Pusat Industri Digital Indonesia Kementerian Perindustrian (PIDI 4.) bekerja sama dengan Deutsche Messe Technology Academy (DMTA). DMTA merupakan lembaga pendidikan hasil kerja sama antara Deutsche Messe dan Volkswagen Group Academy.
Kerja sama itu diawali dengan diskusi mengenai potensi kerja sama pengembangan Industri 4.0 di Indonesia pada April 2022 lalu. Dalam diskusi itu, Kemenperin menyampaikan, terdapat beberapa tantangan dalam implementasi Industri 4.0, antara lain adopsi yang masih pada level rendah, beberapa industri yang belum melangkah dari tahap pilot, juga tantangan dalam melakukan reskilling dan upskilling tenaga kerja untuk mencapai target 29 juta pekerja di tahun 2030.
PIDI 4.0 memiliki lima fungsi, yaitu pertama, showcase center (untuk melihat dan memperoleh pengalaman langsung tentang transformasi industri 4.0 di sektor manufaktur).
Kedua, capability center (tempat menempa para pakar industri 4.0 menggunakan kurikulum dengan paduan teori dan praktek seiring dengan pengalaman langsung).
Ketiga, memberikan sertifikat kompetensi kepada para pekerja industri dalam bidang teknologi industri 4.0).
Keempat, ecosystem for Industry 4.0 (membangun jejaring yang saling mendukung antara stakeholder).
Kelima, sebagai delivery center (mendampingi perusahaan industri dalam perjalanan transformasi industri 4.0)
Keenam, engineering and AI center (memberikan solusi untuk permasalahan yang dihadapi industri serta menyediakan test bed untuk aplikasi teknologi baru).
Peran dan fungsi yang diemban oleh DMTA pada dasarnya memiliki visi yang sama dengan PIDI 4.0.
Sebelumnya telah dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Arus Gunawan mewakili Kementerian Perindustrian dengan Thomas Rilke dan Reinhold Umminger mewakili Deutsche Messe AG.
Baca: Kemenperin Gaet Deutsche Messe Technology Academy untuk Optimalkan PIDI 4.0














