Penulis: Busthomi
PT Indonesia Comnets Plus atau PLN ICON Plus merupakan entitas anak dari PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) yang saat ini menjadi subholding PT PLN ICON Plus. PLN ICON Plus bergerak di sektor layanan jaringan telekomunikasi, teknologi informasi dan komunikasi.
Perusahaan ini memiliki jaringan fiber optic di sepanjang jaringan PLN. Pemanfaatan aset ini pun sudah diatur dalam Permen ESDM No. 1/1/IPJTL/PMDN/2016 bahwa ICON Plus memiliki hak eksklusif pemanfaatan asset ketenagalistrikan (Right of Way). Sehingga sebagai penyedia layanan jaringan telekomunikasi, perusahaan bisa menawarkan produknya ke pelanggan baik korporasi maupun ritel (rumah).
Saat ini, PLN sendiri dalam rangka menuju The New PLN 4.0 Unleashing Energy and Beyond, PLN Group bertransformasi menjadi Holding dan Subholding. Kini, PLN memiliki 4 subholding yang akan membawa perusahaan semakin kokoh, kuat, cepat, dan agile. Salah satunya PLN ICON Plus ini yang menopag digitalisasi di PLN.
Dalam operasional bisnisnya, perusahaan ini sudah sangat full digital. Baik dilihat dari tata kelola dan struktur organisasinya, maupun dari aspek kematangan IT yang dikembangkannya dilihat dari sederet aplikasi yang ada saat ini.
“PLN ICON Plus sendiri melakukan digitalisasi dan memberikan TIK bagi PLN dalam mengelola lebih dari 80 juta pelanggan PLN di seluruh Indonesia. Selain itu, kami juga menjadi penyedia solusi layanan jaringan dan jasa telekomunikasi serta Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bagi pelanggan dengan cakupan terluas da kualitas terbaik memalui pemanfaatan asset strategis PLN,” tutur Direktur Electricity Related Business PLN ICON Plus, Chipta Perdana.
Pernyataan Chipta itu disampaikan dalam penjurian TOP Digital Awards 2022 yang diselenggarakan pada Kamis (10/11/2022) lalu secara virtual. Tim di PLN ICON Plus sendiri banyak hadir mendampingi Direktur Electricity Related Business PLN ICON Plus, Chipta Perdana antara lain VP Sistem Teknologi Informasi Hendra Yusnadi dan lainnya.
Chipta sendiri mengawali presentasinya dengan menjabarkan Visi-Misi PLN ICON Plus yang menggambarkan sudah sangat terdigitalisasi. Adapun visinya adalah ‘Menjadi penyedia solusi layanan terkemuka di Indonesia berbasis jaringan melalui pemanfaatan aset strategis.’
Dengan misinya adalah, ‘Memberikan layanan TIK yang terbaik di kelasnya kepada pelanggan guna meningkatkan nilai perusahaan; Memenuhi kebutuhan dan harapan PLN secara proaktif dengan menyediakan solusi-solusi TIK yang inovatif dan memberikan nilai tambah; Membangun organisasi pembelajar yang berkinerja tinggi untuk mendorong perusahaan mencapai bisnis yang unggul dan menjadi pilihan talenta-talenta terbaik; dan Memberi kontribusi terhadap perkembangan telekomunikasi nasional.’
“Sepanjang lebih dari dua dekade, ICON Plus telah berkontribusi membangun dan mengembangkan TIK di Indonesia. Memberikan layanan solusi konektivitas terbaik yang mendukung keandalan layanan ketenagalistrikan bagi lebih dari 85 juta pelanggan PLN, mendukung pertumbuhan bisnis lebih dari 3.000 pelanggan korporasi dalam berbagai sektor usaha, serta berkontribusi dalam pemerataan internet fixed broadband di Indonesia bagi lebih dari 350 ribu pelanggan retail (rumah),” katanya.
ICON Plus sendiri memiliki tiga strategi dalam menjalankan operasional bisnisnya. Pertama, ICON+ ada sebagai perusahaan ICT yang memberikan solusi yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan (Customization) menggunakan teknologi terkini melalui layanan jaringan infrastruktur fiber optic yang andal dan menjangkau semua kalangan di pelosok Nusantara.
Kedua, ICON+ juga memiliki hak eksklusif RoW (Right of Ways) dalam pemanfaatan aset dan tiang PLN yang tersebar luas di seluruh Indonesia, sehingga ICON+ mampu memberikan koneksi layanan andal transmisi serat optik yang menjangkau nusantara.
Dan ketiga, peran ICON+ sebagai ICT Enabler dalam digitalisasi proses bisnis ketenagalistrikan PLN dari hulu hingga hilir, menjadikan ICON+ memiliki portofolio bisnis terpercaya untuk mengembangkan dan memberikan solusi layanan ICT bagi segmen pelanggan korporasi maupun retail.
“Saat ini, ICON Plus memiliki 2.232 POP national coverage, 350 ribu pelanggan lebih, 213.679 km kabel fiber optic, 102.395 splice closure, 1.552.745tiang SUTT, SUTM, SUTR, dan 10 regional office serta 27 kantor perwakilan. Sehingga yang tadi saya katakan, kami itu melakukan digitalisasi dan memberikan TIK bagi PLN dalam mengelola lebih dari 80 juta pelanggan PLN di seluruh Indonesia,” tegas dia.
Tata Kelola IT
Dengan kondisi tersebut, PLN ICON Plus pun memiliki masterplan IT yang sudah lama dikembangkan. Adapun untuk saat ini, program-program IT Masterplan ICON+ dilakukan dengan mengacu pada strategi utama pada RJP 2020-2024 dan IT guilding principles IT Masterplan 2021 – 2023.
Dan program IT Masterplan tersebut adalah, kapabilitas bisnis yang didukung system, mobility, lanskap aplikasi yang ringkas & terkonsolidasi, aplikasi yang terintegrasi, analytics & reporting lintas unit bisnis & fungsional, transformasi infrastruktur, keamanan informasi, serta peningkatan kapabilitas IT.
Dengan master plan yang komprehensif itu terlihat dari level kematangan IT (IT maturity level) yang saat ini sudah di level 3,32. “Dengan level ini, ICON Plus sudah melakukan assessment untuk seluruh proses COBIT 5.0. Serta di milestone 1 sudah di level 3,43. Di level ini, sudah memastikan proses yang masih level 2 naik ke level 3. Dengan memastikan evidence untuk pengukuran outcome yang ditentukan sudah standard an lengkap,” jelasnya.
“Dengan adanya hal ini juga membuktikan PLN (Persero) telah siap menghadapi era industri digital digital 4.0. Terbukti dengan adanya penghargaan dari Kemenperin kepada transformasi digital yang dilakukan PLN dimana ICON Plus yang menopang digitalisasinya,” ujar Chipta.
Lebih jauh ditegaskannya, dalam digitalisasi di perusahaan, ICON Plus telah mengembangkan solusi bisnis ICONNet yang merupakan layanan solusi konektifitas yang memberikan nilai lebih bagi pelanggan. Solusi yang diberikan berupa komunikasi data yang menghubungkan lokasi pelanggan di berbagai wilayah Indonesia. Jaringan end to end fiber optic akan menjamin kelancaran pertukaran informasi yang cepat dan aman sesuai dengan kebutuhan pelanggan.
“Dengan pesatnya perkembangan teknologi mempengaruhi berbagai aspek kehidupan yang semakin bergantung pada Internet. Maka kualitas dan kecepatan yang terus bertambah menjadi kebutuhan baik di rumah, kantor, dan banyak tempat lainnya. Makanya kami punya layanan ini yang memberikan keunggulan reliable, affordable, dan unlimited,” ujarnya.
“ICONnet ini menjadikan semua makin mudah. Yang terkoneksi dengan PLN Mobile marketplace, karena ini adalah all in one super app berupa self service, cek coverage, pendaftaran, monitoring history pemakaian. Juga memiliki keunggulan lain seperti smart service, device/multimedia managed services, content service, fintech ICONPay, dan produk lainnya,” dia menjelaskan.
PLN ICON Plus juga, kata dia, sebagai penyokong keandalan super apps PLN Mobile, yang memiliki fitur layanan digital luar biasa untuk kendaraan listrik (Electric Vehicle). Antara lain, adanya Swap Battery layanan penukaran baterai EV. SPLKU berupa info lokasi dan layanan pengisian baterai EV. Ada juga Test Drive, info test drive dari berbagai jenis kendaraan EV, sebagai marketplace untuk jual belikendaraan EV & penangkapan pendukung, juga ada home charging berupa pengisian EV di rumah, serta My EV sebagai informasi detail dan history dari kendaraan EV.













