Rumah Sakit Jantung Jakarta (Jakarta Heart Center) menjadi kandidat meraih penghargaan TOP Digital Awards 2024. Sejak tahun 2014, Jakarta Heart Center telah menjalankan inovasi digitalisasi layanan kesehatan dengan bertransformasi menuju rumah sakit jantung berbasis teknologi.
Jakarta Heart Center juga tengah mewujudkan Smart Hospital dengan penerapan teknologi digital untuk pelayanan kesehatan terdepan.
Jakarta Heart Center memiliki visi menjadi rumah sakit terdepan dalam bidang kardiovaskular dengan memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berpusat pada pasien. Sedangkan misinya, mewujudkan harapan dan meningkatkan standar kesehatan jantung melalui praktik klinis, pendidikan, dan penelitian yang terintegrasi.
“Kunci inovasi teknologi informasi di Hospital Information System RS Jantung Jakarta. Inovasi teknologi memainkan peran kunci dalam menciptakan pelayanan kesehatan yang berkelanjutan,” kata dr. Ayunda Shinta Nuraliah selaku Manajer Penunjang Medik Jakarta Heart Center, dalam sesi Penjurian TOP Digital Awards 2024, Rabu, 2/10/2024.
Penerapan digitalisasi layanan kesehatan, seperti Health Information System (HIS), memberikan dampak atau manfaat positif bagi Jakarta Heart Center. “Kapasitas pelayanan yang tetap, tetapi pendapatan poliklinik reguler dan griya kardia meningkat,” kata dr. Ayunda Shinta.
Kepada Dewan Juri TOP Digital Awards 2024, dr. Ayunda mengungkapkan bahwa dengan menggunakan solusi bisnis HIS, Jakarta Heart Center memperoleh manfaat dari aspek operasional, layanan pasien, data medis, dan keamanan data.
“Peningkatan efisiensi operasional: HIS dapat membantu rumah sakit dalam mengoptimalkan penggunaan sumber daya, mengurangi waktu tunggu pasien, dan meningkatkan produktivitas tenaga kesehatan,” kata dr. Ayunda.
Kemudian, peningkatan kualitas pelayanan pasien: HIS dapat membantu rumah sakit dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pasien, seperti dengan menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu tentang kondisi pasien, jadwal dokter, dan hasil pemeriksaan.
“Peningkatan akurasi data medis: HIS dapat membantu rumah sakit dalam menjaga akurasi data medis pasien, sehingga dapat mengurangi risiko kesalahan medis.”
Termasuk, peningkatan keamanan data pasien: HIS dapat membantu rumah sakit dalam melindungi data medis pasien dari akses yang tidak sah.
Lebih lanjut, Kuntoadji, Amd selaku Manajer Sistem Informasi Jakarta Heart Center mengatakan bahwa inovasi teknologi yang terus dijalankan di Jakarta Heart Center memainkan peran kunci dalam menciptakan pelayanan kesehatan yang berkelanjutan.
Ia mengutarakan sejumlah teknologi di Jakarta Heart Center yang telah mengubah cara layanan kesehatan disediakan, memperluas akses, dan meningkatkan efisiensi, antara lain:
Telemedicine: memungkinkan pasien untuk berkonsultasi dengan dokter secara jarak jauh, mengurangi kebutuhan perjalanan ke fasilitas kesehatan, terutama untuk wilayah terpencil. Ini menghemat waktu dan biaya, serta mempercepat diagnosis dan perawatan.
Rekam Medis Elektronik (EHR): mendigitalkan catatan medis pasien, memberikan akses yang lebih cepat dan efisien bagi dokter serta tenaga medis. Ini memudahkan koordinasi perawatan dan mengurangi risiko kesalahan pengobatan karena informasi yang lebih mudah diakses
Artificial Intelligence (AI): digunakan untuk menganalisis data medis dan membantu dalam diagnosis awal. Algoritma cerdas ini dapat membantu dokter dalam memberikan perawatan yang lebih cepat dan akurat
“Inovasi-inovasi ini menciptakan layanan kesehatan yang lebih efisien, terjangkau, dan mudah diakses, membantu membangun sistem kesehatan yang berkelanjutan di masa depan,” pungkas Kuntoadji.
Turut hadir dari Jakarta Heart Center, yaitu: Dr. dr. Jusuf Rachmat, Sp.B, Sp.BTKV (K), MARS selaku Direkur Utama; Kusno Wasito, SE, M.Ak selaku Direktur Keuangan dan Operasional; dr. Sapto Harry, K, MARS selaku Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan; Ns. Indah Simanjuntak, S.Kep, M.Kep selaku Manajer Keperawatan; Ns. Padiludin, S.Kep dari PPI; Ns. Enny Sri Purwanti, S.Kep, M.Kep dari Komite Keperawatan; Taufik Setiyo Nugroho, S.Far, Apt selaku Pj. Farmasi; Ns. Arini Sabila, S.Kep dari Komite Mutu; dan dr. Leonard Liswojo selaku Koordinator RMO.
TOP Digital Awards 2024 adalah kegiatan Pembelajaran Bersama sekaligus Pemberian Penghargaan tahunan terbesar tingkat nasional yang diberikan kepada Perusahaan/Instansi yang dinilai berhasil dalam untuk meningkatkan kinerja, daya saing, dan layanan kepada pelanggan atau masyarakat.
Ajang ini diselenggarakan Majalah ItWorks sejak tahun 2016, didukung dan bekerja sama dengan sejumlah asosiasi, lembaga konsultan, serta pakar, di bidang TI-Telekomunikasi-Solusi Digital terkemuka di Tanah Air. Tema yang diangkat dalam TOP Digital Awards 2024 adalah “Business Solutions, Generative AI, and Cyber Security for Excellence Business and Services”. Bertindak selaku Dewan Juri di sesi Wawancara Penjurian, yaitu: Tesar Sandikapura, Nina Kurnia Hikmawati, Gerry Firmansyah, Nelson Idris, dan Muhamad Jumadi














