Jakarta, ItWorks- International Business Machines (IBM) Corporation berencana mendirikan lembaga pelatihan Hybrid Cloud Academy di pulau Batam Lembaga tersebut nantinya akan menyediakan program training di bidang cloud development and administration yang akan mencetak lulusan dengan keahlian digital yang relevan sesuai kebutuhkan saat ini dan di era industri keempat (Industri 4.0).
Hal tersebut disampaikan General Manager IBM Asia Pacific, Paul Burton saat berkunjung Ke Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada (21/06/2022) dalam rangka perkenalan dirinya sebagai GM baru IBM Asia Pacific yang diterima oleh Menko Perekopnomian Airlangga Hartarto dan tim, di Jakarta. Sebagaiman dilansir dalam siaran pers Biro Komunikasi, Layanan Informasi, dan Persidangan Kemenko Bidang Perekonomian, pertemuan tersebut di antaranya juga bertujuan untuk membahas berbagai peluang kerja sama dengan IBM.
General Manager IBM Paul Burton menyampaikan bahwa IBM berencana mendirikan lembaga pelatihan Hybrid Cloud Academy di pulau Batam. “Lembaga tersebut akan menyediakan program training di bidang cloud development and administration yang akan mencetak lulusan dengan keahlian digital yang relevan dan dibutuhkan saat ini,” ujar Burton.
Disebutkan, IBM juga tertarik untuk mendukung pengembangan data center di Indonesia, khususnya yang terkait dengan security operation center, serta training of trainer di bidang cyber skill. Dalam waktu dekat, General Manager Burton akan berkunjung ke Batam untuk menjajaki rencana pembangunan lembaga pelatihan dimaksud.
Menko Perekonomian, Airlangga hartarto menyambut baik keinginan perusahaan global ini. Dalam kesempatan itu, pihakanya juga memaparkan tentang peluang dan potensi besar untuk pengembangan ekonomi digital di Indonesia . Dikatakan, nilai ekonomi digital/internet Indonesia di tahun 2021 tercatat sebagai yang tertinggi di Asia Tenggara, yakni sebesar US$70 miliar, dan diperkirakan mampu mencapai US$146 miliar pada tahun 2025.
Menko Perekonomian Arilangga berharap, berbagai potensi kerja sama dengan IBM dapat terlaksana sesuai dengan rencana, sehingga dapat semakin meningkatkan potensi ekonomi digital Indonesia dan akan mencapai pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan dan rendah karbon (ekonomi hijau).
“Saya menyambut baik rencana IBM terkait pengembangan talenta digital yang diharapkan dapat mendukung upaya penciptaan SDM dengan keahlian yang diperlukan oleh dunia usaha dan industri (matching supply and demand of labor force), mengingat bahwa Indonesia membutuhkan sekitar 600.000 talenta digital setiap tahunnya. IBM juga diharapkan dapat ikut mendorong on-boarding UMKM ke platform digital dalam rangka meningkatkan nilai ekonomi digital Indonesia,” pungkasnya. (AC)














