Mengusung aplikasi SIPINTER (Sistem Pelayanan Online Terpadu) sebagai solusi digital unggulan sistem perizinan yang terintegrasi, Kabupaten Situbondo melalui Dinas Komunikasi dan Informasi Kab. Situbondo (Diskominfo Situbondo) menjadi kandidat meraih peghargaan TOP Digital Award Tahun 2024.
TOP Digital Awards adalah kegiatan Pembelajaran Bersama sekaligus Pemberian Penghargaan tahunan terbesar tingkat nasional yang diberikan kepada instansi atau korporasi dari seluruh Indonesia. Kegiatan tahunan ini diselenggarakan Majalah It Works sejak tahun 2016 bekerja sama dengan sejumlah asosiasi, lembaga konsultan, serta pakar, di bidang Teknologi Informatika (TI) terkemuka di Tanah Air. Tema TOP Digital Awards 2024 adalah “Business Solutions, Generative AI, and Cyber Security for Excellence Business and Services”.
Kadis Kominfo Kabupaten Situbondo Anna Kusuma, S.H., M.Si., bersama timnya telah mengikuti sesi Penjurian TOP Digital Award Tahun 2024, secara online, Rabu, 13/11/2024. Bertindak selaku dewan juri, yaitu Dwinda Ruslan (Yayasan Pengembangan Keuangan Mikro/PAKEM), Benyamin De Haan (Penasehat MSI Group), dan Jonathan Prabowo (BRIN).
“Untuk memudahkan masyarakat dalam urusan perizinan, kami meluncurkan SIPINTER (Sistem Pelayanan Online Terpadu). Ini adalah inovasi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Situbondo,” kata Anna.
Sebelumnya, Anna menjelaskan, Pemkab Situbondo mengalami masalah dalam memberikan layanan perizinan. Dimana integrasi antara DPMPTSP dengan dinas teknis terkait belum optimal. “Adanya Data Perizinan yang ada belum tercatat dengan baik,” tuturnya. Selain itu, belum tersedianya validasi data kependudukan terintegrasi secara sistem dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Terakhir, birokrasi yang masih lama karena berkas yang diproses masih dalam bentuk hardcopy (manual).
Inovasi SIPINTER kemudian dihadirkan untuk mengatasi hal tersebut. SIPINTER merupakan sistem perizinan yang terintegrasi untuk memproses perizinan yang tidak ter-cover oleh sistem OSS RBA dan telah terintegrasi dengan dinas teknis yang terdiri atas Dinkes dan Dispendikbud.
Menurut Anna, SIPINTER memiliki fitur unggulan, yaitu perizinan melalui online bisa diajukan dimana saja dan kapan saja. Terdapat fitur Trace & Track, notifikasi melalui WhatsApp pada setiap proses perizinan. Pemohon juga dapat men-download dokumen izin secara mandiri di Website setelah diverifikasi.
SIPINTER dihadirkan dengan beragam manfaat, antara lain dapat mengetahui jumlah pengajuan perizinan yang ter-record secara real time. Pengajuan dan penerbitan izin melalui sistem sehingga menghemat penggunaan kertas. Mempercepat proses perizinan karena pemohon dan verifikasi serta penerbit izin mendapatkan notifikasi, pemohon mengetahui proses dan verifikator notifikasi untuk memverifikasi pengajuan perizinan.
“Penerbitan perizinan sudah menggunakan TTE Bsre sehingga dokumen perizinan dapat terbit secara langsung ketika selesai dilakukan verifikasi. Di samping itu, mengurangi tatap muka dengan pemohon dan meningkatkan kualitas perizinan,” tutur Anna.
Lebih lanjut, Anna mengemukakan, SIPINTER yang mulai diimplementasikan tahun 2017 dan dibuat oleh Developer Internal yaitu Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Situbondo ini memiliki banyak nilai kebaruan dan keunikan.
Adapun nilai kebaruan dan keunikan tersebut diantaranya: pertama, proses perizinan dilakukan secara elektronik. Kebaruan ini mempermudah pelayanan perizinan dengan mengajukan permohonannya menggunakan sistem secara online dimana saja dan kapan saja.
Kedua, menghadirkan Validasi Data Perizinan. Ini merupakan sebuah kebaruan sekaligus keunikan karena telah dilakukannya integrasi antara SIPINTER dengan Web Service Kependudukan untuk melakukan validasi data kependudukan pemohon serta validasi Nomor Objek Pajak. Ketiga, efisiensi waktu. Kebaruan ini membuat pemohon langsung mendapatkan surat izin dari sistem sipinter melalui notifikasi Whatsapp.
Keempat, data real time. Kebaruan ini membuatnya dapat memantau proses perizinan yang masuk hingga penerbitan. Kelima, sistem yang bersinergitas. Kebaruan ini membuat dinas teknis terkait juga menggunakan sistem SIPINTER untuk memberikan rekomendasi dan penetapan.
Menurut Anna, SIPINTER menjadi salah satu inovasi IT unggulan Kabupaten Situbondo. Ia dapat direplikasi dengan mudah oleh daerah lain yang memiliki tujuan dan target yang sama dengan Kabupaten Situbondo. Terlebih SIPINTER telah menggunakan platform aplikasi berbasis web.
Menyadari pentingnya menjaga keamanan aplikasi yang digunakan, Kabupaten Situbondo telah menjalankan sejumlah inisiatif, antara lain membentuk Tim Tanggap Siber, bekerja sama dengan BSSN dalam melakukan ITSA (IT Security Assesment) guna menjamin keamanan dalam aplikasi yang digunakan.
“Juga membangun pola kerja secara prosedural bagi segenap bagian dari Diskominfo untuk membangun paradigma mengenai pentingnya kepatuhan terhadap SOP Keamanan Informasi. Semua kerja sama dengan pihak lain selalu menerapkan prosedur ISO 27001,” tutup Anna.
Editor: Teguh IS.














