakukan dengan HMS telah berjalan sempurna karena memiliki struktur kode yang serupa antara Google Mobile Service dan Huawei Mobility Service (HMS). Dengan dukungan yang responsif dan andal, Huawei telah membantu BlueBird dalam menghadapi tantangannya. BlueBird telah mengimplementasikan 5 HMS Kit yang dilakukan hanya dalam waktu 10 hari, yang membuktikan bahwa adopsi HMS dapat dilakukan dengan cepat. Selanjutnya, kolaborasi antar BlueBird dengan Huawei akan dilanjutkan dengan merilis versi baru aplikasi BlueBird, yang terintegrasi dengan lebih banyak HMS Kit dan dapat menjelajahi navigasi pada perangkat Huawei Wearables.
“Kami selalu mengutamakan kepentingan pelanggan kami sebagai landasan dari setiap desain, pengembangan produk, dan pengalaman yang kami berikan. Kami tetap berkomitmen untuk menawarkan pengalaman teknologi terbaik kepada konsumen yang didukung oleh inovasi terdepan di industri, mulai dari produk dan perangkat lunak hingga layanan kami. Melalui inisiatif ini, kami berharap dapat menciptakan dunia yang sepenuhnya terhubung dan cerdas bagi pelanggan kami di Indonesia, dimana mereka dapat menikmati efisiensi dan kenyamanan yang dibawa oleh kehidupan AI yang mulus. Kami senang bahwa kami bersama dengan jutaan konsumen kami dari seluruh dunia dapat merangkul masa depan, pada hari ini,” tutup Patrick.














