ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Studi: Rangkul Era Pembayaran Real-Time, Indonesia Bakal Raup Keuntungan Ekonomi yang Besar

Fauzi
28 June 2022 | 10:00
rubrik: Research
Studi: Rangkul Era Pembayaran Real-Time, Indonesia Bakal Raup Keuntungan Ekonomi yang Besar
Share on FacebookShare on Twitter

Bersama GlobalData dan Centre for Economics and Business Research (Cebr), ACI Worldwide baru-baru mengeluarkan edisi ketiga dari laporan Prime-Time for Real Time 2022. Dari laporan itu, Indonesia disebut bakal meraup keuntungan ekonomi yang besar karena negara ini dengan cepat merangkul era baru pembayaran real-time, dengan perkiraan yang menyebutkan bahwa PDB berpotensi meningkat 2,7 persen tahun 2026.

Menurut laporan tersebut, outlook positif tersebut adalah hasil dari beberapa faktor: serangkaian kondisi pasar yang mendukung; pemerintah secara terbuka menyatakan keinginan untuk menciptakan peta jalan ekonomi digital terintegrasi yang lengkap hingga 2025; dan komitmen bank sentral untuk memastikan sektor keuangan sejalan dan mendukung inisiatif tersebut.

Laporan yang melacak volume dan pertumbuhan pembayaran real-time di 53 negara itu meliputi studi terhadap dampak ekonomi untuk pertama kalinya, memberikan pandangan komprehensif mengenai manfaat ekonomi bagi konsumen, bisnis, dan ekonomi yang lebih luas di 30 negara. Laporan ini mencakup semua negara G20, kecuali Rusia.*

Penelitian ini menunjukkan bahwa pemerintah yang memajukan modernisasi real-time pada infrastruktur pembayaran nasional mereka menciptakan situasi yang sama-sama menguntungkan bagi semua pemangku kepentingan dalam ekosistem pembayaran. Konsumen dan bisnis mendapatkan manfaat dari layanan pembayaran yang cepat, mulus, dan sangat terhubung, institusi keuangan bisa mempertahankan bisnis mereka di lingkungan yang sangat kompetitif dengan mempercepat modernisasi yang mengedepankan cloud dan berpusat pada data, dan pemerintah pusat mendongkrak pertumbuhan ekonomi, mengurangi ekonomi semu (shadow economy) dan menciptakan sistem keuangan yang lebih adil bagi semua.

Momentum Besar di Indonesia:

• Peluncuran jaringan pembayaran real-time nasional pertama, BI-FAST di tahun 2021.
• Transaksi real-time diperkirakan akan mencapai 1,6 miliar pada 2026

BACA JUGA:  Number Series realme Pecahkan Rekor Shipping Hingga 40 Juta Unit Secara Global

Momentum di ASEAN:

Thailand:

• Volume transaksi pembayaran real-time tertinggi ke-3 (9,7 miliar) dan terbesar ke-2 dalam
peningkatan perkiraan PDB (2,08 persen) didukung oleh pembayaran real-time secara global

Malaysia:

• Pasar real-time dengan pertumbuhan tercepat ke-5 secara global, dengan CAGR 26.9 persen

• Transaksi pembayaran real-time sebesar 1,1 miliar tahun 2021, dengan perkiraan penghematan biaya sebesar US$434 juta untuk bisnis dan konsumen, dan membuka US$364 juta output ekonomi tambahan yang setara dengan 1,11 persen PDB

Singapura:

• Transaksi pembayaran real-time mencapai 256 juta dan diramalkan akan mencapai nilai 603 juta pada 2026, CAGR 18,7 persen

Komponen penting dari ambisi Indonesia adalah peluncuran sistem pembayaran real-time BI-FAST pada Desember 2021. BI-FAST membentuk tulang punggung infrastruktur pembayaran real-time negara ini dan saat ini sudah melebihi ekspektasi. Jumlah bank dan institusi yang berpartisipasi sudah bertambah menjadi 52 dalam enam bulan pertama, menurut pengumuman terakhir dari pemerintah.

BI-FAST dikombinasikan dengan populasi besar Indonesia, ketergantungan tinggi terhadap pembayaran berbasis kertas, kepemilikan kartu pembayaran yang rendah, dan perdagangan antar perbatasan yang besar dengan negara tetangga Malaysia, Thailand, dan Singapura memberikan lingkungan yang ideal bagi perkembangan pesat pembayaran real-time.

Indonesia juga mendapatkan manfaat dari terlambatnya negara memulai pembayaran real-time, karena dengan ini Indonesia dapat mengevaluasi dan mengadopsi teknologi dan praktik terbaik dari seluruh dunia. Ini bisa dilihat dengan implementasi pusat infrastruktur sentral modern dan teruji, dan solusi gateway partisipan yang memanfaatkan standar data keuangan terbaru, ISO 20022, untuk menyelaraskan ekosistem pembayaran real-time negara ini.

Pentingnya memodernisasi sistem dalam mentransformasi pembayaran digital bisa dilihat di negara tetangga Malaysia. Kesuksesan skema pembayaran real-time RPP Malaysia, yang juga berbasis infrastruktur ISO 20022 dan mendorong solusi interoperabilitas wilayah inovatif adalah contoh utama.

BACA JUGA:  Kalahkan Oppo, Xiaomi Jadi Vendor Ponsel Terbesar Kedua di Indonesia

“Indonesia memiliki sangat banyak peluang pembayaran real-time,” kata Chee Cheng Ong, SVP and Head of ASEAN, ACI Worldwide. “Tidak diragukan lagi bahwa negara ini ditakdirkan menjadi pemain terdepan dalam pembayaran real-time, baik di wilayah ini maupun global dalam tahun-tahun mendatang, dengan semua dampak sosial positif dan ekonomi yang akan dibawanya.”

“Asia Pasifik tetap berada di lini depan dalam inovasi pembayaran real time saat basis real time berputar menuju transaksi volume yang lebih besar dan layanan yang lebih canggih untuk bisnis dan pelanggan kami,” ucap Leslie Choo, Managing Director of Asia-Pacific, ACI Worldwide. “Tahap berikutnya dari evaluasi untuk kawasan ini adalah mengembangkan linkage demi menyediakan infrastruktur real time pan-regional yang sesungguhnya, membuka kunci manfaat ekonomi yang jauh lebih besar dan membuka sektor finansial formal untuk populasi besar unbanked dan underbank di wilayah ini.

Turut memberikan komentarnya, Owen Good, Head of Advisory, Centre for Economics and Business Research, mengatakan dengan memungkinkan transfer uang antara pihak dalam hitungan detik bukannya hari, pembayaran real-time meningkatkan keseluruhan efisiensi pasar dalam ekonomi.

“Pembayaran real time meningkatkan likuiditas dalam sistem keuangan dan dengan demikian bertindak sebagai katalis pertumbuhan ekonomi. Ini khususnya penting untuk gig economies (sistem kerja perusahaan yang lebih memilih pekerja independen atau kontrak jangka pendek) kita yang serba cepat dan dipimpin digital. Pekerja dibayar dengan cepat, sehingga mereka bisa merencanakan keuangan mereka dengan lebih baik. Pembayaran instan memungkinkan bisnis untuk jadi lebih fleksibel dan mengurangi keharusan akan pengelolaan arus kas yang memberatkan,” tandasnya.

Tags: ACI Worldwide
Previous Post

Aplikasi MyPertamina Jadi Sarana Beli BBM Bersubsidi

Next Post

Teknologi Kecerdasan Buatan Diuji Coba untuk Eksplorasi Mineral

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OpenAI Bagikan 50 Cara Penggunaan ChatGPT untuk Mahasiswa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Motorola Moto E14, Smartphone Terjangkau Berbasis Android Go Edition

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BRIN Dorong Kebijakan Responsif untuk Tata Kelola AI Data Center di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto