ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

BPPT Ubah Sampah Menjadi Energi Listrik

Ahmad Churi
11 February 2016 | 07:29
rubrik: Indeks, Telco
BPPT Ubah Sampah Menjadi Energi Listrik
Share on FacebookShare on Twitter

IMG_1074 okeJakarta, Itech- Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)  melalui tim lingkungan merekomendasi dari aspek teknologi untuk membuat sampah menjadi energi listrik dengan proses termal  yaitu dengan menggunakan alat bernama Inicinerator. Incinerator adalah alat pembakar sampah secara organik. Dari pembakaran itu maka bisa dihasilkan energi pembangkit listrik. Sayangnya, energi yang dihasilkan kecil hanya 30kwh per ton sampah.

“Alat tersebut dapat mengubah sampah menjadi abu dan gas sisa hasil pembakaran, partikulat, dan panas. Sampah setelah menjadi gas kemudian harus dibersihkan dahulu dari polutan. Hal itu dilakukan sebelum gas tersebut dilepaskan ke atmosfer,” terang Wahyono, Peneliti Madya Persampahan BPPT di kantornya (10/2).  Selain itu, alat ini sangat populer di beberapa negara seperti Jepang, Denmark dan Swedia.

Menurut Ketua Tim Lingkungan BPPT Rudi Nugroho  bahwa  untuk menyelesaikan masalah sampah kota, Indonesia mau tidak mau harus menggunakan teknologi thermal. Melalui proses ini, timbunan sampah dalam jumlah besar bisa ‘dibuang’ dengan cepat. Dengan proses ini, timbunan sampah dalam jumlah besar melalui proses thermal (panas) dapat diubah menjadi panas yang kemudian dikonvensikan menjadi energi dalam bentuk energi listrik.

Sementara itu, lanjut Rudi,  dengan proses bio dengan digester anaerobic atau pemanenan gas TPA (landfil) yang menghasilkan biogas dan juga menghasilkan listrik .Proses bio sudah diterapkan di di beberapa TPA yaitu diantaranya TPA Bantar Gebang Bekasi, TPA Sukawentan Palembang, dan TPA Suwung Denpasar. Sistem bio memiliki kelebihan yaitu ramah lingkungan. Sayangnya, dibutuhkan waktu lama sekitar 20 hari per ton untuk memproses sampah ini menjadi bio gas.

Lebih lanjut Rudi menjelaskan, untuk proses landfill 1 ton sampah hanya menghasilkan 1 KwH listrik. Sedangkan dengan alat  insenerator hingga menghasilkan  30 KwH. Terkait kapasitas insenerator, untuk kapasitas 1000 ton sampah diperlukan lahan 15 hektare dengan investasi awal sekitar Rp 1,3 triliun yang digunakan untuk membuat tungku berkapasitas 1.000 ton per hari.

BACA JUGA:  XL SATU Lite Upaya Wujudkan Transformasi Digital di Tanah Air

Dijelaskan Rudi, meski prosesnya cepat, metode Thermal  ini memiliki banyak risiko. Salah satunya emisi gas dan biaya yang tinggi. Sebab tungku pembakar harus mencapai suhu ideal 1.000 derajat Celsius agar tak melepaskan gas beracun, seperti dioksin dan sulfur, ke udara, Belum lagi,  sampah yang dihasilkan masyarakat, 60-70 persen merupakan sampah basah dan organik. (red)

 

Tags: bpptsampah thermal
Previous Post

Layanan Smartfren 4g LTE Menjangkau 85 Kota

Next Post

Tersedia Microsoft Nokia 230 Dual SIM

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: WOM Finance Bangun Mesin Pertumbuhan Digital Organik, Pangkas Biaya Iklan 75%

TOP Digital Awards 2026: WOM Finance Bangun Mesin Pertumbuhan Digital Organik, Pangkas Biaya Iklan 75%

Busthomi
23 October 2026 | 10:44

TOP Digital Awards 2026: BSI Perkuat Strategi Digital Bank  Menuju Bank Syariah Global

TOP Digital Awards 2026: BSI Perkuat Strategi Digital Bank Menuju Bank Syariah Global

Ahmad Churi
22 October 2026 | 16:12

TOP Digital Awards 2026: Hadirkan CrediGO, Bank Wonogiri Pangkas Proses Kredit Hingga 30 Menit

TOP Digital Awards 2026: Hadirkan CrediGO, Bank Wonogiri Pangkas Proses Kredit Hingga 30 Menit

Mi’roji
22 October 2026 | 16:08

TOP Digital Awards 2026: Bank BPR Jatim Perkuat Fondasi Digital, Tingkatkan Keamanan dan Layanan Nasabah

TOP Digital Awards 2026: Bank BPR Jatim Perkuat Fondasi Digital, Tingkatkan Keamanan dan Layanan Nasabah

Ahmad Churi
22 October 2026 | 16:01

bprs-bhakti-sumekar-e-channel-top-digital-awards-2026

TOP Digital Awards 2026: BPRS Bhakti Sumekar Perkuat Layanan Digital Lewat E-Channel

Teguh Imam Suyudi
22 October 2026 | 15:00

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: PA Tasikmalaya Terus Perkuat e-Court Wujudkan Peradilan yang Cepat dan Transparan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terjual 2.010 Unit Wholesales, AION UT Masih Terlaris di Segmen Medium Hatchback EV

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: BSI Perkuat Strategi Digital Bank Menuju Bank Syariah Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Zoom Hadirkan Unified Context Layer, Ubah Percakapan Jadi Hasil Kerja Nyata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto