ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Waspada! Terendus Plugin Mata-Mata Baru Berjuluk ‘BlindEagle’

Fauzi
22 August 2024 | 16:00
rubrik: Digital
Waspada! Terendus Plugin Mata-Mata Baru Berjuluk ‘BlindEagle’
Share on FacebookShare on Twitter

Kelompok APT (Advanced Persistent Threat) BlindEagle telah memperkenalkan beberapa pembaruan dalam salah satu kampanye mata-mata terkini mereka yang menargetkan individu dan organisasi dari Kolombia, demikian dilaporkan tim Riset dan Analisis Global Kaspersky (GReAT).

Pembaruan tersebut mencakup plugin mata-mata baru dan penggunaan situs hosting file Brasil yang sah selama proses infeksi. Kelompok tersebut semakin banyak meninggalkan artefak dalam bahasa Portugis dalam kode berbahaya mereka, padahal sebelumnya, mereka lebih banyak menggunakan bahasa Spanyol. Kaspersky juga mengamati BlindEagle meluncurkan kampanye terpisah yang menggunakan teknik sideloading DLL, yang tidak biasa dilakukan oleh msereka.

Kelompok BlindEagle, yang dikenal sejak 2018, baru-baru ini mengembangkan metode mata-matanya. Berganti-ganti di antara berbagai trojan akses jarak jauh (RAT) sumber terbuka, pelaku ancaman telah memilih njRAT sebagai alat inti mereka dalam salah satu kampanye terbaru pada bulan Mei 2024. Malware ini memungkinkan pencatatan tombol, akses webcam, pencurian detail mesin, tangkapan layar, pemantauan aplikasi, dan aktivitas mata-mata lainnya, tetapi telah diperbarui dengan kemampuan serangan tambahan: trojan sekarang mendukung ekstensi plugin khusus yang memungkinkan eksekusi biner dan file .NET. Cakupan potensial plugin ini mencakup eksekusi modul spionase tambahan dan pengumpulan informasi yang lebih sensitif.

“Dampak nyata dari pembaruan ini belum terlihat. Aktor ancaman ini dapat menargetkan berbagai informasi sensitif. Dalam kampanye sebelumnya, kelompok tersebut telah menggunakan modul untuk memfilter lokasi korban, memperoleh informasi sistem terperinci, seperti aplikasi yang diinstal, menonaktifkan perangkat lunak antivirus, dan menyuntikkan muatan berbahaya seperti Meterpreter,” jelas Leandro Cuozzo, Peneliti Keamanan di Kaspersky Global Research and Analysis Team (GReAT).

Proses infeksi baru dan tren penggunaan bahasa Portugis dalam kode berbahaya yang terus meningkat
Untuk mengirimkan malware dan plugin baru, penyerang pertama-tama menginfeksi sistem menggunakan spear phishing. Mereka mengirim email yang menyamar sebagai badan pemerintahan, memberi tahu korban tentang denda/penilangan lalu lintas palsu. Email tersebut menyertakan lampiran yang tampak seperti PDF tetapi sebenarnya adalah Visual Basic Script (VBS) berbahaya yang menyebarkan malware mata-mata (spy) ke komputer korban dalam serangkaian tindakan.

BACA JUGA:  4 Cara Para Penipu Online Menjebak Bisnis Skala Kecil

Dalam kampanye ini, peneliti Kaspersky mengamati bahwa dropper tersebut semakin banyak berisi artefak dalam bahasa Portugis, terutama dalam variabel, nama fungsi, dan komentar.

“Ada tren yang berkembang bagi BlindEagle untuk menggunakan bahasa Portugis, yang menunjukkan bahwa kelompok tersebut mungkin berkolaborasi dengan pelaku ancaman eksternal. Sebelumnya, bahasa Spanyol mendominasi artefak mereka, tetapi dalam kampanye tahun lalu, kelompok tersebut mulai menggunakan beberapa fungsi dan nama variabel dalam bahasa Portugis secara bertahap. Dalam kampanye ini, bahasa Portugis digunakan secara signifikan. Selain menggunakan bahasa Portugis, kelompok tersebut mulai menggunakan domain Brasil untuk memuat malware multi-tahap, yang mendukung teori bahwa mereka mungkin bekerja dengan seseorang di luar ‘tim’,” jelas Leandro Cuozzo.

Kelompok tersebut menggunakan situs hosting gambar Brasil untuk memasukkan kode berbahaya ke komputer korban. Sebelumnya, mereka menggunakan layanan seperti Discord atau Google Drive. Skrip berbahaya tersebut menjalankan perintah untuk mengunduh gambar dari situs hosting gambar yang baru digunakan, ini berisikan kode berbahaya yang diekstrak dan dijalankan di komputer korban.

“Dalam lanskap digital yang berkembang pesat saat ini, maraknya kampanye spionase siber yang canggih menggarisbawahi kebutuhan penting bagi organisasi dan individu untuk tetap waspada dan terlindungi dari ancaman yang muncul,” kata Leandro Cuozzo. “Evolusi taktik berbahaya yang berkelanjutan menuntut pendekatan proaktif terhadap keamanan siber. Ini termasuk memanfaatkan intelijen ancaman yang kuat dan teknologi deteksi mutakhir serta menumbuhkan budaya kewaspadaan dan ketahanan siber”.

Kaspersky juga menyaksikan BlindEagle meluncurkan kampanye terpisah pada bulan Juni 2024, menggunakan teknik sideloading DLL – sebuah metode yang digunakan untuk mengeksekusi kode berbahaya melalui Dynamic Link Libraries (DLL) Windows, yang tidak biasa bagi pelaku ancaman. Sebagai vektor awal, kelompok tersebut mengirim “dokumen” yang sebenarnya adalah file PDF atau DOCX berbahaya, dan menipu korban agar mengklik tautan tertanam untuk mengunduh dokumen fiktif tersebut.

BACA JUGA:  Kaspersky Ungkap Trojan Android yang Targetkan Pengguna Perbankan

Dokumen-dokumen ini adalah file ZIP yang berisi file yang dapat dieksekusi yang memulai infeksi melalui sideloading, bersama dengan berbagai file berbahaya yang digunakan dalam rantai serangan. Para pelaku ancaman memilih versi AsyncRAT yang sebelumnya digunakan dalam beberapa kampanye.

BlindEagle (alias APT-C-36) adalah kelompok APT yang dikenal karena teknik dan metode serangannya yang sederhana namun efektif. Kelompok ini dikenal karena kampanye terus-menerus yang ditujukan pada organisasi dan individu di Kolombia, Ekuador, dan negara-negara lain di Amerika Latin. Mereka telah menargetkan entitas dari berbagai sektor, termasuk lembaga pemerintahan, organisasi energi dan minyak serta gas, perusahaan keuangan, dan lain-lain. Dikenal karena menggunakan berbagai RAT sumber terbuka secara bergantian, seperti njRAT, Lime-RAT, atau BitRAT, tujuan utama kelompok ini adalah untuk memata-matai korban dan mencuri informasi keuangan. Kelompok ini menunjukkan kemampuan beradaptasi dalam menentukan motif serangan sibernya dan telah menunjukkan fleksibilitas seperti beralih dari serangan keuangan murni menjadi operasi spionase.

Dalam kampanye spionase yang dilakukan pada bulan Mei dan Juni tahun ini, 87 persen individu dan organisasi yang menjadi target berlokasi di Kolombia, khususnya dari sektor pemerintahan, pendidikan, kesehatan, dan transportasi, meskipun tidak terbatas hanya pada sektor-sektor ini.

