ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Optimistis, Mirae Asset Prediksi IHSG Menguat Hingga 7.600

Ahmad Churi
11 July 2023 | 12:58
rubrik: Event
Optimistis, Mirae Asset Prediksi IHSG Menguat Hingga 7.600

Acara Media Day Merae Asset, optimistis pasar saham lebih bergairah.

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, ItWorks-Membaiknya penguatan pasar dan pertumbuhan ekonomi di semester I 2023, diprediksi akan terus berlanjut dan berdampak signifikan terhadap pasar saham. PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dapat menguat hingga 7.600 pada paruh kedua 2023 karena pencabutan status pandemi dan minimnya dampak kenaikan suku bunga acuan AS (Fed Rate).

“Investor tidak perlu mengkhawatirkan dampak dari kenaikan Fed Rate yang diprediksi akan naik hingga 5,75% dari posisi saat ini 5%-5,25% karena investasi asing di pasar saham dan obligasi Indonesia masih cukup terkendali,” ujar Martha Christina, Head of Investment Information Mirae Asset, dalam Media Day: July 2023 – Unlocking Investment and Goodness Sharing Opportunities in 2H2023, baru-baru ini, di Jakarta.

Diakui tren kenaikan Fed Rate memang dapat memicu arus dana investor asing keluar dari negara berkembang termasuk Indonesia, tetapi dampaknya tidak akan besar karena saat ini porsi investor asing pada pasar saham dan pasar obligasi relatif rendah. “Porsi transaksi investor asing pada transaksi harian pasar saham hanya 35% dan porsi kepemilikan investor asing pada surat berharga negara (SBN) rupiah hanya 15%. Angka itu terbilang rendah dibanding 45% dan 35% pada 10 tahun yang lalu ketika taper tantrum. Taper tantrum terjadi setelah pengurangan stimulus (tapering off) bank sentral AS pada 2013, yang memicu kenaikan nilai tukar dolar AS,” terangnya.

Selain dicabutnya status pandemi dan minimnya dampak kenaikan suku bunga, dia mengatakan optimisme terhadap IHSG tersebut juga ditambah beberapa faktor lain.

Faktor tersebut adalah nilai investasi asing langsung (foreign direct investment/FDI) yang tinggi, makroekonomi (terutama neraca berjalan dan cadangan devisa valas), potensi kenaikan tingkat produktivitas masyarakat, potensi kenaikan harga komoditas pertanian (soft commodities), dan valuasi IHSG yang relatif murah.

BACA JUGA:  Ini Sikap Kominfodigi Terkait Dugaan Kolusi Oknum Pegawai Dengan Penyelenggara Situs Judi

FDI, lanjut Martha, meroket setelah adanya larangan ekspor nikel. Untuk produktivitas masyarakat, dia mengatakan faktor yang memengaruhi adalah lebih sedikitnya hari libur yang dapat meningkatkan produktivitas minimal sebesar 10%. Di sisi komoditas, harga soft commodities (salah satunya CPO) diprediksi akan naik jika El Nino (kemarau) datang lebih awal daripada prediksi.

Untuk IHSG, dia mengatakan valuasi IHSG masih berada pada 13,6x dari nilai rasio harga saham per laba berdasarkan prediksi setahun penuh 2023 (23F P/E ratio). Angka itu masih lebih murah dibanding indeks saham utama negeri tetangga seperti FTSE Bursa Malaysia dan SET Thailand yaitu 13,4x dan 16,3x.

“Terkait dengan optimisme tersebut, Mirae Asset memilih delapan saham yang menjadi pilihan utama yaitu AKRA, ASII, CPIN, ERAA, EXCL, MPMX, PRDA, dan TLKM,” ujar Martha.

Di tengah optimisme terhadap pasar keuangan dan ekonomi tersebut, Ivonne Kaharu, Head of Corporate Secretary Mirae Asset, mengajak publik untuk saling berbagi sebagai bagian dari usaha perseroan dalam aksi corporate social responsibility (CSR). Dalam kesempatan tersebut. Mirae Asset meluncurkan program bernama Goodify, sekaligus meluncurkan platform website dengan nama yang sama di alamat goodify.miraeasset.co.id/.

“Dengan program ini, kami mengajak publik untuk saling berbagi dengan cara menyumbangkan barang bekas pakai yang layak untuk dapat dijual kembali dan hasilnya akan dimanfaatkan untuk kegiatan CSR. Selain Goodify, Mirae Asset juga memiliki program CSR bernama Odd Lot, yang dapat menerima sumbangan saham tidak genap satu lot (di bawah 100 unit).”

Mirae Asset juga rutin mengadakan kegiatan CSR yang bertujuan meluaskan dampak positif perusahaan kepada masyarakat di manapun perusahaan berada. Saat ini, Mirae Asset memiliki 27 cabang atau Office Education (OE), yang merupakan bagian dari 44 gerai Mirae Asset Sekuritas. Selain OE, gerai tersebut terdiri dari 14 Galeri Investasi IDX dan tiga gerai di Kantor Perwakilan IDX.

BACA JUGA:  Aplikasi Cerdas Untuk Pantau Cuaca Diluncurkan Untuk Dukung Asian Games 2018

Kegiatan CSR tersebut merupakan bentuk inovasi kegiatan CSR yang dilakukan Mirae Asset yang rutin digelar, baik dalam berbagai bidang yaitu sosial, pendidikan, kesehatan, keagamaan, dan lingkungan. “Tahun ini, Mirae Asset juga berniat menggelar lebih banyak lagi kegiatan CSR seiring dengan harapan semakin bertumbuhnya ekonomi dan juga semakin baiknya kinerja Mirae Asset,” tutur Ivonne.

Ke depannya, Mirae Asset berharap niat baik acara itu dapat menular dan meningkatkan kesadaran pihak lain untuk berbuat baik kepada lebih banyak orang. Selain itu, diharapkan juga agar dampak positif kegiatan tersebut dapat disebarkan lebih luas lagi untuk kepada dhuafa atau pihak-pihak lemah dari sisi fisik, harta, maupun psikis, sehingga membutuhkan bantuan dari yang lebih mampu.

Mirae Asset mengajak seluruh karyawan dan masyarakat sekitar untuk melakukan CSR agar memberikan dampak positif bagi masyarakat di sekitarnya.

‘PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia adalah perusahaan efek anak usaha Mirae Asset Securities Co. Ltd, yang tergabung ke dalam salah satu kelompok usaha jasa keuangan non-bank terbesar di Korea Selatan yaitu Mirae Asset Financial Group. Grup usaha itu memiliki dana kelolaan sekitar US$ 550 miliar (setara Rp 8.000 triliun) pada akhir tahun lalu.

Mirae Asset Sekuritas Indonesia sebelumnya bernama PT Daewoo Securities Indonesia sejak 2013. Setelah beberapa kali pergantian pemilik dan nama pada 2016, Mirae Asset Securities Co. Ltd. yang juga salah satu perusahaan efek terbesar di Korea Selatan, menjadi pemegang saham Mirae Asset Sekuritas Indonesia dan mengubah namanya hingga menjadi seperti sekarang.

Per akhir 2022, nilai transaksi saham Mirae Asset Sekuritas mencapai Rp 591 triliun, terbesar di antara anggota bursa Bursa Efek Indonesia. Nilai, frekuensi, dan volume transaksi saham Mirae Asset Sekuritas merupakan yang terbesar di pasar modal Indonesia sejak 3 tahun terakhir. (AC)

BACA JUGA:  Mirae Asset Prediksi, Telko, Semen, Otomotif Dorong IHSG
Tags: Mirae Asset
Previous Post

Intip Kombinasi Memori dan SSD Solusi RBV PC dari Kingston

Next Post

Apa Kelebihan Twitter Dibanding Threads Instagram?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Terdampak Corona, Samsung Indonesia Pastikan Pasokan Galaxy Z Flip Aman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ratusan Perusahaan Terkemuka Raih Penghargaan TOP CSR Awards 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terus Berinovasi, Anker Kembangkan Chip AI THUS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto