Ada informasi penting dari Microsoft, mereka akan menutup salah satu perambannya yaitu Internet Explorer, pada pertengahan tahun ini. Sebelumnya, perusahaan teknologi ini sudah mengumumkan rencana menutup Internet Explorer sejak Mei 2021. Terlebih, mulai Agustus 2021, Internet Explorer 11 sudah tidak mendapat pembaruan.
“Internet Explorer 11 akan ditutup dan tidak mendapat dukungan lagi mulai 15 Juni 2022,” demikian dikutip dari laman bantuan kata Microsoft, 21/03/2022.
Sejak diluncurkan pada 1995, Internet Explorer terkini untuk Windows adalah versi 11. Aplikasi dan situs Internet Explorer 11 juga bisa dibuka di Microsoft Edge menggunakan mode Internet Explorer.
Dalam blog resmi berjudul “The Future of Internet Explorer on Windows 10 is in Microsoft Edge”, Sean Lyndersay, pejabat di Microsoft Edge, meminta pengguna Internet Explorer mengunduh Microsoft Edge sebelum 15 Juni 2022.
Ada sejumlah alasan mengapa Internet Explorer dimatikan, salah satu yang utama adalah soal keamanan. Internet Explorer mendapat pembaruan keamanan setiap bulan, sementara Microsoft Edge hanya dalam hitungan hari atau jam.
“Kurang lebih ada 579 upaya serangan terhadap kata sandi setiap detik, sehingga pengguna membutuhkan peramban yang bisa mengatasi tantangan ini,” kata Lyndersay di blog tersebut.
Pengguna sistem operasi Windows 10 umumnya sudah mendapatkan aplikasi bawaan peramban Microsoft Edge. Sementara bagi yang belum, Microsoft menyarankan untuk mengunduh di situs resmi mereka.
Baca: Agar Akses Internet Merata, Indonesia Kombinasikan Kabel Serat Optik dan Satelit