Baca selengkapnya di Securelist. Untuk pendalaman lebih dalam mengenai dunia ancaman dunia maya yang terus berkembang dan jaringan yang mendalam, bergabunglah dengan Kaspersky Security Analyst Summit (SAS), yang akan berlangsung untuk keenam belas kalinya dari 22-25 Oktober 2024, di Bali.

Agar tetap terlindungi dari ancaman, para peneliti menyarankan untuk mengikuti aturan sederhana berikut ini:

  • • Penting bagi semua individu, terutama mereka yang mungkin menjadi target spionase, untuk tetap waspada. Pelaku ancaman menyamar sebagai lembaga pemerintahan, tetapi lembaga tersebut biasanya tidak menghubungi individu melalui email untuk meminta pemberitahuan hukum. Hal yang sama berlaku untuk perbankan dan lembaga keuangan, yang sering kali berfungsi sebagai kedok bagi pelaku ancaman untuk memikat korban agar mengeklik konten berbahaya. Setelah menerima permintaan seperti itu, selalu periksa kembali keabsahannya. Tetap aman dengan bersikap hati-hati dan memverifikasi keaslian email yang tidak terduga.
  • • Pesan dari organisasi resmi, seperti bank, lembaga pajak, toko daring, agen perjalanan, maskapai penerbangan, dan sebagainya, juga memerlukan pemeriksaan; bahkan pesan internal dari kantor Anda sendiri. Tidak sulit untuk membuat email palsu yang tampak sah.
  • • Instal solusi keamanan tepercaya dan ikuti rekomendasinya. Solusi yang aman akan menyelesaikan sebagian besar masalah secara otomatis dan memberikan pemberitahuan kepada Anda jika diperlukan.
BACA JUGA:  Ransomware Tetap Jadi Ancaman Berkelanjutan bagi UMKM di Asia Tenggara
Tags: BlindEagleKasperskySpyware
Previous Post

Riset: Ekspektasi Berubah, Tim Sales di Indonesia Hanya Habiskan 31% Waktu Kerja untuk Interaksi dengan Pelanggan

Next Post

Layanan Streaming Qalbox Dari Muslim Pro Hadirkan Konten Religi dan Edukatif

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat Digital Trust melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat Digital Trust melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

Agus Haryanto
8 October 2026 | 08:34

TOP Digital Awards: PA Salatiga Mantapkan Transformasi Digital Menuju Trusted Digital Justice

TOP Digital Awards: PA Salatiga Mantapkan Transformasi Digital Menuju Trusted Digital Justice

Ahmad Churi
7 October 2026 | 15:25

phe-andalkan-ai-dorong-transformasi-digital-bisnis

TOP Digital Awards 2026: PHE Dorong Bisnis Hulu dengan AI dan Inovasi Digital

Teguh Imam Suyudi
7 October 2026 | 10:00

TOP Digital Awards 2026: SANTRIMO Jadi Platform Unggulan Layanan Digital Pengadilan Agama Jakarta Timur

TOP Digital Awards 2026: SANTRIMO Jadi Platform Unggulan Layanan Digital Pengadilan Agama Jakarta Timur

Ahmad Churi
5 October 2026 | 22:48

TOP Digital Awards 2026: Bank Jombang Pacu Transformasi Digital, AI Perkuat Analisis Kredit

TOP Digital Awards 2026: Bank Jombang Pacu Transformasi Digital, AI Perkuat Analisis Kredit

Ahmad Churi
5 October 2026 | 21:13

Load More

TERPOPULER

  • Smartphone Lipat HUAWEI Mate X6 Resmi Rilis di Indonesia

    HUAWEI Mate X6 Hadir dengan Premium Service, Ini Rinciannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Angkasa Pura Dorong Penerapan AI Efektif & Efisien Selaras Prinsip GCG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ada 3.235 Berita Hoaks Terkait Pemilu 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anker Hadirkan Power Bank Ultra-Slim dengan Pengisian Magnetik Qi2

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tips BNI Sekuritas: Swing Trading Bisa Jadi Alternatif Investor Pemula

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto