Bukit Asam, anggota dari MIND ID (Mining Industry Indonesia), menerapkan program-program manajemen karbon dalam operasional pertambangan untuk menyediakan energi yang lebih ramah lingkungan. Upaya ini sebagai langkah perusahaan dalam mengurangi emisi karbon global dan mendukung komitmen Indonesia dalam Presidensi G20 untuk memimpin negara – negara dalam memitigasi perubahan iklim dan transisi energi yang berkelanjutan.
Direktur Utama Bukit Asam Arsal Ismail mengungkapkan Bukit Asam sedang memantapkan eksistensi dan transformasi untuk menjadi perusahaan energi yang ramah lingkungan melalui penambahan portofolio pembangkit listrik berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT), pengembangan hilirisasi batu bara, dan pengembangan industri kimia dengan menyiapkan Kawasan Ekonomi Khusus di Tanjung Enim.
Tidak hanya itu, Bukit Asam juga sedang gencar menerapkan carbon management program, sebuah program integrasi yang bertujuan untuk menerapkan dekarbonisasi operasional pertambangan, khususnya pertambangan batu bara.
“Saat ini, Bukit Asam tengah melakukan berbagai usaha manajemen karbon melalui sejumlah upaya seperti reklamasi, dekarbonisasi operasional tambang, dan studi carbon capture, utilization, and storage (CCUS),” jelas Arsal dalam keterangannya, 23/04/2022.
Dari sisi operasional pertambangan, Bukit Asam telah menjalankan 2 program berkaitan dengan dekarbonisasi, yakni: 1) Eco Mechanized Mining yang mengganti peralatan pertambangan yang menggunakan bahan bakar berbasis fosil menjadi elektrik, dan 2) E-Mining Reporting System yang memungkinkan pelaporan produksi secara real time dan daring, sehingga mampu meminimalkan pemantauan konvensional yang menggunakan bahan bakar.
Bukit Asam juga melakukan reforestasi pada lahan bekas tambang dengan menggandeng Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk melakukan studi terkait tanaman yang mampu mereduksi emisi karbon di udara. Penggantian bahan perusak ozon (BPO) seperti penggunaan refrigerant AC yang ramah lingkungan dan penggantian BPO-Halon 1211 pada alat pemadam api ringan (APAR) juga dilakukan.
Wujud komitmen terhadap isu perubahan iklim juga telah ditunjukkan dengan kerja sama strategis antara Bukit Asam dan lembaga internasional Carbon Disclosure Project (CDP) dalam bentuk pendampingan penyusunan laporan CDP-Climate Change Bukit Asam.
Baca: TOP Digital Awards 2021: Digitalisasi PT Bukit Asam, Menambang Jadi Mudah Berkat Aplikasi CISEA
Baca: Ini Strategi Bukit Asam Optimalkan Program CSR di Masa Pandemi Covid-19














