
Jakarta, Itech – Beragamnya data penting yang terdapat dalam suatu organisasi seringkali sulit untuk dilakukan analisa dikarenakan sumber data yang tidak sama atau tersebar di berbagai departemen. Belum lagi ketika para eksekutif sewaktu-waktu membutuhkan data yang akurat dan real–time dalam dashboard dengan tampilan yang mudah dipahami guna memantau kinerja perusahaan, pada kenyataannya data ini tidak mudah disiapkan. Padahal di era kompetitif ini, kecepatan proses pengambilan keputusan dengan dasar data-data menjadi faktor penentu pengembangan bisnis.
Di penghujung tahun 2016 ini, PT Multipolar Technology Tbk (Multipolar Technology) menyelenggarakan seminar “Increase Return of Investment with Location Analytics” di Jakarta (6/12) dengan mengangkat solusi analitik VisionAnalytics yang berbasis IBM Cognos serta IBM PowerLinux sebagai platform andalnya. Dalam acara ini dibahas bagaimana kebutuhan bisnis dapat didukung oleh VisionAnalytics dalam menyajikan single value of truth yang mampu mengintegrasikan berbagai data yang tersebar dan menyajikannya secara informatif dan menarik. Sehingga kapanpun para eksekutif membutuhkan untuk pengambilan keputusan, mereka dapat mengacu pada satu sumber data yang sama dan terpercaya.
Solusi ini semakin maksimal ketika diimplementasikan di atas server IBM PowerLinux. IBM PowerLinux adalah server yang andal yang banyak dipakai untuk berbagai aplikasi kritikal dan mendukung pengembangan platform bisnis ke era digital untuk solusi e–commerce, mobile dan analytic. VisionAnalytics yang berjalan di atas server IBM PowerLinux menampilkan performa yang maksimal dalam pengolahan data, dimana IBM PowerLinux dirancang untuk memberikan downtime yang lebih rendah, kinerja tinggi, dengan harga yang kompetitif. Virtualisasi di PowerLInux juga memberikan total cost of ownership (TCO) yang lebih rendah dan lebih powerful dengan kapasitas yang lebih baik.
Tampil pula dalam acara ini, Saladin D. Effendi, Head of IT PT Bank Muamalat Indonesia Tbk yang membagikan pengalamannya dalam menerapkan solusi tersebut yang mendukung bisnis di perusahaannya, sehingga mampu melakukan berbagai analisa guna pengembangan bisnisnya. Penerapan solusi tersebut juga dilengkapi dengan solusi Location Based Analytics dari Esri ArcGIS yang dapat terintegrasi dengan Cognos dan memberikan aspek geografis seperti jarak, waktu tempuh dan demografi lokasi sehingga melengkapi data internal yang sudah ada. Hal ini akan membuka kesempatan analisa yang lebih baik, misalnya bagaimana distribusi jarak antar cabang dan point of interest lokasi sekitarnya, sehingga dapat memaksimalkan lokasi kantor saat ini. (red/ju)














