ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Red Hat Umumkan Versi Terbaru OpenShift Platform Plus

Fauzi
23 August 2022 | 18:00
rubrik: Business Solution
Daftar Perusahaan Terkemuka yang Sukses Berinovasi dengan Red Hat Managed Cloud Services
Share on FacebookShare on Twitter

Penyedia solusi open source, Red Hat, kembali mengumumkan iterasi baru Red Hat OpenShift Platform Plus. Solusi ini membawa fitur dan kemampuan baru yang melampaui penawaran mendasar platform Kubernetes yang mencakup penyimpanan, manajemen dan banyak lagi.

Versi terbaru ini semakin memperluas Red Hat OpenShift Platform Plus sebagai platform Kubernetes tunggal yang mampu menjangkau luasnya skenario IT enterprise, baik itu pusat data tradisional, operasional edge terdistribusi atau berbagai lingkungan public cloud.

Dalam laporan Gartner® berjudul The Innovation Leader’s Guide to Navigating the Cloud-Native Container Ecosystem, firma riset ini menyatakan bahwa “Perusahaan berusaha untuk membuat standarisasi pada platform yang konsisten maupun sejauh mungkin ke berbagai use case.” Ketika perusahaan mengembangkan lanskap aplikasi untuk memenuhi kebutuhan yang terus berubah, platform cloud yang didukung oleh Kubernetes perlu untuk tidak hanya menjangkau jejak infrastruktur open hybrid cloud, namun juga ke berbagai workload dan berbagai aplikasi yang berjalan pada fondasi ini.

Red Hat OpenShift Platform Plus dirancang untuk menyediakan fondasi yang lebih konsisten bagi perusahaan dalam mendorong standarisasi IT yang transformasional. Penawaran terbaru ini meliputi berbagai tool yang dibutuhkan untuk mengembangkan, melindungi dan mengelola aplikasi dengan lebih simpel di seluruh siklus hidup software maupun di seluruh klaster Kubernetes. Pembaruan teknologi pokok ini termasuk:

  • Red Hat OpenShift 4.11
  • Red Hat Advanced Cluster Management for Kubernetes 2.6
  • Red Hat OpenShift Data Foundation 4.11

“Ketika perusahaan beralih ke aplikasi modern untuk memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik dan lebih dinamis, mereka membutuhkan platform yang konsisten, baik untuk aplikasi tradisional di pusat data, hingga workload yang terkontainerisasi sampai ke edge dan berbagai public cloud. Dengan update hari ini, Red Hat OpenShift Platform Plus tetap diposisikan untuk menyediakan fondasi yang konsisten bersama dengan rangkaian tool terintegrasi lengkap untuk manajemen yang lebih baik, ketahanan data yang meningkat, dan postur keamanan yang lebih kuat,” ujar Joe Fernandes, vice president dan general manager, Platforms Business Group, Red Hat.

BACA JUGA:  VMware Rilis Platform Blockchain Kelas Enterprise

Platform Komprehensif untuk workload sampai ke hybrid cloud
Karena perusahaan terus mengembangkan lingkungan operasional, kebutuhan akan konsistensi yang lebih besar di seluruh footprint yang heterogen ini juga semakin besar. Red Hat OpenShift 4.11, berbasis Kubernetes 1.24 dan runtime interface CRI-O 1.24, didesain untuk memudahkan pemanfaatan Kubernetes, apapun caranya dan di manapun penggunaannya di seluruh open hybrid cloud.

Versi terbaru Red Hat OpenShift memungkinkan perusahaan untuk menginstal OpenShift langsung dari marketplace public cloud yang utama, termasuk marketplace AWS dan marketplace Azure. Ini memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi enterprise untuk memilih untuk menjalankan OpenShift dan memungkinkan tim IT memenuhi berbagai persyaratan teknologi yang dinamis dengan lebih baik.

Fitur dan kemampuan baru dalam Red Hat OpenShift 4.11 antara lain:

  • Integrasi Pod Security Admission, yang memungkinkan pengguna untuk menentukan level isolasi yang berbeda pada pod Kubernetes sehingga dapat membantu menjalankan perilaku pod yang lebih jelas dan lebih konsisten.
  • Dukungan installer provisioned infrastructure (IPI) untuk Nutanix bagi pengguna untuk menggelar proses IPI untuk menjalankan instalasi OpenShift yang terotomatisasi sepenuhnya, dan satu klik saja, pada lingkungan virtual Nutanix yang didukung.
  • Arsitektur tambahan untuk kontainer sandboxed, termasuk kemampuan untuk menjalankan kontainer sandboxed di AWS serta di node tunggal OpenShift. Kontainer sandboxed menyediakan opsi layer tambahan untuk mengisolasi workload bahkan pada jangkauan terjauh edge di jaringan.

Oversight yang ditingkatkan dan kepatuhan di seluruh lingkungan hybrid
Mengelola workload yang berbeda seringkali membutuhkan oversight tambahan dan tata kelola. Untuk membantu pengguna mengelola armada kontainer yang terus bertambah di edge dengan lebih baik, Red Hat Advanced Cluster Management 2.6, sebagai bagian dari Red Hat OpenShift Platform Plus, menambahkan fitur-fitur baru yang ditargetkan untuk meningkatkan ketersediaan use case yang berlatensi tinggi dan bandwidth yang rendah.

BACA JUGA:  Drone Datang Menyelamatkan!

Satu klaster hub Red Hat Advanced Cluster Management kini bisa menggelar dan mengelola hingga 2.500 klaster node tunggal OpenShift, yang bisa digelar dan dikelola di edge dengan provisioning tanpa sentuhan. Selain itu, Red Hat Advanced Cluster Management 2.6 menyediakan edge metric-collector yang dirancang khusus untuk node tunggal dan workload kecil, memungkinkan observasi yang lebih besar pada operasional jarak jauh.

Red Hat Advanced Cluster Management juga menawarkan integritas baru dengan tool utama, memberikan fleksibilitas kepada pengguna untuk terus memanfaatkan workflow yang sudah ada. Integrasi yang utama meliputi:

  • Visibilitas aplikasi di seluruh armada secara otomatis, termasuk visibilitas yang lebih luas di topologi aplikasi yang menampilkan aplikasi yang diciptakan langsung melalui OpenShift.
  • Manajemen klaster langsung dari Red Hat Ansible Automation Platform, tersedia sebagai pratinjau teknologi, memungkinkan pengguna Ansible berinteraksi dengan Red Hat Advanced Cluster Management secara asli.
  • Integrasi dengan Kyverno PolicySet, tersedia sebagai pratinjau teknologi, menyediakan lebih banyak pilihan bagi pengguna untuk mengimbangi lanskap kebijakan Kubernetes.

Layanan data dan penyimpanan yang persisten didesain untuk workload modern
Ketika perusahaan memindahkan sistem mereka ke hybrid cloud, resiliensi seringkali menjadi perhatian penting. Untuk membantu meminimalkan kehilangan data dan disrupsi bisnis ketika terjadi kegagalan, Red Hat OpenShift Data Foundation 4.11 memasukkan OpenShift API untuk perlindungan data. Application programming interface (API) berbasis operator bisa digunakan untuk mencadangkan dan memulihkan aplikasi dan data yang spesifik, yang asli atau dengan menggunakan aplikasi perlindungan data yang sudah ada di seluruh hybrid cloud.

Selain itu, Red Hat OpenShift Data Foundation kini menyediakan kemampuan monitoring multi-klaster melalui Red Hat Advanced Cluster Management. Ini memungkinkannya untuk menampilkan klaster data kesehatan manajemen dalam tampilan tunggal di beberapa klaster dan dapat membantu mengurangi biaya operasional dengan menggabungkan manajemen klaster di seluruh lingkungan melalui satu tool.

BACA JUGA:  Dukung Inovasi dan Kesuksesan Pelanggan, Red Hat Kenalkan Partner Subscriptions Baru

Ketersediaan
Red Hat OpenShift 4.11 dan Red Hat OpenShift Data Foundation 4.11 kini tersedia secara general. Red Hat Advanced Cluster Management 2.6 diperkirakan akan tersedia pada akhir bulan ini.

Tags: Red Hat
Previous Post

Begini Cara Staycation dan Work from Anywhere Tanpa Takut Internet Lemot

Next Post

Jenius BTPN Ajak Masyarakat Digital Savvy Rayakan #langkahkecilhariini

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ratusan Perusahaan Terkemuka Raih Penghargaan TOP CSR Awards 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Terdampak Corona, Samsung Indonesia Pastikan Pasokan Galaxy Z Flip Aman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AFTECH-Jalin Dorong Industri Perkuat Pertahanan Sistem Pembayaran Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto