ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Riset CleverTap Ungkap Data yang Siloed Halangi Personalisasi Berbasis AI Sektor Perbankan

Fauzi
12 November 2024 | 16:04
rubrik: Research

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

CleverTap merilis Market Research Report terbaru yang berisi sejumlah insight mengenai lanskap perbankan global bertajuk “Banking on AI: A Leader’s Guide to Customer Engagement Excellence in Banking”.

Dalam taporan tersebut terungkap bahwa 57% eksekutif perbankan belum punya pandangan komprehensif tentang nasabah mereka, yang mengindikasikan tantangan signifikan akibat data yang mengalami silo karena hambatan teknologi dan kendala biaya. Tantangan data ini memengaruhi kemampuan bank untuk memberikan pengalaman nasabah yang dipersonalisasi dan lancar, di era di mana engagement berbasis AI sudah sangat penting.

Riset ini mengeksplorasi pergeseran transformatif dalam sektor perbankan yang memanfaatkan AI untuk mengatasi tantangan perbankan modern, termasuk kebutuhan akan pengalaman digital yang aman dan personal di tengah transformasi digital yang cepat.

Melalui riset ini, CleverTap bermaksud untuk mengidentifikasi berbagai peluang yang ditawarkan oleh AI bagi perbankan dan memperkenalkan kerangka strategisnya untuk membantu bank membangun keunggulan dalam customer engagement, serta menyoroti tren-tren penting perbankan terkait customer engagement di ranah AI, sekaligus memahami tantangan dan peluang yang dihadapi oleh para pemimpin perbankan. Lebih jauh, perusahaan juga mengukur peran AI dalam meningkatkan pengalaman nasabah.

Metodologi ini mencakup survei terhadap 50 eksekutif senior di sektor perbankan India, wawancara mendalam untuk mendapatkan pemahaman kualitatif, dan analisis tolok ukur industri dan praktik terbaik. Riset ini meliputi bank dengan total aset gabungan sekitar US$3,03 triliun, yang mencakup kawasan APAC, Timur Tengah, Amerika Utara, LATAM, dan Uni Eropa.

Insight yang didapatkan dari laporan ini mengungkapkan bahwa 3 dari 4 eksekutif perbankan mungkin kehilangan peluang penting dalam membangun loyalitas nasabah dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan, karena mereka terlalu berfokus pada target pendapatan jangka pendek. Untuk menyeimbangkan metrik jangka pendek dengan outcome keuangan jangka panjang secara efektif, bank perlu memanfaatkan analitik canggih yang tidak hanya melacak kinerja saat ini tetapi juga memprediksi perilaku nasabah di masa mendatang.

BACA JUGA:  Matrix NAP Info Integrasikan Matrix ke Konsorsium ALC dan Luncurkan Matrix Cable System 2

Untuk mengukur kesenjangan dan mengidentifikasi peluang bagi sektor perbankan di era AI, CleverTap telah mengembangkan kerangka kerja yang akan berfungsi sebagai landasan untuk meningkatkan pengalaman nasabah dan mendorong value jangka panjang. Core Four Framework CleverTap – yang meliputi Trust, Technology, Touchpoints, dan Transactions – dirancang untuk membantu bank bertransisi dari pendekatan yang berfokus pada produk ke pendekatan yang berpusat pada nasabah, menumbuhkan hubungan yang lebih dalam, dan memberikan pengalaman ‘phy-gital’. Riset ini mencakup berbagai nuansa di bank retail, neo-bank, dan bank khusus, yang menghasilkan insight di keempat pilar inti.

Kesenjangan utama yang teridentifikasi berdasarkan kerangka kerja meliputi:

  • Nasabah loyal menghasilkan nilai transaksi 2,5x lebih tinggi daripada yang lain, dan prospek yang direferensikan 3,5x lebih mungkin untuk bergabung. Namun, 50% eksekutif perbankan tidak secara efektif memanfaatkan pelanggan dengan NPS (Net Promoter Score) tinggi.
  • 57% eksekutif perbankan belum mengimplementasikan customer view yang terpadu, yang menunjukkan adanya masalah data yang mengalami silo. Kendala utama untuk unifikasi ini adalah tantangan teknologi dan terkait biaya.
  • 41% eksekutif perbankan tidak menggunakan kemampuan segmentasi real-time, yang membatasi kemampuan mereka untuk memberikan komunikasi yang tepat waktu dan personal.
  • Bank yang menggunakan lebih dari empat platform dalam engagement mereka dengan nasabah mengalami peningkatan konversi sebesar 53% dibandingkan dengan yang menggunakan kurang dari empat platform namun hanya sekitar 33% bank yang telah mengadopsi pendekatan ini.

Bank dapat memanfaatkan kekuatan Core Four dengan mengimplementasikan strategi AI yang komprehensif, seperti yang dijelaskan dalam laporan CleverTap Banking on AI: A Leader’s Guide to Customer Engagement Excellence in Banking.

Pendekatan ini terdiri dari tiga tahapan utama:

  • Pengoptimal Operasional berfokus pada penggunaan AI untuk meningkatkan efisiensi operasional melalui otomatisasi tugas rutin dan proses alur kerja yang lebih baik
  • Arsitek Personalisasi & Eksperimen di mana AI digunakan untuk meningkatkan orkestrasi ketika membangun interaksi secara personal dan melakukan eksperimen dalam skala besar untuk meningkatkan konversi
  • Inovator Strategis menunjukkan penggunaan AI untuk mengotomatiskan pengambilan keputusan strategis dan memberikan pemahaman yang lebih mendalam untuk perencanaan jangka panjang
BACA JUGA:  Multipolar: Zero Trust, Strategi Tangkal Serangan Siber Sejak Dini

Berkomentar tentang laporan tersebut, Joe Harahap, Country Manager Indonesia, CleverTap, mengatakan, “Sektor perbankan sering kali tertinggal dalam hal inovasi teknologi, tetapi pengetahuan nasabah dengan solusi digital memperjelas bahwa bank perlu menjembatani kesenjangan ini dengan cepat. Sektor perbankan sering kali tetap menjadi ‘pengikut’ dalam adopsi teknologi. Sikap hati-hati ini menunjukkan bank biasanya menunggu proof of concept sebelum sepenuhnya mengadopsi teknologi baru. Laporan terbaru kami membahas bagaimana AI dapat menjembatani kesenjangan yang ada saat ini dalam pengalaman nasabah dan efisiensi operasional, membantu bank tidak hanya memenuhi ekspektasi nasabah yang terus berkembang tetapi juga melampauinya. Dengan menerapkan solusi terintegrasi yang didorong oleh AI, bank dapat memberikan pengalaman yang sangat personal sesuai harapan nasabah saat ini, membangun kepercayaan dan loyalitas yang berkelanjutan. Bagi bank yang ingin tetap kompetitif di dunia yang serba digital di mana AI bukan lagi opsional, ini sangat penting.”

Melihat ke masa depan sektor perbankan dengan AI, insight terbaru CleverTap menyoroti enam outlook AI yang transformatif, yang siap mendefinisikan ulang engagement dan operasional nasabah:

  • Customer engagement untuk perbankan didorong oleh inovasi seperti data sintetis, yang meningkatkan analitik tanpa mengorbankan privasi
  • Bank juga memprioritaskan engagement emosional, menggunakan AI untuk menciptakan pengalaman imersif dan gamifikasi yang dipersonalisasi untuk mendorong loyalitas nasabah
  • Modernisasi MarTech melalui ekosistem berbasis AI memungkinkan bank untuk mengintegrasikan data dan layanan secara mulus, meningkatkan pengalaman nasabah
  • Pergeseran ke arah pendekatan yang berpusat pada nasabah, dengan memanfaatkan AI untuk personalisasi yang dinamis, semakin memperkuat hubungan dan retensi nasabah
  • Selain itu, menerapkan kerangka kerja AI yang bertanggung jawab membangun kepercayaan dengan memastikan transparansi dan kepatuhan
  • Terakhir, kolaborasi dengan perusahaan fintech melalui open banking yang ditenagai oleh AI menciptakan ekosistem keuangan holistik, menawarkan berbagai layanan dan insight yang real time kepada nasabah, sehingga meningkatkan kepercayaan dan engagement.
BACA JUGA:  LG Innotek dan Corning Garap Teknologi Lensa Cair untuk Smartphone
Tags: AICleverTapGenAI
Previous Post

MotionPay Gandeng Jaringan Link Jalin Hadirkan Pembayaran QR Cross-Border Luar Negeri

Next Post

SI PEMUDA KECE, Inovasi Digital Unggulan Pengadilan Agama Tanggamus di TOP Digital Awards 2024

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan Frontera, Kata.ai Bantu Organisasi Adopsi AI Lebih Cepat, Aman, dan Terukur

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan Frontera, Kata.ai Bantu Organisasi Adopsi AI Lebih Cepat, Aman, dan Terukur

Fauzi
14 October 2026 | 21:20

TOP Digital Awards 2026: RS Universitas Hasanuddin Perkuat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

TOP Digital Awards 2026: RS Universitas Hasanuddin Perkuat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

Mi’roji
14 October 2026 | 15:30

TOP Digital Awards 2026: Dari Portal Mandiri Hingga AI-IX, Inovasi Digital DE-CIX Indonesia Melesat

TOP Digital Awards 2026: Dari Portal Mandiri Hingga AI-IX, Inovasi Digital DE-CIX Indonesia Melesat

Busthomi
14 October 2026 | 11:29

TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat Digital Trust melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat Digital Trust melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

Agus Haryanto
8 October 2026 | 08:34

TOP Digital Awards: PA Salatiga Mantapkan Transformasi Digital Menuju Trusted Digital Justice

TOP Digital Awards: PA Salatiga Mantapkan Transformasi Digital Menuju Trusted Digital Justice

Ahmad Churi
7 October 2026 | 15:25

Load More

TERPOPULER

  • TOP Digital Awards 2026: RS Universitas Hasanuddin Perkuat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

    TOP Digital Awards 2026: RS Universitas Hasanuddin Perkuat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melalui Bali Tech Week 2026, Komdigi Dorong Akselerasi Ekonomi Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Dari Portal Mandiri Hingga AI-IX, Inovasi Digital DE-CIX Indonesia Melesat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: PHE Dorong Bisnis Hulu dengan AI dan Inovasi Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto