Tuntutan akan kehadiran digital environments di masa pandemi, berdampak signifikan pada kebutuhan digitalisasi berbagai proses bisnis perusahaan. PT Infomedia Nusantara (Infomedia), anak usaha PT Telkom Indonesia (TLKM), catatkan 7x lipat pertumbuhan pada layanan digital sepanjang tahun 2021.
Trend ini juga tercatat terus menunjukkan peningkatan di sepanjang awal tahun 2022, sebagai dampak dari perubahan pola interaksi masyarakat yang semakin bergantung pada penggunaan teknologi dalam mendapatkan informasi maupun melakukan proses transaksi.
“Catatan lonjakan trafik digital ini terlihat dari seluruh sektor industri, utamanya pada fungsi layanan publik seperti telekomunikasi, perbankan, dan kesehatan. Hal ini tertuang pada data performansi operasional dari layanan Customer Relationship Management (CRM) dan Shared Service Operation (SSO) di Infomedia,” kata Direktur Utama Infomedia Agus Winarno dalam keterangannya, Kamis (02/06/2022).
Sebagai perusahaan penyedia layanan Business Process Outsourcing (BPO), keamanan informasi senantiasa menjadi perhatian perusahaan. Memastikan bahwa seluruh proses bisnis perusahaan telah terjaga keamanannya dengan penerapan prosedur yang sesuai standar, di awal tahun 2022 ini, Infomedia telah memperoleh standarisasi dalam Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) berdasarkan ISO 27001:2013 yang dikeluarkan oleh TuvNord Indonesia.
“Penerapan Standardisasi dalam keamanan Informasi melalui implementasi dan sertifikasi ISO 27001:2013 menjadi perwujudan komitmen Infomedia untuk menjamin keamanan data pelanggan. Hal ini kami harap mampu meningkatkan kepercayaan client atas seluruh proses pengelolaan fungsi CRM dan SSO Infomedia yang telah terstandarisasi dengan sistem keamanan yang berlaku global,” tutup Agus.
Baca: Presdir Infomedia Eddy Kurnia: Pasar Contact Center Tumbuh 20%














