ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Studi Akamai: 87% Digital Native Business Prioritaskan Keamanan dan Skalabilitas Saat Memilih Penyedia Cloud

Fauzi
1 October 2024 | 16:00
rubrik: Research
Pasar Cloud Global Diestimasi Tembus 1 Triliun Dolar di 2024
Share on FacebookShare on Twitter

Akamai Technologies, Inc. perusahaan cloud yang mendukung dan melindungi kehidupan online, mengumumkan hasil studi terbar yang menunjukkan bahwa Digital Native Business (DNB) di Asia menghadapi tantangan keamanan dan kompleksitas teknologi, dalam mempercepat adopsi cloud yang berisiko terhadap pertumbuhan bisnis.

Dalam studi berjudul Asia’s Digital Native Businesses Prioritize Security for Sustainable Growth, DNB didefinisikan sebagai perusahaan yang melakukan adopsi teknologi secara agresif. Perusahaan-perusahaan ini bergerak sangat cepat dalam memenuhi kebutuhan pelanggan untuk bekerja, beraktivitas, dan bermain secara online.

Berdasarkan studi Akamai, 9 dari 10 DNB memprioritaskan efisiensi dan produktivitas dalam 12 bulan ke depan, serta melakukan investasi dalam berbagai teknologi, misalnya komputasi cloud atau layanan mikro dengan dukungan antarmuka pemrograman aplikasi (API). Menurut IDC, pada tahun 2026 DNB akan menggelontorkan dana teknologi dengan besaran hingga $128,9 miliar, dengan tingkat kenaikan pengeluaran tertinggi untuk teknologi berbasis cloud sebesar 37,3%.

“Teknologi canggih merupakan DNA bagi Digital Native Business. Hal ini memang membuka peluang, tapi juga tantangan. Percepatan adopsi teknologi adalah peluang yang menjanjikan untuk DNB. Namun, dunia TI yang semakin rumit turut meningkatkan risiko ancaman siber terhadap penerapan cloud dan kinerja bisnis potensial,” ujar Jay Jenkins, Chief Technology Officer di Akamai Cloud Computing, Akamai.

“Agar DNB yang ‘terlahir di cloud’ dapat mengoptimalkan potensinya, mereka harus mencari cara untuk memaksimalkan kinerja cloud dan menerapkan pendekatan multi-cloud untuk terhindar dari vendor lock-in, meningkatkan fleksibilitas, sekaligus memaksimalkan penggunaan dan biaya layanan cloud,” lanjut Jay.

Pola pikir yang memprioritaskan teknologi menghambat postur keamanan siber DNB
DNB menganut prinsip desain cloud-native dan menerapkan teknologi sebagai pembeda utama untuk unggul dalam persaingan. Dengan infrastruktur di sekitar layanan mikro yang beroperasi secara independen dan berkomunikasi melalui API, DNB mampu menskalakan serta mempercepat pemasaran. Berdasarkan studi terbaru Akamai, 74% dari DNB sudah bermigrasi sepenuhnya ke cloud atau sedang mengadopsi berbagai teknologi cloud.

BACA JUGA:  Surel Dengan Lampiran PDF Paling Banyak Disusupi Malware

Responden di Australia dan Selandia Baru mengubah perspektif mereka tentang teknologi cloud dari komponen disruptif menjadi komponen bisnis yang krusial, di mana 97% responden sedang mengadopsi atau mengeksplorasi adopsi cloud. Sementara itu, DNB di India berfokus pada pengembangan dan inovasi, dengan integrasi AI tertinggi dalam infrastruktur cloud sebesar 98%. Hampir semua DNB di India sudah menerapkan solusi cloud atau sedang mendalami adopsi cloud. Seiring perubahan, DNB di India menargetkan pertumbuhan yang berkelanjutan dengan memprioritaskan keamanan, pengoptimalan biaya, dan evaluasi vendor yang menyeluruh. Dengan sejarah inovasi teknologi yang begitu panjang, DNB di India lebih memprioritaskan kinerja vendor ketimbang wilayah sekitarnya, sehingga menduduki peringkat kedua di Asia.

DNB di Asia sangat cepat dalam menerapkan teknologi cloud, yang kemudian akan berubah menjadi matriks software, sistem, dan layanan kompleks, sehingga keamanan siber DNB juga jadi semakin rentan. DNB terus mengalami kesulitan untuk mengelola implikasi keamanan di sepanjang tahap perjalanan cloud mereka, di mana 75% responden menilai aspek keamanan dalam kinerja dan kapabilitas infrastruktur cloud mereka lebih buruk ketimbang aspek lainnya, seperti latensi jaringan, penyimpanan data, pengambilan data, atau sumber daya komputasi. Faktanya, 44% responden menyatakan bahwa kesulitan untuk meningkatkan keamanan disebabkan oleh infrastruktur TI yang makin rumit.

Penerapan cloud secara terburu-buru menimbulkan tantangan krusial yang berisiko menurunkan kinerja. Dan untuk mengejar pertumbuhan bisnis, DNB tidak boleh lagi mengabaikan ancaman siber yang kian marak.

Meningkatkan pengoptimalan cloud dan keamanan API
Meski umumnya “terlahir di cloud”, DNB selalu kesulitan dalam menjaga keamanan aktivitas online karena mereka kesulitan memaksimalkan potensi teknologi cloud, data, dan AI yang kian berkembang. DNB juga menggunakan sangat banyak API dan infrastruktur berbasis cloud sehingga menjadi target utama bagi serangan siber serta berisiko tinggi menjadi korban phishing, penyusupan akun, dan ransomware jika dibandingkan dengan perusahaan konvensional.

BACA JUGA:  Acer Indonesia Luncurkan Gerakan 'Kelola e-Waste, Sayangi Bumi'

Berdasarkan riset Akamai, DNB memprioritaskan keamanan API untuk mengatasi masalah keamanan cloud, di mana 9 dari 10 responden menganggap keamanan API sebagai fitur produk yang krusial atau penting ketika mengevaluasi penyedia cloud atau layanan keamanan tertentu. Delapan puluh tujuh persen DNB menyatakan bahwa fitur keamanan lebih penting ketimbang kinerja, reputasi, skalabilitas, dan biaya dalam pemilihan penyedia cloud. Demi menghindari ancaman siber yang kian marak, DNB memerlukan dukungan dari mitra teknologi untuk mengetahui potensi kelemahan rantai yang dapat dieksploitasi oleh pelaku serangan siber.

“API merupakan jaringan penghubung dalam infrastruktur cloud-native modern. Untuk pengoperasian yang tangkas, fleksibel, dan aman, DNB wajib memiliki kerangka kerja keamanan modern. Mereka juga harus menerapkan langkah keamanan API tingkat lanjut, melakukan audit keamanan API secara berkala, dan mampu melihat aktivitas API dengan mudah,” jelas Jenkins.

Sektor yang paling berisiko di antaranya: gaming, teknologi canggih, media video, dan e-commerce. Demi mempercepat inovasi dan pemasaran, DNB mungkin meluncurkan aplikasi atau proses yang menggunakan API sebelum tim keamanan dapat melakukan evaluasi sebagaimana mestinya, sehingga DNB jadi lebih berisiko terpapar ancaman siber. Di ASEAN, phishing merupakan masalah utama bagi DNB. Hal ini memaksa mereka untuk memprioritaskan investasi dalam teknologi anti-phishing ketimbang wilayah lainnya di APJ. Taktik phishing juga berevolusi. Dulunya taktik phishing hanya berbentuk serangan berbasis email, tapi sekarang sudah menyebar ke perangkat seluler dan platform media sosial. Oleh sebab itu, nilai investasi teknologi anti-phishing di wilayah ASEAN jauh lebih tinggi ketimbang wilayah lainnya di APJ.

Dalam mengatasi masalah kerumitan dan keamanan dalam perjalanan adopsi cloud, DNB di Asia akan mendapatkan wawasan untuk melihat masa depan bisnis mereka, apa pun latar belakang dan tingkat kemapanan cloud mereka. Kini, teknologi cloud serta layanan berbasis API menjadi penopang bisnis digital modern sehingga memerlukan berbagai alat, keterampilan, dan mitra baru untuk menjamin kesuksesan adopsi juga implementasinya.

BACA JUGA:  Anker Rilis Prime Charger 200W, Bisa Isi Daya 6 Perangkat Sekaligus

Asia’s Digital Native Businesses Prioritize Security for Sustainable Growth ditugaskan oleh Akamai dan disusun oleh Technology Advice. Studi ini melakukan survei terhadap lebih dari 200 pemimpin teknologi di Australia, Asia Tenggara, India, serta Tiongkok Raya untuk memahami masalah seputar prioritas bisnis dan teknologi utama yang dihadapi DNB di Asia.

Tags: AIAkamaiDigital Native BusinessIDC
Previous Post

ZTE Luncurkan Blade A35 Baru, Tawarkan Pengalaman Esensial dan Harga Terjangkau

Next Post

Siap Digelar, INACRFT on October 2024 Dukung YouthPreneurs

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aplikasi Veeka, Bantu Pengguna Temukan Pasangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kemristek Buat Teknologi Disinfektan Ozon Sterilkan APD Tim Medis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur BI: “Transaksi Uang Elektronik Pada 2023 Dapat Mencapai Rp495 Triliun”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kemenperin Jalin BI Dorong Akselerasi Transformasi UMKM Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Kemandirian Teknologi Bertumpu pada Fondasi Open Source

Fauzi
31 July 2026 | 16:00

Oleh: Sergio Gago, Chief Technology Officer (CTO), Cloudera Di tengah lanskap teknologi yang semakin terkonsolidasi saat ini, segelintir penyedia teknologi...

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Saatnya Berhenti Terjebak di Masa Lalu dan Mulai Membangun Masa Depan IT

Fauzi
24 July 2026 | 10:51

Oleh: Ashesh Badani, Senior Vice President and Chief Product Officer, Red Hat Kita berada di tengah perubahan mendasar yang membentuk...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto