Jakarta, ItWorks- Dibangun oleh tim IT internel (PT. Asuransi Raksa Pratikara), aplikasi digital Raksa Anywhere yang diimplementasikan tahun 2021, kian jadi solusi andalan dalam menunjang operasional perusahaan di tengah pandemi Covid-19 dan era kenormalan baru (new normal) ini. Dengan aplikasi ini, marketing bisa membuat penawaran, input data polis dan lainnya melalui web based secara online dari mana dan kapan saja, sehingga bisa mendukung kinerja usaha dan layanan perusahaan bisa tetap optimal.
Sebagai perusahaan asuransi swasta nasional independen yang telah berdiri sejak tahun 1975, Asuransi Raksa terus memantapkan posisi dan daya saingnya dengan inovasi dan terobosan strategi baru dalam bisnis. Di antaranya melalui pengembangan sistem teknologi informasi, baik diinternal manajemen maupun produk dan layanan pelanggan.
Di intenal di antaranya melalui pengembangan Enterprise Resource Palanning (ERP), aplikasi sistem keuangan, integrasi data, HR dan lainnya. Demikian juga terkait produk dan layanan pelanggan melalui system aplikasi Customer Relationship Management (CRM). Terutama untuk memudahkan proses untuk mengelola interaksi perusahaan dengan calon pelanggan maupun pelanggan eksisting. Software CRM digunakan untuk mengelola, mengotomatisasi, dan mensinkronisasi sales, marketing, dan customer service.
Saat ini portfolio terbesar di Asuransi Raksa berada di lini bisnis produk Auto, dimana pencapaiannya mencapai 70% dari total portfolio bisnis. Perusahaan mempunyai layanan seperti Raksa Gold Club, Raksa Silver Club, Raksa Mobile Club, Raksa Raksa Quick Service, Derek 24 Jam, Hotline 24 Jam, Miss Raksa dan proses klaim mudah, cepat dan akrab (MUCAK).
Dalam upaya mengembangkan dan mendukung pengembangan core bisnis di kelas auto ini, perusahaan secara berkelanjutan terus mengembangkan platform digital untuk bisnis retail melalui penjualan di website RaksaOnline, Direct Selling dan Sales Point. Terkait pelanggan, perusahan juga menyediakan layanan klaim digital, survey digital untuk memudahkan nasabah dalam melakukan penutupan polis asuransi dan pengajuan klaim.
Demikian diungkapkan Martin Kristianto Kusuma, S, Kom, Direktur Digitalisasi PT. Asuransi Raksa, saat presentasi dan wawancara penjurian “Top Digital, Awards 2021” secara daring, (15/11/2021) lalu. Tahun ini PT. Asuransi Raksa terpilih dan masuk di tahap wawancara penjurian TOP Digital Awards 2021. Kegiatan ini merupakan kegiatan corporate rating atau ajang penilaian untuk penghargaan di bidang IT dan Telco atau teknologi digital yang diberikan kepada perusahaan/ instansi pemerintahan yang dinilai berhasil dalam hal implementasi dan inovasi pemanfaatan teknologi digital. Terutama dalam upaya meningkatkan kinerja, daya saing, layanan pelanggan, maupun layanan masyarakat di tengah pandemi covid-19 dan new normal. Kegiatan ini diselenggarakan oleh majalah ItWorks, bekerja sama serta didukung oleh beberapa asosiasi dan Lembaga konsultan IT & TELCO di Indonesia.
Dalam presentasinya berjudul “Everything Digital”, Martin Kristianto Kusuma memaparkan banyak hal terkait inisiasi dan inovasi aplikasi, serta terobosan baru untuk mendukung percepatan transformasi digita di PT Asuransi Rakasa. Terutama dalam rangka mendukung kinerja operasional dan memudahkan layanan pelanggan berbasis online sistem. Hal in juga selaras visi dan misi perusahaan, di antaranya “menjadikan perusahaan asuransi independen dan profesional untuk memberikan nilai yang optimal kepada pemangku kepentingan”. Di samping itu juga misi untuk pelayanan yang berkualitas kepada setiap nasabah melalui inovasi berkesinambungan yang selaras dengan perkembangan zaman.
“Pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini menjadi katalis bagi perubahan sosial, ekonomi, bisnis, dan bahkan perilaku konsumen yang menuntut industri asuransi juga harus melakukan perubahan dalam skala besar yang mungkin tidak dibayangkan sebelumnya. Karena itu, kami juga mengambil langkah besar melalui transformas digital ini. Apalagi ditambah dengan terjadinya transisi generasi milenial ke generasi Z dan juga fakta masa depan digital sudah menjadi keharusan sekaligus sebagai kesiapan memasuki era industri 4.0. Ini juga sejalan dengan komitmen kuat dari pucuk pimpinan kami, Bapak Edy M.Ak., AAI-K, CRGP sebagai Direktur Utama Asuransi Reaksa,” tambah Irwan Bunjamin, S. Kom ., Kepala Divisi IT Asuransi Rakasa yang juga ikut presentasi dalam penjurian ini. Turut hadir secara virtual di antaranya, Sylvia Wulandari: Kepala Bagian Internal Audit & Compliance, Dony Andrianto: Officer, Chairul Widjaja: Kepala Bagian IT OS, serta Regie Samuel: Officer.
Ditambahkan sesuai IT masterplan yang telah dibuat, pengembangan dan inovasi IT di Asuransi Raksa dilakukan dengan selalu berupaya menerapkan teknologi–teknologi terbaru, baik di bagian software, hardware, maupun sekuriti untuk kestabilan sistem yang sudah berjalan serta mengurangi ketergantungan terhadap pihak luar dalam proses perkembangannya. Selain itu digitaliasi juga dilakukan sesuai dengan peraturan OJK, sekaligus untuk corporate complienace untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para pelanggan atau nasabah. “Misalnya dalam mengembangkan Contigency plan, maka dibuat Mirroring Data Backup di dua lokasi kantor yang berbeda dengan Kantor Pusat dengan jarak >200km antar ketiga kantor tersebut. Penerpaan Mirroring Data Backup bertujuan untuk menjamin continuitas operasional perusahaan yang disebabkan oleh gangguan seperti Kebakaran, Gempa Bumi, Banjir, termasuk juga serangan hacker. Sehingga ini bisa menambah kenyamanan pelanggan,” ujarnya.
Adapun beberapa solusi dan strategi digital yang jadi andalan dalam beberapa tahun belakangan, di antaranya Raksa Anywhere, E-HRD, Underwriting Approval Apps, Marketing Activity Apps, B2B / Digitalisasi Bisnis, Mirroring / DRC, Keamanan TI : 2FA, Cisco Security, Big Data / IoT : DataWarehouse, Cloud App : SFTP server, RaksaOnline, Foto survey, serta aplikasi penunjang yang sebagian sudah dibangun sejak beberapa tahun lalu, baik oleh tim internal maupun vendor.
Ditegaskan, aplikasi Raksa Anywhere antara lain dilatarbelakangi adanya tuntutan industri asuransi yang kian dinamis di era digital, dimana model bisnis perusahaan asuransi yang berbasis saluran-saluran distribusi konvensional menjadi tidak relevan lagi. Apalagi adanya tantangan baru munculnya perusahaan-perusahaan rintisan berbasis digital yang menambah serunya persaingan di industri ini.
“Fenomena ini membuat perubahan model bisnis dan menuntut adanya pengembangan teknologi yang mampu memberikan customer experience yang unik, termasuk sistem dan pola operasional yang relevan dengan IT System. Karena itu kami terus perkuat solusi digital, di antaranya Raksa Anywhere dengan beberapa fitur unggulan. Di antaranya untuk sistem pencatat aktivitas marketing, data nasabah, prospek klien dan hal-hal lain yang berkaitan dengan marketing dan informasi pasar. Marketing dapat menginput polis, membuat penawaran (quotation), membuat renewal polis dan mengakses informasi mengenai data statistik loss ratio serta informasi nasabah lainnya. Manfaat bagi perusahaan, ini memudahkan monitoring analisa dan review aktivitas staf marketing dalam rangka meningkatkan produktivitas kinerja karyawan. Karena berbasis web dan online system, sehingga ini sangat membantu perusahaan mempertahankan kinerja operasional dan bisnis di saat pandemic ini,” terangnya.
Untuk mendukung pola kerja baru dan juga works form home (WFH), juga dikembangkan aplikasi E-HRD berbasis web (web based) dan Apps. Aplikasi ini dapat diakses di smartphone, untuk absensi setiap karyawan termasuk geolocation, pengajuan dan approval absensi lembur, cuti, absen corection dilakukan secara online. Manfaat atau dampak untuk Perusahaan : Mengetahui demografi, produktivitas dan data statistik dari karyawan Raksa.
“Dengan penerapan digitalisasi seperti (EHRD, Digital Survey, Digital Approval, UW Digital Approval) dimana seluruh data sudah tercatat dalam bentuk digital, ini juga memudahkan perusahan untuk Analisa data untuk dikelola lebih lanjut untuk kepentingan perusahaan, seperti peningkatan pengalaman pelanggan (customer experience”, ujarnya di depan tim dewan juri, di antaranya: Lim Kurniawan -Founder Awasome Business Consulting, DR. Dede Mulyanan -Akademisi dan ICT Consultans), Sofi Suryasnia -Akademisi Unpad (Universitas Padjajaran -Bandung) yang dipandu moderator Ahmad Churi -Managing Editor ItWorks. (AC)














